HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG
Journal of Curriculum IndonesiaJournal of Curriculum IndonesiaEmas Indonesia 2045 adalah tanggung jawab bersama. Saat ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sedang meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk kompetensi coaching. Terdapat beberapa model coaching. SCORE MODEL COACHING adalah salah satu yang digunakan oleh pencipta model pembelajaran ABCD5E dalam merumuskan tujuan pembelajaran. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana model coaching SCORE dapat digunakan untuk merumuskan tujuan pembelajaran dalam model pembelajaran ABCD5E. Metode penelitian yang digunakan adalah studi tinjauan literatur. Data yang digunakan untuk analisis dalam penelitian ini adalah data yang bersumber dari hasil observasi pada dokumen model pembelajaran ABCD5E, wawancara dengan pencipta dan praktisi model pembelajaran ABCD5E, serta jurnal nasional dan internasional yang membahas Coaching dan model pembelajaran ABCD5E. Kesimpulan dari penelitian ini adalah SCORE MODEL COACHING dapat digunakan untuk menjernihkan pemikiran tentang merumuskan tujuan pembelajaran dalam model pembelajaran ABCD5E.
SCORE MODEL COACHING adalah salah satu model coaching dari Masyarakat Coach Indonesia (MCI).SCORE merupakan akronim dari Symptoms, Causes, Outcomes, Resources, dan Effects.SCORE MODEL COACHING dapat digunakan untuk mempermudah penjernihan pemikiran dalam menentukan tujuan pembelajaran.Model coaching SCORE membantu merumuskan tujuan pembelajaran secara kontekstual dalam model pembelajaran ABCD5E.
Berdasarkan tinjauan literatur, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan SCORE MODEL COACHING dalam berbagai konteks pembelajaran, termasuk pada jenjang pendidikan yang berbeda dan mata pelajaran yang beragam. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan instrumen pengukuran yang valid dan reliabel untuk mengevaluasi dampak penggunaan SCORE MODEL COACHING terhadap pencapaian tujuan pembelajaran siswa. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji secara empiris hubungan antara penggunaan SCORE MODEL COACHING dengan peningkatan kompetensi guru dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang efektif dan relevan.
- The Analysis of Early Childhood Learning Achievement Based on the Implementation of the ABCD5E Model... publikasi.abidan.org/index.php/educative/article/view/209The Analysis of Early Childhood Learning Achievement Based on the Implementation of the ABCD5E Model publikasi abidan index php educative article view 209
- Peningkatan Kinerja Guru IPA Dalam Mengimplementasikan Standar Proses Melalui Pendampingan Sejawat (Peer... jurnaledukasia.org/index.php/edukasia/article/view/29Peningkatan Kinerja Guru IPA Dalam Mengimplementasikan Standar Proses Melalui Pendampingan Sejawat Peer jurnaledukasia index php edukasia article view 29
- Transformasi Pendidikan Abad 21 dalam Merealisasikan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/5030Transformasi Pendidikan Abad 21 dalam Merealisasikan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas jbasic index php basicedu article view 5030
| File size | 356.42 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMEERAEDUCATIONALMEERAEDUCATION Using a quantitative one-shot case study design with 32 students, data were gathered through student activeness questionnaires and statistics achievementUsing a quantitative one-shot case study design with 32 students, data were gathered through student activeness questionnaires and statistics achievement
ARRAAYAHARRAAYAH Model ini terbukti mampu membangun suasana belajar yang aktif dan komunikatif melalui eksplorasi mandiri, dialog antar siswa, dan penyampaian materi secaraModel ini terbukti mampu membangun suasana belajar yang aktif dan komunikatif melalui eksplorasi mandiri, dialog antar siswa, dan penyampaian materi secara
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE Berdasarkan pengumpulan data dengan menggunakan tes dan observasi yang menunjukkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika, siswa kelas IV SD diBerdasarkan pengumpulan data dengan menggunakan tes dan observasi yang menunjukkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika, siswa kelas IV SD di
PRINPRIN pada siswa SMA Negeri 1 Pahae Julu T. A. 2022/2023. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Pahae Julu T. 2022/2023 yang berjumlah 34 siswapada siswa SMA Negeri 1 Pahae Julu T. A. 2022/2023. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Pahae Julu T. 2022/2023 yang berjumlah 34 siswa
PRINPRIN Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sunggal yang berjumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penalaran matematisSubjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sunggal yang berjumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penalaran matematis
JOMPUJOMPU Dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada pretest adalah 72 dan posttest adalah 88. Analisis data menggunakan SPSSDari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada pretest adalah 72 dan posttest adalah 88. Analisis data menggunakan SPSS
CITRABAKTICITRABAKTI Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Sukasada SemesterPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Sukasada Semester
AKRABJUARAAKRABJUARA Hasil penelitian ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata awal prasiklus dengan persentase ketuntasan sebesar 38,9%, setelah dilakukan siklus I meningkatHasil penelitian ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata awal prasiklus dengan persentase ketuntasan sebesar 38,9%, setelah dilakukan siklus I meningkat
Useful /
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Metode statistik deskriptif dan inferensial digunakan untuk menggambarkan variabel dan menentukan hubungan variabel masing-masing. Studi ini mengungkapkanMetode statistik deskriptif dan inferensial digunakan untuk menggambarkan variabel dan menentukan hubungan variabel masing-masing. Studi ini mengungkapkan
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Analisis tematik mengungkapkan empat tema sentral: (1) pergeseran identitas PAD di ruang digital, (2) akses yang tidak setara dan kesenjangan digital,Analisis tematik mengungkapkan empat tema sentral: (1) pergeseran identitas PAD di ruang digital, (2) akses yang tidak setara dan kesenjangan digital,
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Kajian terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa menunjukkan adanya kekosongan normatif terkait pengaturan sanksi pidana dan perdata terhadapKajian terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa menunjukkan adanya kekosongan normatif terkait pengaturan sanksi pidana dan perdata terhadap
JOMPUJOMPU Salah satu unsur eksternal yang dapat mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran adalah penggunaan bahan ajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkanSalah satu unsur eksternal yang dapat mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran adalah penggunaan bahan ajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan