JOMPUJOMPU
Jurnal Pendidikan dan Media PembelajaranJurnal Pendidikan dan Media PembelajaranSalah satu unsur eksternal yang dapat mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran adalah penggunaan bahan ajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Bahan Ajar Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Terpadu Kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D). Model yang digunakan adalah model pengembangan Rowntree dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Data hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan rumus persentase. Dari hasil uji coba, ahli media, memberikan nilai 83,42% dengan kriteria “baik, ahli desain menilai produk yang dibuat dengan persentase 81,76% dengan kriteria “baik, dan ahli materi menilai produk yang dibuat dengan persentase 86,78% dengan kriteria “baik. Berdasarkan pada hasil validasi dari ahli media, ahli desain, dan ahli materi menunjukkan bahwa produk layak untuk diuji cobakan. Pada evaluasi produk skala perorangan dengan responden 3 orang siswa diperoleh rata-rata presentase 87,69% dengan kriteria “baik sekali. Kemudian dilakukan evaluasi skala kecil dengan responden 6 orang siswa diperoleh rata-rata persentase 87,23% dengan kriteria “baik sekali. Selanjutnya dilakukan evaluasi produk skala besar dengan responden 25 orang siswa diperoleh rata-rata persentase 80,9% dengan kriteria “baik sekali.
Produk yang dihasilkan adalah LKPD mata pelajaran IPS kelas V yang dirancang sesuai dengan silabus.Dalam mengembangkan bahan ajar LKPD ini peneliti telah melakukan prosedur atau tahapan sesuai dengan model yang dipakai yaitu model Rowntree yang terdiri dari tiga tahap antara lain.pertama tahap perencanaan, kedua tahap persiapan penulisan, dan yang ketiga tahap penulisan dan penyuntingan.Kemudian di lanjutkan dengan tahap uji coba lapangan yang sesuai dengan model Tessmer yaitu, Uji validasi expert review yang dilakukan sebanyak 3 tahap.Hasil validasi dari (ahli media/ bahan ajar, ahli desain, dan ahli materi) dengan hasil presentase masing-masing adalah 83,42%, 81,78%, dan 86,78% dengan kriteria sangat valid.Hasil evaluasi skala perorangan (one-to- one) mendapatkan hasil presentase 87,69% dengan predikat sangat baik, hasil evaluasi skala kecil (small group) mendapatkan hasil presentase 87,23% dengan predikat sangat baik, dan Hasil evaluasi skala besar (field test) mendapatkan hasil presentase 80,9% dengan predikat sangat baik.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang pengembangan bahan ajar LKPD mata pelajaran IPS, maka dapat peneliti simpulkan bahwa produk LKPD mata pelajaran IPS Terpadu ini “Baik untuk digunakan dilapangan karena sudah tegolong baik dan layak sebagai bahan ajar siswa dan diterapkan oleh penggunanya di kelas VII dengan kelebihan LKPD ini lebih menarik untuk dijadikan bahan ajar, penggunaan segi huruf dibuat jelas, dilengkapi dengan gambar yang terlihat jelas, siswa dapat belajar mandiri dan lebih aktif lagi pada bagian evaluasi banyak sekali latihan soal untuk mengasah kemampuan siswa.Kekurangan LKPD ini dikembangkan hanya dengan satu semester, serta referensi yang terkait terbatas.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan bahan ajar LKPD untuk mata pelajaran IPS Terpadu kelas VI Sekolah Dasar, dengan mempertimbangkan referensi yang lebih luas dan beragam. 2. Meneliti efektivitas penggunaan LKPD dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dengan melakukan studi komparatif antara kelas yang menggunakan LKPD dan kelas yang tidak menggunakan LKPD. 3. Menjelajahi potensi penggunaan teknologi digital dalam pengembangan bahan ajar LKPD, seperti aplikasi interaktif atau platform online, untuk meningkatkan interaksi dan pengalaman belajar siswa.
