UNIKSUNIKS

JUHANPERAKJUHANPERAK

Evaluasi kinerja merupakan suatu penilaian atau penaksiran yang dilakukan untuk mengetahui suatu pekerjaan. Oleh karena itu evaluasi kinerja BUMDes dilakukan untuk menilai bagaimana BUMDes itu berjalan. Evaluasi program badan usaha milik desa (BUMdes) ini sangat perlu dilakukan guna untuk melihat sejauh mana program tersebut dilaksanakan oleh pemerintah desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja BUMDes Harapan Makmur, yang didirikan pada tahun 2018. Penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. BUMDes merupakan suatu badan atau lembaga perekonomian milik desa yang didirikan oleh pemerintah desa untuk memajukan perekonomian desa dan mensejahtrakan masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa di Bab X pasal 87 dan Permendes Nomor 4 tahun 2015 tentang BUMDes. Informan dari penelitian ini adalah, Kepala Desa, Sekretaris Desa, Dirut, BPD dan terakhir Masyarakat. Teknik analisis data menggunakan wawancara untuk mengetahui lebih dalam tentang evaluasi kerja di Bumdes Harapan Makmur, Desa Tebing Tinggi. Dalam penelitian ini, menggunakan Purposive Sampling yaitu mengambil sampel dengan kriteria dan persyaratan tertentu atau dengan secara sengaja.

Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa kinerja badan usaha milik desa (BUMdes) Desa Tebing Tinggi “Kurang baik dapat dilihat dari jawaban wawancara dengan informan.Kinerja BUMDes Harapan Makmur di Desa Tebing Tinggi masih belum optimal, terutama dalam hal kreativitas pengurus dan kehandalan pelaksanaan program.Evaluasi kinerja BUMDes ini penting untuk dilakukan agar dapat meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:. . Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan BUMDes dalam meningkatkan pendapatan desa. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai BUMDes di wilayah yang berbeda untuk mengidentifikasi pola dan hubungan yang signifikan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan BUMDes. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, BUMDes dapat lebih responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi lokal, sehingga meningkatkan efektivitas program dan keberlanjutan usaha. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan model pengelolaan BUMDes yang sukses di daerah lain dengan model yang diterapkan di Desa Tebing Tinggi. Analisis ini dapat memberikan wawasan berharga tentang praktik terbaik dan strategi adaptasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja BUMDes secara keseluruhan.

Read online
File size263.65 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test