UPSUPS

Cakrawala: Jurnal PendidikanCakrawala: Jurnal Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan multikulturalisme dalam film Ngeri-Ngeri Sedap karya Bene Dion Rajagukguk. Film ini menggambarkan dinamika sosial dan budaya dalam kehidupan keluarga Batak yang penuh keberagaman serta konflik-konflik antargenerasi yang berkaitan dengan penerimaan terhadap budaya dan identitas. Film ini dipilih karena secara eksplisit mengangkat tema keberagaman dalam konteks keluarga, dan bagaimana anggota keluarga dengan latar belakang yang berbeda mengatasi perbedaan dalam pandangan hidup, budaya, dan identitas. Pendekatan multikulturalisme digunakan untuk memahami bagaimana film ini mengangkat isu-isu keberagaman, serta berfungsi sebagai alat komunikasi yang membangun kesadaran sosial dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori representasi dari Stuart Hall untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai pendidikan multikulturalisme direpresentasikan dalam film Ngeri-Ngeri Sedap. Analisis ini mengacu pada lima nilai multikulturalisme yang dicetuskan oleh Wakano, yaitu: (1) nilai inklusifitas, yang menggambarkan penerimaan terhadap perbedaan, (2) nilai mendahulukan dialog sebagai sarana untuk mencapai pemahaman bersama, (3) nilai kemanusiaan yang mengutamakan martabat setiap individu, (4) nilai menghargai keragaman, dan (5) nilai cinta tanah air yang menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian sastra dan budaya serta memperkaya pemahaman tentang peran media dalam mempromosikan nilai-nilai pendidikan multikulturalisme di Indonesia, khususnya dalam konteks keluarga dan masyarakat yang majemuk.

Film Ngeri-Ngeri Sedap karya Bene Dion Rajagukguk berhasil merepresentasikan nilai-nilai multikulturalisme yang relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia.Melalui narasi yang menggambarkan konflik keluarga Batak dalam menghadapi perbedaan budaya, film ini menghadirkan nilai-nilai pendidikan multikulturalisme yang meliputi nilai inklusifitas, mendahulukan dialog, kemanusiaan, dan penghargaan terhadap keberagaman.Film ini tidak hanya menyajikan hiburan tetapi juga menyampaikan pesan-pesan sosial yang mendalam, memberikan inspirasi tentang pentingnya menerima perbedaan dan menjunjung tinggi keberagaman untuk menciptakan keharmonisan dalam masyarakat.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai multikulturalisme dalam film Ngeri-Ngeri Sedap dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah, khususnya di daerah-daerah yang memiliki keragaman budaya tinggi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan toleransi siswa terhadap perbedaan budaya sejak dini. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak film Ngeri-Ngeri Sedap terhadap perubahan sikap dan persepsi masyarakat terhadap keberagaman budaya, dengan menggunakan metode survei atau wawancara mendalam. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi berharga bagi pembuat kebijakan dalam mengembangkan program-program yang mendukung keberagaman budaya. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan representasi multikulturalisme dalam film Ngeri-Ngeri Sedap dengan film-film lain dari berbagai negara, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan terhadap isu keberagaman budaya. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang bagaimana film dapat digunakan sebagai alat untuk mempromosikan pemahaman lintas budaya dan membangun masyarakat yang lebih inklusif.

  1. Narasi Counter-Stereotype Etnis Batak dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap (2022) | Trianingsih | Lektur: Jurnal... doi.org/10.21831/lektur.v7i2.21774Narasi Counter Stereotype Etnis Batak dalam Film Ngeri Ngeri Sedap 2022 Trianingsih Lektur Jurnal doi 10 21831 lektur v7i2 21774
  2. Representasi Budaya Banyuwangi Dalam Banyuwangi Ethno Carnival: Pendekatan Teori Representasi Stuart... doi.org/10.51903/education.v3i2.332Representasi Budaya Banyuwangi Dalam Banyuwangi Ethno Carnival Pendekatan Teori Representasi Stuart doi 10 51903 education v3i2 332
  3. Film Sebagai Media Edukasi: Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tentang Kebersihan Lingkungan | Prosiding... prosiding-pkmcsr.org/index.php/pkmcsr/article/view/552Film Sebagai Media Edukasi Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tentang Kebersihan Lingkungan Prosiding prosiding pkmcsr index php pkmcsr article view 552
  4. MEMBUMIKAN MULTIKULTURALISME SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN SIKAP RADIKALISME BERAGAMA | Risâlah Jurnal... jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/178MEMBUMIKAN MULTIKULTURALISME SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN SIKAP RADIKALISME BERAGAMA Risylah Jurnal jurnal faiunwir ac index php Jurnal Risalah article view 178
Read online
File size611.81 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test