- Analisis Model-model Pembelajaran | FONDATIA. analisis model pembelajaran fondatia quick jump page content... doi.org/10.36088/fondatia.v4i1.441Analisis Model model Pembelajaran FONDATIA analisis model pembelajaran fondatia quick jump page content doi 10 36088 fondatia v4i1 441
- Pengembangan Game Edukatif Literasi Numerasi Budaya Lokal Dompu Berbasis Android | Ainara Journal (Jurnal... journal.ainarapress.org/index.php/ainj/article/view/282Pengembangan Game Edukatif Literasi Numerasi Budaya Lokal Dompu Berbasis Android Ainara Journal Jurnal journal ainarapress index php ainj article view 282
- Mendesain Pembelajaran IPS dan PKn Berbasis Literasi ICT (Information and Communication Technology) pada... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/1827Mendesain Pembelajaran IPS dan PKn Berbasis Literasi ICT Information and Communication Technology pada jbasic index php basicedu article view 1827
- Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis POE (Predict Observe Explain) Pada Mata Pelajaran... doi.org/10.29303/jipp.v8i1b.1294Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik LKPD Berbasis POE Predict Observe Explain Pada Mata Pelajaran doi 10 29303 jipp v8i1b 1294
| File size | 233.85 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Bagi guru, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran. (3). Bagi sekolah, diharapkan dapat meningkatkan ha1 i tas pendidikan Prosedur penelitianBagi guru, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran. (3). Bagi sekolah, diharapkan dapat meningkatkan ha1 i tas pendidikan Prosedur penelitian
IAIQHIAIQH Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen jenis non-equivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen jenis non-equivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan
ARIPIARIPI Hasil ini konsisten dengan temuan penelitian sebelumnya yang menunjukkan perbedaan gender dalam penguasaan keterampilan motorik dasar, terutama pada subtestHasil ini konsisten dengan temuan penelitian sebelumnya yang menunjukkan perbedaan gender dalam penguasaan keterampilan motorik dasar, terutama pada subtest
AMIKVETERANAMIKVETERAN Berdasarkan hasil tes pengamatan keterampilan berbicara, siswa tidak mengalami kendala dalam aspek kebahasaan seperti kosa kata/ungkapan atau diksi. TindakanBerdasarkan hasil tes pengamatan keterampilan berbicara, siswa tidak mengalami kendala dalam aspek kebahasaan seperti kosa kata/ungkapan atau diksi. Tindakan
AMIKVETERANAMIKVETERAN Penelitian ini menghasilkan buku materi ajar teks berita untuk siswa kelas VII berjumlah 32 halaman yang meliputi materi dan latihan soal. Validasi menunjukkanPenelitian ini menghasilkan buku materi ajar teks berita untuk siswa kelas VII berjumlah 32 halaman yang meliputi materi dan latihan soal. Validasi menunjukkan
AMIKVETERANAMIKVETERAN Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatifTeknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif
AKSARAKITAAKSARAKITA Penelitian difokuskan pada siswa kelas XI sehingga populasi 125 siswa. Selanjutnya diambil sampel sebanyak 56 siswa. Angket digunakan untuk mengumpulkanPenelitian difokuskan pada siswa kelas XI sehingga populasi 125 siswa. Selanjutnya diambil sampel sebanyak 56 siswa. Angket digunakan untuk mengumpulkan
UMMUBAUMMUBA Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas pada siswa kelas VIIA SMPN 2 Tangerang. Peserta penelitian ini adalah 34 siswa. Mereka terdiri dariDesain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas pada siswa kelas VIIA SMPN 2 Tangerang. Peserta penelitian ini adalah 34 siswa. Mereka terdiri dari
Useful /
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Kesetaraan pragmatik menjadi kunci dalam mengatasi tantangan ini, dengan fokus pada koherensi makna dan interpretasi audiens.meskipun terdapat risiko kehilanganKesetaraan pragmatik menjadi kunci dalam mengatasi tantangan ini, dengan fokus pada koherensi makna dan interpretasi audiens.meskipun terdapat risiko kehilangan
JOMPUJOMPU 30% memahami modul ajar dan komponennya, 25% memahami modul tetapi tidak komponennya, dan 45% tidak memahami keduanya. Oleh karena itu, sekolah memiliki30% memahami modul ajar dan komponennya, 25% memahami modul tetapi tidak komponennya, dan 45% tidak memahami keduanya. Oleh karena itu, sekolah memiliki
JOMPUJOMPU Penelitian ini masih terbatas pada morfem infleksional dalam pidato Elon Musk, sehingga disarankan untuk melakukan penelitian tambahan pada Morfem TurunanPenelitian ini masih terbatas pada morfem infleksional dalam pidato Elon Musk, sehingga disarankan untuk melakukan penelitian tambahan pada Morfem Turunan
UMMUBAUMMUBA Penyebab dari masalah tersebut adalah transfer interlingua, transfer intralingua, kosakata. Jadi, peneliti berharap dosen yang mengajar matakuliah writingPenyebab dari masalah tersebut adalah transfer interlingua, transfer intralingua, kosakata. Jadi, peneliti berharap dosen yang mengajar matakuliah writing