PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaEkstrak jahe telah lama digunakan sebagai terapi tradisional dan tercantum dalam monograf WHO untuk mengatasi dispepsia, flatulen, spasme, kolik, diare, muntah, serta keluhan gastrointestinal lainnya. Penelitian in vivo menunjukkan efektivitas jahe mencapai 68–77%. Studi ini bertujuan menilai pengaruh kombinasi ekstrak jahe dan ranitidin dibandingkan ranitidin dengan plasebo pada pasien dispepsia fungsional. Metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan 26 subjek penelitian pada periode Desember 2014 hingga Juni 2015. Analisis data meliputi paired t-test, independent t-test, Mann–Whitney, Wilcoxon, serta Pearsons Chi-Square, dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Setelah dua minggu terapi, kelompok ekstrak jahe ranitidin menunjukkan penurunan skor GIS sebesar 68%, dari 16 ± 4,48 menjadi 5 ± 3,54 (p < 0,001). Kelompok ranitidin plasebo mengalami penurunan 28%, dari 14 ± 4,05 menjadi 10 ± 3,59 (p = 0,004). Penelitian menyimpulkan bahwa penambahan ekstrak jahe memberikan perbaikan gejala gastrointestinal lebih baik dibandingkan ranitidin saja.
Penambahan ekstrak jahe pada ranitidin meningkatkan perbaikan simptom gastrointestinal pada pasien dispepsia fungsional dibandingkan ranitidin saja.Diperlukan penelitian lanjutan dengan parameter objektif, misalnya ultrasonografi, untuk menilai efektivitas terapi serta melakukan pemantauan efek samping (post‑marketing surveillance).Selain itu, penelitian penunjang sebaiknya mengevaluasi peran faktor psikosomatik dalam dispepsia fungsional.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kombinasi ekstrak jahe dan ranitidin dengan mengukur perubahan akomodasi gastrik menggunakan ultrasonografi pada sampel yang lebih besar dan periode pengobatan yang lebih lama, sehingga hasilnya lebih objektif dan dapat digeneralisasikan. Selain itu, penting untuk melakukan pemantauan keamanan jangka panjang ekstrak jahe melalui studi post‑marketing surveillance yang mencakup evaluasi dosis optimal, kejadian efek samping, dan tolerabilitas pada berbagai kelompok usia, sehingga penggunaan klinisnya lebih aman. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki pengaruh faktor psikosomatik seperti stres dan kecemasan terhadap respon terapi jahe‑ranitidin dengan menggunakan skala psikometrik terstandar, untuk memahami peran psikologi dalam memperbaiki atau memperburuk gejala dispepsia fungsional.
- Antioxidant Activities, Total Phenolics and Flavonoids Content in Two Varieties of Malaysia Young Ginger... doi.org/10.3390/molecules15064324Antioxidant Activities Total Phenolics and Flavonoids Content in Two Varieties of Malaysia Young Ginger doi 10 3390 molecules15064324
- Pengaruh Marinasi Ekstrak Jahe (Zingiber Officinale)Terhadap Kualitas Fisik Daging Ayam Afkir: The Effectiveness... journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/anoa/article/view/35168Pengaruh Marinasi Ekstrak Jahe Zingiber Officinale Terhadap Kualitas Fisik Daging Ayam Afkir The Effectiveness journal uin alauddin ac index php anoa article view 35168
- Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Terhadap Kualitas Organoleptik... ejournal.uby.ac.id/index.php/tas/article/view/724Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Merah Zingiber officinale var rubrum Terhadap Kualitas Organoleptik ejournal uby ac index php tas article view 724
- Antioxidant, Antimicrobial, Antidiabetic, Antiglycation, and Biocompatibility Potential of Aqueous Zingiber... publishing.emanresearch.org/Journal/Abstract/angiotherapy-859660Antioxidant Antimicrobial Antidiabetic Antiglycation and Biocompatibility Potential of Aqueous Zingiber publishing emanresearch Journal Abstract angiotherapy 859660
