UNTAG SMDUNTAG SMD

MOTIVA JURNAL PSIKOLOGIMOTIVA JURNAL PSIKOLOGI

Kasus depresi pada remaja di Indonesia sampai saat ini masih tinggi. Keluarga merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran relasi anak dan orang tua pada remaja akhir yang terindikasi mengalami gejala depresi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 dari 5 subjek menunjukkan relasi anak dan orang tua yang buruk, mereka jarang berkomunikasi, berkomunikasi hanya ketika dibutuhkan dan membutuhkan saja, orang tua kurang tau kondisi anak sehingga saat berkomunikasi tidak merespon dengan baik yang menyebabkan penilaian yang buruk oleh anak kepada orang tua, dan kurangnya kedekatan baik secara fisik maupun emosional antara keduanya. Hanya satu remaja yang menunjukkan komunikasi dan kedekatan yang harmonis dengan orang tuanya. Remaja akhir sangat membutuhkan kehadiran orang tua untuk memberi dukungan dan membimbing anak menghadapi masa-masa krisis di fase remaja akhir.

Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa remaja dengan indikasi depresi memiliki relasi dengan orang tua yang tidak berkualitas, ditandai dengan intensitas komunikasi yang rendah dan respon orang tua yang kurang mendukung.Hal ini berdampak pada perasaan tidak aman dan tidak percaya diri pada remaja, sehingga menghambat keterbukaan dalam berkomunikasi dengan orang tua.Perlu adanya intervensi lebih lanjut untuk mengatasi masalah ini, seperti konseling berbasis keluarga, dan edukasi bagi orang tua mengenai pengasuhan yang positif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran dukungan sosial dari teman sebaya dalam mengurangi gejala depresi pada remaja akhir yang mengalami masalah relasi dengan orang tua. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi berbasis keluarga dalam meningkatkan kualitas relasi orang tua dan anak serta mengurangi gejala depresi pada remaja. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor protektif dan risiko yang mempengaruhi perkembangan relasi orang tua dan anak serta dampaknya terhadap kesehatan mental remaja dalam jangka panjang. Dengan menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor tersebut, diharapkan dapat dirumuskan program pencegahan dan intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah depresi pada remaja dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

  1. Hubungan Antara Pemenuhan Tugas Perkembangan Emosional dengan Tingkat Stres Pada Remaja | JURNAL CITRA... doi.org/10.31964/jck.v7i2.121Hubungan Antara Pemenuhan Tugas Perkembangan Emosional dengan Tingkat Stres Pada Remaja JURNAL CITRA doi 10 31964 jck v7i2 121
  2. Keakraban orang tua-remaja dan depresi remaja SMA di Kota Yogyakarta | Emilda | Berita Kedokteran Masyarakat.... journal.ugm.ac.id/bkm/article/view/8184Keakraban orang tua remaja dan depresi remaja SMA di Kota Yogyakarta Emilda Berita Kedokteran Masyarakat journal ugm ac bkm article view 8184
  3. Vol 7 No 2 (2019): JURNAL CITRA KEPERAWATAN | JURNAL CITRA KEPERAWATAN. vol jurnal keperawatan skip main... doi.org/10.31964/jck.v7i2Vol 7 No 2 2019 JURNAL CITRA KEPERAWATAN JURNAL CITRA KEPERAWATAN vol jurnal keperawatan skip main doi 10 31964 jck v7i2
Read online
File size570.15 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test