PUTRAGALUHPUTRAGALUH

Journal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and AssesmentJournal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and Assesment

Kemampuan bercerita merupakan salah satu kapabilitas esensial siswa yang dapat ditingkatkan melalui metode pembelajaran yang relevan. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan bercerita pada siswa kelas II MIS PUI Gereba dengan mengimplementasikan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung selama empat siklus, studi ini mengukur efektivitas model PBL. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan bercerita siswa. Nilai rata-rata siswa yang pada siklus pertama adalah 62, berhasil meningkat hingga mencapai 85 pada siklus keempat. Tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga menunjukkan kenaikan drastis, dari 65% di siklus pertama menjadi 90% di siklus terakhir. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model PBL sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan bercerita siswa di kelas II MIS PUI Gereba. Model ini terbukti berhasil karena memberikan ruang bagi siswa untuk melatih kemampuan berpikir kritis, mengeksplorasi ide, serta membangun narasi cerita yang lebih terstruktur dan menarik. Selain itu, kerja sama dalam kelompok PBL secara efektif meningkatkan pemahaman, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa saat tampil di depan kelas.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bercerita siswa kelas II di MIS PUI Gereba, yang terlihat dari peningkatan rata-rata nilai kemampuan bercerita siswa dari pra-siklus menjadi 85, dengan penurunan standar deviasi yang menunjukkan hasil belajar yang semakin merata.Penerapan PBL memberikan kesempatan bagi siswa untuk berpikir kritis, mengembangkan ide, serta menyusun dan menyampaikan cerita dengan lebih baik.Interaksi dalam kelompok PBL memperkuat pemahaman dan kreativitas siswa sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam menyampaikan cerita di depan kelas.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru dapat mengintegrasikan model PBL dalam pembelajaran kemampuan bercerita, dengan memberikan bimbingan yang tepat saat siswa bekerja dalam kelompok. Sekolah perlu mendukung implementasi PBL dengan menyediakan fasilitas pembelajaran yang memadai dan pelatihan bagi guru. Penelitian selanjutnya dapat memperluas penelitian ini pada mata pelajaran lain yang membutuhkan kemampuan komunikasi dan berpikir kritis, serta menambahkan variabel lain seperti pengaruh PBL terhadap motivasi belajar siswa.

  1. Kajian Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran di Sekolah | BIOEDUSAINS:Jurnal... ipm2kpe.or.id/journal.ipm2kpe.or.id/index.php/BIOEDUSAINS/article/view/1849Kajian Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL dalam Pembelajaran di Sekolah BIOEDUSAINS Jurnal ipm2kpe journal ipm2kpe index php BIOEDUSAINS article view 1849
  2. Application of the Problem Based Learning (PBL) Model to Improve Student Learning Outcomes in Class V... doi.org/10.59923/joinme.v1i1.10Application of the Problem Based Learning PBL Model to Improve Student Learning Outcomes in Class V doi 10 59923 joinme v1i1 10
  3. MENULIS TEKS EKSPOSISI DALAM MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING | METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia... ejournal.unibba.ac.id/index.php/metamorfosis/article/view/303MENULIS TEKS EKSPOSISI DALAM MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING METAMORFOSIS Jurnal Bahasa Sastra Indonesia ejournal unibba ac index php metamorfosis article view 303
Read online
File size249.73 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test