SINESIASINESIA
Equality : Journal of Law and JusticeEquality : Journal of Law and JusticeKetentuan nasional mengenai pelindungan kekayaan intelektual komunal merupakan upaya pelindungan terhadap ekspresi budaya tradisional di Indonesia. Namun, banyak ekspresi budaya tradisional di Indonesia belum mendapatkan pelindungan kekayaan intelektual komunal. Salah satunya adalah Kesenian Genggong Sumedang. Penelitian ini bertujuan memahami permasalahan terkait Kesenian Genggong Sumedang yang belum mendapatkan pelindungan defensif sebagai objek Kekayaan Intelektual Komunal serta ketentuan hukum yang dapat mendasari pelindungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan mengumpulkan data primer melalui studi lapangan dan data sekunder melalui studi kepustakaan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pasal 38 ayat 2 UU Hak Cipta dan Pasal 3 ayat 2 PP KI Komunal telah memberikan negara kewajiban untuk menginventarisasi, menjaga, dan memelihara ekspresi budaya tradisional.Ketentuan normatif yang mengatur pelindungan atas KI Komunal menjadi bukti bahwa suatu ekspresi budaya tradisional patut dilindungi sebagai pelaksanaan amanat undang-undang.Urgensi pelindungan Ekspresi Budaya Tradisional Seni Genggong Sumedang sebagai objek KI Komunal adalah untuk mendapatkan pelindungan defensif agar masyarakat Dusun Pangaroan sebagai komunitas asal pengemban dapat terhindar dari konflik dan mendapatkan pengakuan yang dicatatkan dalam pusat data nasional KI Komunal.
Untuk memperkuat pelindungan Ekspresi Budaya Tradisional Seni Genggong Sumedang sebagai objek Kekayaan Intelektual Komunal, diperlukan kerjasama dan koordinasi yang optimal antara komunitas asal pengemban, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, dan Kementerian Hukum. Sosialisasi lebih lanjut mengenai urgensi pelindungan ekspresi budaya tradisional sebagai objek KI Komunal oleh Kemenkumham pada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dan komunitas asal pengemban sangat penting. Selain itu, persiapan pemenuhan syarat administratif, khususnya mengenai deskripsi kesenian Genggong Sumedang, perlu dilakukan oleh masyarakat Dusun Pangaroan sebagai komunitas asal pengemban untuk memastikan pencatatan ekspresi budaya tradisional sebagai objek KI Komunal pada data nasional KI Komunal oleh Kemenkumham melalui DJKI.
| File size | 338.51 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UmriUmri Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKNMAs) di Kampung Merangkai, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak bertujuan memberikan solusi alternatifKegiatan Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKNMAs) di Kampung Merangkai, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak bertujuan memberikan solusi alternatif
UmriUmri Evaluasi dilakukan melalui pengamatan keterlibatan peserta, tanggapan, dan kualitas lilin yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilanEvaluasi dilakukan melalui pengamatan keterlibatan peserta, tanggapan, dan kualitas lilin yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan
UntikaUntika Perubahan regulasi ini bertujuan menciptakan tata kelola lahan yang lebih baik, namun menimbulkan tantangan terkait pengawasan, penanganan konflik, danPerubahan regulasi ini bertujuan menciptakan tata kelola lahan yang lebih baik, namun menimbulkan tantangan terkait pengawasan, penanganan konflik, dan
UntikaUntika Hal ini berlandaskan asas tiada pidana tanpa kesalahan, sehingga partisipasi pemegang saham dalam tindakan pidana atau pembantuan dapat menimbulkan pertanggungjawabanHal ini berlandaskan asas tiada pidana tanpa kesalahan, sehingga partisipasi pemegang saham dalam tindakan pidana atau pembantuan dapat menimbulkan pertanggungjawaban
UntikaUntika Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 94/2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Dinas PUPR Kabupaten Banggai dilakukan melalui mekanisme kontrolPelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 94/2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Dinas PUPR Kabupaten Banggai dilakukan melalui mekanisme kontrol
STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema Kepemimpinan Transformasional dalam Mendorong Gotong Royong di Kelurahan Bumi Ayu, Kota Dumai diharapkanProgram Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema Kepemimpinan Transformasional dalam Mendorong Gotong Royong di Kelurahan Bumi Ayu, Kota Dumai diharapkan
PNCPNC Dari tahapan kegiatan yang dilaksanakan, permasalahan air bersih pada masyarakat Dusun Bondan sebagai mitra dapat teratasi. Sistem desalinasi telah mampuDari tahapan kegiatan yang dilaksanakan, permasalahan air bersih pada masyarakat Dusun Bondan sebagai mitra dapat teratasi. Sistem desalinasi telah mampu
STIBSASTIBSA Strategi strength‑threat (ST), meliputi mempertahankan harga dan ketersediaan produk. Strategi weakness‑opportunity (WO), meliputi memanfaatkan promosiStrategi strength‑threat (ST), meliputi mempertahankan harga dan ketersediaan produk. Strategi weakness‑opportunity (WO), meliputi memanfaatkan promosi
Useful /
CAHAYA ICCAHAYA IC Terdapat lima penyebab utama kesulitan, yaitu Kecepatan Ucapan, Suara, Kompleksitas Kalimat, Kesalahan Mendengar, dan Ucapan Kolokial. Produk dari TahapTerdapat lima penyebab utama kesulitan, yaitu Kecepatan Ucapan, Suara, Kompleksitas Kalimat, Kesalahan Mendengar, dan Ucapan Kolokial. Produk dari Tahap
PNCPNC Objek wisata yang ditawarkan adalah Tubing, Curug Pangasinan, Bukit Pengkol, dan Tilik Alas. Sebelum adanya website ini, promosi hanya dilakukan di mediaObjek wisata yang ditawarkan adalah Tubing, Curug Pangasinan, Bukit Pengkol, dan Tilik Alas. Sebelum adanya website ini, promosi hanya dilakukan di media
STIBSASTIBSA Berbeda dengan Indonesia, Malaysia dan Australia menerapkan sistem pemajakan UMKM dengan tarif progresif dan pengurangan tarif, serta insentif, yang dinilaiBerbeda dengan Indonesia, Malaysia dan Australia menerapkan sistem pemajakan UMKM dengan tarif progresif dan pengurangan tarif, serta insentif, yang dinilai
UNIMUGOUNIMUGO Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel 170 siswi yang sudah mengalami menarche. Hasil penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel 170 siswi yang sudah mengalami menarche. Hasil penelitian