WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA

JPAK: Jurnal Pendidikan Agama KatolikJPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik

Sekolah negeri merupakan milik bersama masyarakat Indonesia dan terbuka untuk menerima guru, siswa, staf pendidikan, dan karyawan dari berbagai latar belakang suku, etnis, agama, kelompok, dan kelas sosial. Pendidikan multikultural di sekolah negeri menjadi penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, komunikatif, inklusif, toleran, dan menghormati keragaman sosial budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep-konsep teoritis dan praktis tentang pendidikan multikultural di sekolah negeri, menganalisis kebijakan sekolah yang mendukung pendidikan multikultural, dan mengidentifikasi kontribusi pendidikan multikultural terhadap pembentukan sikap dan perilaku toleransi, saling menghormati, dan menghargai perbedaan di sekolah.

Sekolah negeri merupakan sekolah yang sangat kaya akan pengalaman budaya, nilai-nilai, adat istiadat, dan kebiasaan dari berbagai suku, agama, etnis, kelompok sosial, dan budaya masyarakat Indonesia.Salah satu tugas dan panggilan sekolah negeri adalah mengintegrasikan nilai-nilai multikultural dalam visi, misi, dan kebijakan kurikulumnya untuk membangun karakter multikultural warga sekolah.Karakter multikultural ini tercermin dari sikap saling menghormati, menghargai, dan menerima perbedaan di sekolah, serta semangat nasionalisme.Dinamika pendidikan dan lingkungan hidup sekolah negeri yang dijiwai nilai-nilai multikultural membutuhkan pimpinan sekolah yang memiliki pengetahuan multikultural yang memadai dan tingkat kepekaan tinggi terhadap kemajemukan sekolah.Pimpinan sekolah diharapkan dapat menerapkan model kepemimpinan dan manajemen demokratis-kemitraan untuk mendorong partisipasi warga sekolah dalam pengambilan keputusan, komunikasi dua arah, dan kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan evaluasi empiris terhadap lingkungan hidup, budaya pendidikan, dan proses pembelajaran di sekolah negeri untuk mengukur sejauh mana nilai-nilai multikultural telah diimplementasikan. Penelitian juga dapat mengkaji sikap dan perilaku warga sekolah dalam menerima, menghargai, dan menghormati perbedaan, serta bebas dari diskriminasi. Dinas Pendidikan dapat terus mendorong dan membangun budaya multikultural di sekolah negeri, serta mendorong proses pendidikan dan pembelajaran yang menjunjung tinggi kesetaraan dan keberagaman. Pimpinan sekolah disarankan untuk terus membangun visi dan misi sekolah yang mencerminkan pengakuan, penghargaan, dan perayaan terhadap keberagaman sosial budaya. Warga sekolah juga perlu terus berjuang menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penerimaan dan penghormatan terhadap keberagaman.

Read online
File size341.72 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test