STIE PORTNUMBAYSTIE PORTNUMBAY

Cendisia : Cendekia Sosial dan PengabdianCendisia : Cendekia Sosial dan Pengabdian

Karakter mandiri generasi muda sejatinya menjadi poin penting dalam tujuan pendidikan nasional. Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Pendidikan No 20 Tahun 2003 pasal 3 menyebut “pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan mmbentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendekatan atau metode yang digunakan pada kegiatan sosialisasi ini adalah ceramah, tanya jawab dan pemberian motivasi. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan wawasan yang luas kepada siswa-siswi tentang membangun karakter mandiri generasi muda melalui pendidikan berbasis kewirausahaan. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini, memberikan pemahaman kepada para remaja terhadap pentingnya pendidikan berbasis kewirausahaan sebagai upaya untuk membekali karakter kemandirian dalam mengelola usaha yang didirikan. Selanjutnya mengharapkan guru dan orang tua agar mendukung kreaktivitas anak didiknya sebagai upaya pengembangan diri. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman dan keterampilan baru kepada para remaja bagi siswa siswi di SMA YPPK Sentani agar termotivasi untuk giat dalam pendidikan sekaligus mengembangkan diri dalam bidang kewirausahaan.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman dan keterampilan baru kepada para remaja bagi siswa siswi di SMA YPPK Sentani agar termotivasi untuk giat dalam pendidikan sekaligus mengembangkan diri dalam bidang kewirausahaan.Hal ini sebagai bekal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga serta kehidupannya generasi muda setempat dimasa yang akan dating.Diharapkan pihak sekolah mendukung pembiasaan pembentukan karakter mandiri generasi muda demi terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari program sosialisasi ini terhadap karakter mandiri dan kemampuan kewirausahaan siswa. Hal ini dapat dilakukan melalui survei atau studi kasus yang melibatkan alumni SMA YPPK Sentani. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pemahaman siswa tentang pendidikan berbasis kewirausahaan dan bagaimana mereka mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Metode wawancara mendalam atau observasi partisipatif dapat digunakan untuk memperoleh data yang kaya dan mendalam. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas model pendidikan kewirausahaan yang diterapkan di SMA YPPK Sentani dengan model serupa di sekolah lain. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program pendidikan kewirausahaan. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan model pendidikan kewirausahaan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Read online
File size294.65 KB
Pages3
DMCAReport

Related /

ads-block-test