YANAYANA
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsAlgebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsSimbol visual dalam budaya populer memainkan peran penting dalam menyampaikan ideologi, membangun identitas, dan merepresentasikan struktur sosial tertentu. Salah satu simbol yang konsisten dalam waralaba anime Digimon adalah penggunaan kacamata pelindung (goggles) yang hanya dikenakan oleh protagonis laki‑laki. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana goggles direpresentasikan sebagai simbol maskulinitas hegemonik, penanda visual kepemimpinan, dan ikon budaya dalam media serta komunitas penggemar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori semiotik Roland Barthes serta konsep maskulinitas hegemonik R.W. Connell. Objek kajian mencakup tujuh seri utama Digimon, mulai dari Digimon Adventure (1999) hingga Digimon Universe: Appli Monsters (2016). Melalui observasi naratif dan visual, ditemukan bahwa goggles berfungsi sebagai penanda simbolik kepemimpinan yang hanya diberikan kepada karakter laki‑laki dan tidak pernah diberikan kepada karakter perempuan, sehingga memperkuat struktur visual dan ideologis yang menentukan siapa yang layak memimpin. Dalam budaya populer, goggles telah menjadi ikon yang dikenal luas melampaui teks, muncul dalam cosplay, merchandise, dan fan art, yang memengaruhi imajinasi sosial penggemar terkait gender dan otoritas. Dengan demikian, dalam semesta Digimon, goggles bukan sekadar aksesori melainkan perangkat ideologis yang menormalkan maskulinitas sebagai standar kepemimpinan, menegaskan pentingnya membaca simbol visual dalam anime sebagai bagian dari proses pembentukan makna dan penguatan nilai sosial pada media hiburan anak.
Penelitian ini menunjukkan bahwa goggles dalam waralaba Digimon berfungsi sebagai penanda ideologis yang melambangkan otoritas, kepemimpinan, dan maskulinitas dominan secara visual dan naratif.Karakter utama laki‑laki yang mengenakan goggles selalu diposisikan sebagai pemimpin yang tegas, sementara karakter perempuan tidak pernah diberikan simbol tersebut, sehingga memperkuat struktur patriarkal di seluruh seri.Selain sebagai elemen visual dalam cerita, goggles telah menjadi ikon lintas generasi dalam budaya populer yang memengaruhi persepsi gender dan kepemimpinan pada penonton anak-anak.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan simbol visual kepemimpinan pada anime lain yang memiliki tokoh protagonis perempuan, guna mengidentifikasi apakah terdapat simbol alternatif yang menantang maskulinitas hegemonik; selanjutnya, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi penerimaan dapat dilakukan terhadap penonton berusia berbeda untuk memahami bagaimana persepsi terhadap goggles memengaruhi konstruksi gender mereka, khususnya dalam konteks budaya Indonesia; terakhir, analisis longitudinal terhadap evolusi simbol visual kepemimpinan pasca‑2020 dapat mengungkap perubahan atau keberlanjutan penggunaan goggles dalam konteks digitalisasi dan diversifikasi karakter, sehingga memberikan wawasan tentang dinamika representasi gender dalam media anime modern.
| File size | 253.62 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dikombinasikan dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasiPenelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dikombinasikan dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi
UKIUKI Media sosial memberikan dampak positif dan negatif terhadap komunikasi milenial. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi formal menjadi lebih terjangkauMedia sosial memberikan dampak positif dan negatif terhadap komunikasi milenial. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi formal menjadi lebih terjangkau
IAINPTKIAINPTK Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris untuk melihat bekerjanya hukum dalam masyarakat dan pendekatan yuridis-sosiologis. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris untuk melihat bekerjanya hukum dalam masyarakat dan pendekatan yuridis-sosiologis. Hasil penelitian
UNAIUNAI Dengan pendekatan tematis dalam menganalisis data kualitatif, penelitian ini menentukan nilai-nilai yang terkandung dalam 16 cerita pendek Ilocano. DenganDengan pendekatan tematis dalam menganalisis data kualitatif, penelitian ini menentukan nilai-nilai yang terkandung dalam 16 cerita pendek Ilocano. Dengan
UMMUMM Konsep yang diusulkan dalam penelitian ini mengingatkan kita akan urgensi dalam pengembangan dan pemanfaatan digitalisasi warisan budaya terpadu dari perspektifKonsep yang diusulkan dalam penelitian ini mengingatkan kita akan urgensi dalam pengembangan dan pemanfaatan digitalisasi warisan budaya terpadu dari perspektif
IAI TABAHIAI TABAH Kegiatan apel pagi di SD Negeri Panggung Lor dimulai pada jam 07. Pembiasaan apel pagi ini dapat menanamkan karakter disiplin seperti menaati peraturanKegiatan apel pagi di SD Negeri Panggung Lor dimulai pada jam 07. Pembiasaan apel pagi ini dapat menanamkan karakter disiplin seperti menaati peraturan
IAI TABAHIAI TABAH Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan jual-beli sarang burung walet di desa tarailu terdapat beberapa transaksi yang digunakan yaitu, adaHasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan jual-beli sarang burung walet di desa tarailu terdapat beberapa transaksi yang digunakan yaitu, ada
JIMF BIJIMF BI Penelitian ini menawarkan analisis empiris faktor-faktor yang dapat memengaruhi implementasi kewirausahaan sosial. Niat kewirausahaan sosial dapat dijelaskanPenelitian ini menawarkan analisis empiris faktor-faktor yang dapat memengaruhi implementasi kewirausahaan sosial. Niat kewirausahaan sosial dapat dijelaskan
Useful /
UKIUKI Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif, pada responden pengguna TikTok yang mengetahui atau pernah berinteraksi dengan konten iklan brand Scora.Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif, pada responden pengguna TikTok yang mengetahui atau pernah berinteraksi dengan konten iklan brand Scora.
UKIUKI Hasil menunjukkan bahwa 68% mahasiswa merasa pembelajaran daring kurang efektif karena keterbatasan akses internet, minimnya interaksi dengan dosen, danHasil menunjukkan bahwa 68% mahasiswa merasa pembelajaran daring kurang efektif karena keterbatasan akses internet, minimnya interaksi dengan dosen, dan
UKIUKI Data kemampuan berpikir kritis diukur menggunakan tes uraian yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikanData kemampuan berpikir kritis diukur menggunakan tes uraian yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
YANAYANA Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Kincir Cipurak telah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang materi puisi rakyat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Kincir Cipurak telah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang materi puisi rakyat.