| File size | 521.57 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UMRAHUMRAH karena kerusakan membran sel akibat denaturasi protein dan pelarutan lemak. Hasil penelitian ini mengindikasikan potensi jahe sebagai alternatif pengendalikarena kerusakan membran sel akibat denaturasi protein dan pelarutan lemak. Hasil penelitian ini mengindikasikan potensi jahe sebagai alternatif pengendali
UM SURABAYAUM SURABAYA Variabel independen adalah insulin dan ekstrak jahe, variabel dependen adalah berat plasenta. Analisis data menggunakan Kruskal‑Wallis dilanjutkan denganVariabel independen adalah insulin dan ekstrak jahe, variabel dependen adalah berat plasenta. Analisis data menggunakan Kruskal‑Wallis dilanjutkan dengan
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Metode: Penelitian kuasi-eksperimental pretest-posttest control group selama 10 hari di Puskesmas Kabupaten Bone Bolango melibatkan 60 ibu hamil trimesterMetode: Penelitian kuasi-eksperimental pretest-posttest control group selama 10 hari di Puskesmas Kabupaten Bone Bolango melibatkan 60 ibu hamil trimester
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kejelasan pembagian tugas dan mandat antar-lembaga menjadi faktor penentu dalam tercapainya efektivitas pembiayaan, karena setiap lembaga membawa otoritasKejelasan pembagian tugas dan mandat antar-lembaga menjadi faktor penentu dalam tercapainya efektivitas pembiayaan, karena setiap lembaga membawa otoritas
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) berpotensi sebagai agen alami untuk maskulinisasi benih ikan gabus (ChannaPenelitian ini membuktikan bahwa ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) berpotensi sebagai agen alami untuk maskulinisasi benih ikan gabus (Channa
YANAYANA The implementation of the Discovery Learning model in Class VIII-1 at UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alooa successfully improved students critical thinkingThe implementation of the Discovery Learning model in Class VIII-1 at UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alooa successfully improved students critical thinking
UGMUGM Selain itu, juga dilakukan uji profil kromatogram jahe merah dan angkak. Peningkatan jumlah jahe merah dalam ekstrak jahe merah-angkak tidak memiliki efekSelain itu, juga dilakukan uji profil kromatogram jahe merah dan angkak. Peningkatan jumlah jahe merah dalam ekstrak jahe merah-angkak tidak memiliki efek
UMJ PremiumUMJ Premium Berdasarkan penelitian, tidak ada perbedaan mutu sensori yang signifikan pada parameter warna, tekstur, dan rasa pada karakteristik permen jeli, namunBerdasarkan penelitian, tidak ada perbedaan mutu sensori yang signifikan pada parameter warna, tekstur, dan rasa pada karakteristik permen jeli, namun
Useful /
STT KADESISTT KADESI Sumber data primer yaitu observasi dan wawancara, sedangkan sumber data sekunder yaitu dokumentasi. Peserta didik mampu berperilaku jujur dengan cara mengurangiSumber data primer yaitu observasi dan wawancara, sedangkan sumber data sekunder yaitu dokumentasi. Peserta didik mampu berperilaku jujur dengan cara mengurangi
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Hasil: Mayoritas siswa menilai makanan berkualitas baik (78-84%) pada kebersihan, porsi, rasa, dan kematangan, namun hanya 41% menyatakan makanan hangat.Hasil: Mayoritas siswa menilai makanan berkualitas baik (78-84%) pada kebersihan, porsi, rasa, dan kematangan, namun hanya 41% menyatakan makanan hangat.
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Metode: Penelitian quasi‑experiment dengan desain one group pre‑test‑post‑test pada 32 pasien diabetes melitus yang mengonsumsi puding selama tujuhMetode: Penelitian quasi‑experiment dengan desain one group pre‑test‑post‑test pada 32 pasien diabetes melitus yang mengonsumsi puding selama tujuh
UGMUGM bilimbi and Canarium sp. In the G6PDH assay, the freeze-dried of M. domestica has the value of 49.56%, Canarium sp. (45.22%), and A. bilimbi (47.13%),bilimbi and Canarium sp. In the G6PDH assay, the freeze-dried of M. domestica has the value of 49.56%, Canarium sp. (45.22%), and A. bilimbi (47.13%),