WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA
JPAK: Jurnal Pendidikan Agama KatolikJPAK: Jurnal Pendidikan Agama KatolikMulticulturalism is a philosophical and social concept that emphasizes the recognition of cultural diversity, advocating for principles of justice, equality, and respect for differing cultural identities. While the ideal of multiculturalism is widely accepted in theory, its application in social practice often faces significant challenges, such as social inequality, discrimination, and inter-cultural tensions. This study examines the relationship between the philosophical ideal of multiculturalism and the social realities faced by contemporary multicultural societies. It argues that the gap between theoretical frameworks and real-world practices can be bridged through critical dialogue, a commitment to inclusive policies, multicultural education, and the active role of media in fostering inter-cultural understanding. The research also underscores the importance of collective awareness within society regarding diversity as a vital social resource for promoting social cohesion and justice. By analyzing these dimensions, the study demonstrates how multiculturalism, when effectively implemented, can transcend its theoretical aspirations and become a transformative force in creating just and harmonious societies. Overall, this research aims to provide insights into how societies can bridge cultural differences, not only through policies but by fostering mutual respect and shared values in everyday life.
Multikulturalisme menawarkan tantangan dan peluang dalam mengelola keberagaman budaya.Realitas sosial seringkali tidak sejalan dengan ideal filosofisnya, di mana ketimpangan dan ketegangan antarbudaya masih menjadi persoalan.Mewujudkan masyarakat multikultural yang harmonis membutuhkan komitmen bersama melalui pendidikan, kebijakan inklusif, dan peran media yang konstruktif.
Berdasarkan analisis terhadap judul, abstrak, dan kesimpulan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada bagaimana mengimplementasikan kebijakan multikultural yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan kelompok minoritas. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai peran media dalam membentuk persepsi publik terhadap keberagaman budaya, serta bagaimana media dapat menjadi alat untuk mempromosikan dialog antarbudaya yang konstruktif. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas pendidikan multikultural dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan sejak usia dini, serta bagaimana pendidikan tersebut dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum formal dan non-formal untuk menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan adil. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menjembatani kesenjangan antara idealisme multikulturalisme dan realitas sosial yang ada, serta menawarkan solusi praktis untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam mengelola keberagaman budaya di Indonesia.
- One moment, please.... one moment please wait request verified jer.or.id/index.php/jer/article/view/1095One moment please one moment please wait request verified jer index php jer article view 1095
- Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan. pendidikan membangun bangsa nasionalis religius jurnal civics... doi.org/10.21831/civics.v13i1.11075Jurnal Civics Media Kajian Kewarganegaraan pendidikan membangun bangsa nasionalis religius jurnal civics doi 10 21831 civics v13i1 11075
| File size | 140.18 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UTMUTM Pendekatan multikultural dalam pengajaran bahasa bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dengan menghargai keberagaman budaya siswa. ArtikelPendekatan multikultural dalam pengajaran bahasa bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dengan menghargai keberagaman budaya siswa. Artikel
UTMUTM Dalam konteks pendidikan yang semakin beragam penting bagi kurikulum dan materi pembelajaran untuk mengintegrasikan nilai-nilai multikultural guna membentukDalam konteks pendidikan yang semakin beragam penting bagi kurikulum dan materi pembelajaran untuk mengintegrasikan nilai-nilai multikultural guna membentuk
UIGMUIGM Aplikasi AR yang dikembangkan dirancang dengan antarmuka sederhana namun fungsional, terdiri dari fitur visualisasi koleksi berbasis marker, kuis interaktif,Aplikasi AR yang dikembangkan dirancang dengan antarmuka sederhana namun fungsional, terdiri dari fitur visualisasi koleksi berbasis marker, kuis interaktif,
UIGMUIGM Pasien juga mendapatkan obat gratis sesuai peresepan dokter spesialis. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang masyarakat Desa Banyu Urip, 12 diantaranya memilikiPasien juga mendapatkan obat gratis sesuai peresepan dokter spesialis. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang masyarakat Desa Banyu Urip, 12 diantaranya memiliki
UIGMUIGM Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa serta suasana belajar yang lebih inovatif, sehingga integrasi teknologi berbasis Android dalamHasil evaluasi menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa serta suasana belajar yang lebih inovatif, sehingga integrasi teknologi berbasis Android dalam
LLILLI Penggunaan media sosial yang berfokus pada konten edukatif dan pengaturan waktu mendukung produktivitas, sedangkan distraksi dari konten hiburan dapatPenggunaan media sosial yang berfokus pada konten edukatif dan pengaturan waktu mendukung produktivitas, sedangkan distraksi dari konten hiburan dapat
UNNESUNNES Sebagai negara dengan keragaman yang luas, Indonesia disebut negara multikultural; latar belakang budaya siswa menjadi salah satu faktor yang dapat memicuSebagai negara dengan keragaman yang luas, Indonesia disebut negara multikultural; latar belakang budaya siswa menjadi salah satu faktor yang dapat memicu
PENELITIMUDAPENELITIMUDA Revolusi industri 4. 0 merupakan perubahan yang terjadi begitu cepat dalam jalinan masyarakat dan kehidupan sosial, salah satunya dalam dunia pendidikan.Revolusi industri 4. 0 merupakan perubahan yang terjadi begitu cepat dalam jalinan masyarakat dan kehidupan sosial, salah satunya dalam dunia pendidikan.
Useful /
UNNESUNNES Solusi yang dapat digunakan antara lain merencanakan jadwal belajar yang fleksibel, selalu melibatkan peserta dalam memilih materi atau topik, memberikanSolusi yang dapat digunakan antara lain merencanakan jadwal belajar yang fleksibel, selalu melibatkan peserta dalam memilih materi atau topik, memberikan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Kebijakan ini mencerminkan komitmen serius pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia, kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas Indonesia. SecaraKebijakan ini mencerminkan komitmen serius pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia, kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas Indonesia. Secara
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan lebih sering diposisikan sebagai objek untuk meraup keuntungan ekonomis dari jumlah belis yang diberikanHasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan lebih sering diposisikan sebagai objek untuk meraup keuntungan ekonomis dari jumlah belis yang diberikan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA The data sources for this study are the observation of B2 Kindergarten children and interviews with Inesian activity teachers which were collected in theThe data sources for this study are the observation of B2 Kindergarten children and interviews with Inesian activity teachers which were collected in the