ORLIORLI
Oto Rhino Laryngologica IndonesianaOto Rhino Laryngologica IndonesianaLatar belakang: Abses peritonsil merupakan salah satu penyakit yang banyak ditemui di fasilitas kesehatan. Komplikasi berat dapat terjadi seperti obstruksi jalan nafas jika abses peritonsil tidak ditangani dengan baik. Beberapa faktor risiko menjadi penyebab terjadinya abses peritonsil, salah satunya merokok. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan kejadian abses peritonsil berulang pada pasien perokok aktif.
Abses peritonsil bisa menyebabkan komplikasi yang berat, jika terlambat didiagnosis dan dilakukan penanganan.Perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok dapat mencegah berulangnya kejadian abses peritonsil pada pasien.Abses peritonsil merupakan salah satu kondisi yang serius jika tidak ditangani dengan baik.Diagnosis dan penanganan yang tepat dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.
Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui hubungan antara merokok dan kejadian abses peritonsil berulang. Selain itu, penelitian tentang efektivitas penggunaan antibiotik dan tindakan bedah dalam penanganan abses peritonsil juga diperlukan. Penelitian tentang perubahan gaya hidup, seperti berhenti merokok, dan pengaruhnya terhadap kejadian abses peritonsil berulang juga perlu dilakukan. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi penanganan yang lebih efektif dan efisien untuk mencegah kejadian abses peritonsil berulang pada pasien perokok aktif.
| File size | 272.21 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
UPUP Pengabdian masyarakat melalui edukasi bahaya merokok efektif meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang dampak negatif merokok bagi diri sendiriPengabdian masyarakat melalui edukasi bahaya merokok efektif meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang dampak negatif merokok bagi diri sendiri
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Paparan timbal (Pb) dari asap rokok dapat mengganggu metabolisme zat besi (Fe) dalam tubuh. Timbal yang terhirup melalui paru-paru masuk ke dalam sirkulasiPaparan timbal (Pb) dari asap rokok dapat mengganggu metabolisme zat besi (Fe) dalam tubuh. Timbal yang terhirup melalui paru-paru masuk ke dalam sirkulasi
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan kemandirian anak dalam menjaga kebersihan diri (personal hygiene) padaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan kemandirian anak dalam menjaga kebersihan diri (personal hygiene) pada
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Uji Spearman Rank menghasilkan nilai p-value 0,000 dan koefisien korelasi 0,856 yang menunjukkan hubungan sangat kuat dan positif. Artinya, semakin kurangUji Spearman Rank menghasilkan nilai p-value 0,000 dan koefisien korelasi 0,856 yang menunjukkan hubungan sangat kuat dan positif. Artinya, semakin kurang
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Pendahuluan Kualitas tidur yang optimal memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan fisik, emosional, dan kognitif anak. Namun, meningkatnya penggunaanPendahuluan Kualitas tidur yang optimal memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan fisik, emosional, dan kognitif anak. Namun, meningkatnya penggunaan
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 64 responden yaitu ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon. VariabelMetode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 64 responden yaitu ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon. Variabel
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Latar Belakang: Riset kesehatan dasar di Indonesia menemukan bahwa 57,6% penduduk memiliki masalah gigi, selain itu ada proporsi gigi berlubang atau kariesLatar Belakang: Riset kesehatan dasar di Indonesia menemukan bahwa 57,6% penduduk memiliki masalah gigi, selain itu ada proporsi gigi berlubang atau karies
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Faktor-faktor seperti jenis kanker, stadium penyakit, dan efek samping pengobatan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kualitas hidup anak. OlehFaktor-faktor seperti jenis kanker, stadium penyakit, dan efek samping pengobatan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kualitas hidup anak. Oleh
Useful /
ORLIORLI Metode: Studi korelatif dengan desain potong lintang prospektif yang melibatkan 30 subyek dengan gejala LPR, dilakukan untuk menilai uji diagnostik kadarMetode: Studi korelatif dengan desain potong lintang prospektif yang melibatkan 30 subyek dengan gejala LPR, dilakukan untuk menilai uji diagnostik kadar
ORLIORLI Tujuan: Melaporkan dan mendiskusikan tantangan dalam mengekstraksi benda asing berbentuk bulat pada bronkus kanan anak kecil. Metode: Kasus seorang anakTujuan: Melaporkan dan mendiskusikan tantangan dalam mengekstraksi benda asing berbentuk bulat pada bronkus kanan anak kecil. Metode: Kasus seorang anak
ORLIORLI Pertanyaan klinis: Pada pasien sinusitis odontogenik telah diterapi konservatif, apakah kebiasaan merokok, skor total Lund-Mackay tinggi termasuk adanyaPertanyaan klinis: Pada pasien sinusitis odontogenik telah diterapi konservatif, apakah kebiasaan merokok, skor total Lund-Mackay tinggi termasuk adanya
POLIPANGKEPPOLIPANGKEP Mutu tempe sorgum pada fermentasi 3 hari dengan kemasan daun pisang memiliki kadar air 69. Uji organoleptik menunjukkan kriteria tempe sorgum terbaik padaMutu tempe sorgum pada fermentasi 3 hari dengan kemasan daun pisang memiliki kadar air 69. Uji organoleptik menunjukkan kriteria tempe sorgum terbaik pada