DHARMAWANGSADHARMAWANGSA

SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu KependidikanSABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan

Peningkatan mutu pendidikan merupakan suatu keharusan untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perencanaan, implementasi, pengawasan dan evaluasi program peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Ketua MGMP, Komite Sekolah dan Pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan peningkatan mutu pendidikan dilaksanakan oleh Kepala Sekolah dengan menyusun program sekolah sesuai dengan visi dan misi sekolah. (2) Implementasi program peningkatan mutu dilakukan dengan melaksanakan program sekolah yang telah direncanakan seperti: pemberian tugas dalam kegiatan kurikuler dan kokurikuler, memberi dukungan dan motivasi bagi guru yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, pemantapan UAS dan UAN, mendatangkan narasumber, mengadakan rapat rutin, serta memberdayakan Komite (3) Pengawasan program peningkatan mutu pendidikan Sekolah dilaksanakan oleh Kepala Sekolah pada personil pada awal dan akhir semester untuk mengetahui tingkat ketercapaian kurikulum yang (4) Evaluasi program peningkatan mutu pendidikan dilakukan oleh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah setiap tahun, namun juga dilakukan secara bulanan dan semester. mencakup evaluasi internal dan evaluasi eksternal.

Perencanaan peningkatan mutu pendidikan dilakukan oleh Kepala Sekolah dengan menyusun visi dan misi sekolah dan melibatkan TPMS (Tim Pengambangan Mutu Sekolah).Implementasi program peningkatan mutu dilakukan Kepala Sekolah dan TPMS yaitu dengan melaksanakan berbagai program sekolah yang telah diprogramkan.Pengawasan program peningkatan mutu dilakukan oleh Kepala Sekolah secara berkala, serta mencakup semua lingkup yang ada di sekolah dan dilakukan secara menyeluruh pada awal dan akhir semester, untuk mengetahui tingkat ketercapaian kurikulum yang diterapkan.Sedangkan sistem evaluasi program peningkatan mutu dilakukan oleh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah setiap tahun, namun juga dilakukan secara bulanan dan semester.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor internal dan eksternal yang paling signifikan mempengaruhi efektivitas strategi peningkatan mutu pendidikan di sekolah swasta, dengan fokus pada peran serta komite sekolah dan alumni dalam mendukung program-program sekolah. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan strategi peningkatan mutu pendidikan antara sekolah swasta dengan sekolah negeri di wilayah yang sama, guna mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi oleh kedua jenis sekolah. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak penerapan strategi peningkatan mutu pendidikan terhadap hasil belajar siswa, dengan menggunakan indikator-indikator yang relevan seperti nilai ujian, partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, dan tingkat kelulusan.

Read online
File size817.55 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test