ARTHAMARAMEDIAARTHAMARAMEDIA

Jurnal Metafora Pendidikan (JMP)Jurnal Metafora Pendidikan (JMP)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran dan pengaruh penggunaan modul digital interaktif berbasis Heyzine pada mata pelajaran IPAS, (2) gambaran kemampuan berpikir kreatif siswa, dan (3) pengaruh penggunaan modul digital berbasis Heyzine terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Inpres Bontonompo, Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Posttest Only One Group Design. Sampel terdiri dari seluruh siswa kelas IV SD Inpres Bontonompo (44 siswa), dengan kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi observasi penggunaan modul digital, tes kemampuan berpikir kreatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pembelajaran dengan modul digital meningkatkan keterlibatan siswa dan mencapai kategori baik, (2) kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen mencapai kategori sangat baik, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori baik, dan (3) modul digital berbasis Heyzine berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa sebagaimana dibuktikan oleh perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penggunaan modul.

Pembelajaran dengan modul digital interaktif berbasis Heyzine pada kelas eksperimen di SD Inpres Bontonompo berlangsung dengan baik.Siswa kelas eksperimen menunjukkan kemampuan berpikir kreatif yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, terbukti dari nilai posttest yang signifikan (p < 0,05).Dengan demikian, penggunaan modul digital berbasis Heyzine berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPAS.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas modul digital berbasis Heyzine dengan platform digital interaktif lainnya, seperti aplikasi pembelajaran berbasis game, untuk mengetahui mana yang lebih meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa (penelitian perbandingan). Selain itu, dilakukan studi longitudinal yang melibatkan siswa dari kelas IV hingga kelas VI di beberapa sekolah dasar, guna menilai keberlanjutan dampak modul Heyzine terhadap perkembangan kreativitas selama tiga tahun akademik (penelitian jangka panjang). Selanjutnya, penelitian dapat menambahkan komponen umpan balik adaptif berbasis kecerdasan buatan dalam modul Heyzine untuk mengevaluasi apakah personalisasi pembelajaran dapat lebih meningkatkan tidak hanya kreativitas tetapi juga keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif siswa (penelitian pengembangan).

  1. Strategi Meningkatkan Kompetensi 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, & Collaborative)... journal.uny.ac.id/index.php/jpip/article/view/35810Strategi Meningkatkan Kompetensi 4C Critical Thinking Creativity Communication Collaborative journal uny ac index php jpip article view 35810
  2. Implementasi Model Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah... edukatif.org/index.php/edukatif/article/view/3400Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah edukatif index php edukatif article view 3400
Read online
File size352.81 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test