JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR

JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCEJOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan pertimbangan hukum pidana terhadap tindak pidana penipuan penjualan mobil yang dilakukan oleh oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia berdasarkan Putusan Nomor 3/Pid.B/2024/Pn Rtg. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian normatif. Penelitian normatif merupakan suatu metode berfokus pada analisis yang dikonsepsikan dan dikembangkan dengan cara menelaah kaidah-kaidah, norma-norma, aturan-aturan yang berhubungan dengan masalah yang ditelit. Hasil penelitian menujukan bahwa (1) pelaku kejahatan yang dilakaukan oleh seorang anggota oknum polisi yang merupakan pegawai negri sipil, hakim menjatuhkan pidana umum namun tidak diterapkan sidang kode etik, yang semestinya dikenankan sanksi disiplin dan sanksi kode etik. (2) hakim dalam mempertimbangkan suatu keputusan seharusnya memperhatikan secara baik hal yang memberatkan terdakwa yaitu perbuatan terdakwa yang bertentangan dengan pekerjaannya sebagai penegak hukum.

Rtg menyoroti penerapan hukum pidana terhadap oknum anggota kepolisian yang melakukan penipuan, yang sekaligus melanggar peraturan disiplin dan kode etik profesi.Meskipun sidang kode etik tidak dilaksanakan, terdakwa seharusnya dikenai sanksi disiplin dan kode etik selain hukuman pidana untuk memperkuat integritas institusi.Dalam menjatuhkan hukuman penjara lima bulan, hakim perlu mempertimbangkan status polisi terdakwa serta faktor-faktor penyerta seperti motif, dampak terhadap masyarakat, dan kontradiksi dengan tugas kepolisian.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana kampanye peningkatan kesadaran publik dapat mengurangi tingkat penipuan yang dilakukan oleh oknum kepolisian, dengan membandingkan efektivitas berbagai strategi komunikasi. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal untuk menilai dampak pelatihan etika khusus bagi anggota kepolisian terhadap kepatuhan mereka terhadap standar hukum dan disiplin, dengan membandingkan unit yang menerima pelatihan dan yang tidak. Akhirnya, penelitian dapat merancang dan menguji model sistem sanksi terintegrasi yang menggabungkan prosedur pidana dan disiplin profesional, guna memastikan proporsionalitas, transparansi, dan keadilan dalam penanganan pelanggaran etik polisi.

  1. Analisis terhadap Tindak Pidana Penipuan Penjualan Mobil yang Dilakukan oleh Oknum Anggota Kepolisian... doi.org/10.55606/jass.v6i2.1974Analisis terhadap Tindak Pidana Penipuan Penjualan Mobil yang Dilakukan oleh Oknum Anggota Kepolisian doi 10 55606 jass v6i2 1974
Read online
File size341.96 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test