AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR
Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)Latar belakang: Hipertensi merupakan suatu kondisi pada sistem peredaran darah yang menyebabkan peningkatan tekanan darah melebihi normal, yaitu lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi dapat menyebabkan nyeri pada penderitanya. Nyeri tersebut dapat diturunkan dengan pengobatan non farmakologis menggunakan pemberian jus tomat. Tujuan: penelitian ini untuk memberikan gambaran keefektifan jus tomat dalam menurunkan tingkat nyeri pada penderita hipertensi. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 2 orang lansia usia 50-60 tahun dengan tekanan darah >140/90 mmHg. Tiap sampel diberikan jus tomat sebanyak 150 gram dalam 100 ml air matang selama 7 hari. Tingkat nyeri diperiksa 1 kali sehari setelah pemberian jus tomat. Hasil: penelitian menunjukkan terjadi penurunan tingkat nyeri pada penderita hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian jus tomat dapat menurunkan tingkat nyeri pada penderita hipertensi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian jus tomat selama 7 hari, dengan frekuensi 2 kali sehari, efektif menurunkan tingkat nyeri pada kedua responden.Terjadi perbaikan pada skala nyeri, tekanan darah, dan tanda-tanda gejala nyeri seperti tampak meringis, sikap protektif, gelisah, frekuensi nadi, dan kesulitan tidur pada kedua responden.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan desain yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial (RCT), untuk menguji efektivitas jus tomat secara lebih komprehensif dan memastikan bahwa penurunan nyeri bukan hanya karena efek plasebo. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dosis optimal jus tomat yang diperlukan untuk mencapai efek penurunan nyeri yang maksimal, serta durasi pemberian yang paling efektif. Ketiga, studi eksploratif dapat dilakukan untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari efek analgesik jus tomat pada penderita hipertensi, misalnya dengan mengukur kadar senyawa-senyawa aktif dalam tomat yang berperan dalam menurunkan nyeri dan tekanan darah, serta pengaruhnya terhadap sistem saraf dan peradangan.
| File size | 337.03 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Hasil menunjukkan bahwa tingkat nyeri sebelum dan sesudah rendam air hangat berbeda setelah diberikan tindakan selama 5 hari, sehingga dapat disimpulkanHasil menunjukkan bahwa tingkat nyeri sebelum dan sesudah rendam air hangat berbeda setelah diberikan tindakan selama 5 hari, sehingga dapat disimpulkan
YSCSYSCS Sedangkan intervensi yang direncanakan pada diagnosa kedua adalah tentukan batasan pergerakan, instruksi latihan ROM aktif, dan monitor adanya lokasi nyeri.Sedangkan intervensi yang direncanakan pada diagnosa kedua adalah tentukan batasan pergerakan, instruksi latihan ROM aktif, dan monitor adanya lokasi nyeri.
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Terjadi peningkatan sebesar 0,18% penduduk Indonesia yang menderita penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) pada tahun 2013-2018. Masalah yang sering terjadiTerjadi peningkatan sebesar 0,18% penduduk Indonesia yang menderita penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) pada tahun 2013-2018. Masalah yang sering terjadi
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Gejala-gejala yang sering terkait dengan diabetes melitus meliputi rasa haus yang berlebihan, frekuensi buang air kecil yang meningkat, penurunan beratGejala-gejala yang sering terkait dengan diabetes melitus meliputi rasa haus yang berlebihan, frekuensi buang air kecil yang meningkat, penurunan berat
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Fokus relaksasi Benson adalah pada pengungkapan kalimat tertentu secara berulang-ulang dengan irama teratur serta sikap pasrah. Kata-kata dalam terapiFokus relaksasi Benson adalah pada pengungkapan kalimat tertentu secara berulang-ulang dengan irama teratur serta sikap pasrah. Kata-kata dalam terapi
EBSINAEBSINA Sampel diambil dengan purposive sampling, yaitu sembilan lansia di Wisma Melati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia responden adalah 77,11Sampel diambil dengan purposive sampling, yaitu sembilan lansia di Wisma Melati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia responden adalah 77,11
INSPIRAINSPIRA Hasil: Ada penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada Tn. P dari 154 mg/dl menjadi 141 mg/dl dan pada Ny. S dari 326 mg/dl menjadi 217 mg/dl. Kesimpulan:Hasil: Ada penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada Tn. P dari 154 mg/dl menjadi 141 mg/dl dan pada Ny. S dari 326 mg/dl menjadi 217 mg/dl. Kesimpulan:
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Tujuan: Meneliti efek akupresur dan effleurage dalam mengurangi nyeri selama fase aktif tahap pertama persalinan di Puskesmas Kawunganten, Cilacap, JawaTujuan: Meneliti efek akupresur dan effleurage dalam mengurangi nyeri selama fase aktif tahap pertama persalinan di Puskesmas Kawunganten, Cilacap, Jawa
Useful /
AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR Kesimpulan: konsumsi sari kurma selama 14 hari efektif meningkatkan kadar hemoglobin dan memperbaiki toleransi aktivitas pada remaja putri dengan anemiaKesimpulan: konsumsi sari kurma selama 14 hari efektif meningkatkan kadar hemoglobin dan memperbaiki toleransi aktivitas pada remaja putri dengan anemia
AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh masyarakat. Salah satu gejala yang dialami oleh penderita hipertensiLatar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh masyarakat. Salah satu gejala yang dialami oleh penderita hipertensi
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa model supervisi reflektif memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja perawat. Model supervisi reflektif dapatHasil penelitian menunjukkan bahwa model supervisi reflektif memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja perawat. Model supervisi reflektif dapat
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Kemampuan keluarga dapat ditingkatkan melalui pelatihan pemberdayaan untuk memberikan stimulasi bagi perkembangan anak-anak dengan autisme. PenelitianKemampuan keluarga dapat ditingkatkan melalui pelatihan pemberdayaan untuk memberikan stimulasi bagi perkembangan anak-anak dengan autisme. Penelitian