STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA

JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC JakartaJELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC Jakarta

Palang Pintu merupakan tradisi khas masyarakat Betawi yang mengandung nilai budaya, seni, dan filosofis dalam prosesi pernikahan. Seiring waktu, beberapa tahapan dalam tradisi Palang Pintu mengalami perubahan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahan yang terjadi serta menganalisis faktor‑faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi sosiokultural menurut Vygotsky. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pelaku budaya, kemudian dianalisis untuk membandingkan praktik Palang Pintu pada masa lalu dan kini guna memahami pergeseran nilai dan makna budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa elemen Palang Pintu telah dimodifikasi, antara lain pengurangan atau penyesuaian adegan pantun tradisional, pencak silat, serta keterlibatan tokoh budaya. Faktor utama perubahan meliputi modernisasi, pergeseran nilai sosial, dan adaptasi terhadap preferensi masyarakat saat ini. Sebagai upaya melestarikan budaya, penelitian ini merekomendasikan pendidikan mengenai pentingnya mempertahankan unsur tradisional dalam Palang Pintu serta dorongan bagi generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya dengan mengadaptasinya secara bijak tanpa menghilangkan esensi aslinya.

Penelitian menunjukkan bahwa gaya pantun dalam Palang Pintu kini banyak mengandung unsur humor, sedangkan gerakan silat telah ditambah elemen tawa dan dipentaskan, serta terjadi perubahan pada properti, bahasa, dan partisipan seperti anak‑anak dan perempuan.Untuk melestarikan tradisi ini, penulis menyarankan integrasi Palang Pintu ke dalam kurikulum pendidikan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, serta program edukasi oleh Dinas Kebudayaan.Selain itu, akademi silat diharapkan lebih kreatif dalam mengadaptasi pertunjukan dan memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan serta menarik generasi muda.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan cerita digital (digital storytelling) dapat meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah tentang Palang Pintu, dengan mengukur dampak pembelajaran terhadap retensi pengetahuan budaya dan motivasi berpartisipasi. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki persepsi perempuan yang terlibat dalam pertunjukan Palang Pintu serta dampaknya terhadap norma gender dalam komunitas Betawi, sehingga dapat memberikan gambaran tentang inklusivitas dan perubahan peran sosial. Selain itu, studi tindakan komunitas yang menggabungkan elemen tradisional Palang Pintu dengan seni kontemporer, seperti musik modern atau desain visual, dapat dianalisis efektivitasnya dalam memperkuat transmisi budaya antar‑generasi dan menarik minat generasi muda. Metode yang dapat dipertimbangkan meliputi survei pre‑post, wawancara mendalam, serta analisis konten media sosial untuk menilai perubahan sikap dan partisipasi. Hasil dari penelitian-penelitian tersebut dapat menjadi acuan bagi Dinas Kebudayaan dan institusi pendidikan dalam merancang kurikulum yang relevan serta strategi promosi digital yang efektif.

  1. Membangun Peradaban Bangsa Melalui Religiusitas Berbasis Budaya Lokal: (Analisis Tradisi Palang Pintu... journal.unj.ac.id/unj/index.php/jsq/article/view/9793Membangun Peradaban Bangsa Melalui Religiusitas Berbasis Budaya Lokal Analisis Tradisi Palang Pintu journal unj ac unj index php jsq article view 9793
  2. Artikulasi Nilai Budaya “Palang Pintu” dan Sistem Informasi Akuntansi | Jurnal Riset dan... jurnal.polinema.ac.id/index.php/JRAAM/article/view/1483Artikulasi Nilai Budaya AuPalang PintuAy dan Sistem Informasi Akuntansi Jurnal Riset dan jurnal polinema ac index php JRAAM article view 1483
Read online
File size213.46 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test