BKUBKU
Jurnal Adiguna KeperawatanJurnal Adiguna KeperawatanProses dinamika intrakranial untuk mengoreksi input yang dapat mengurangi kapasitas intrakranial dapat terganggu, yang menyebabkan hilangnya kapasitas adaptif intrakranial. Salah satu intervensi keperawatan berbasis evidence based practiced untuk menangani masalah keperawatan tersebut adalah head up 30° position. Mengetahui hasil penerapan head up 30° position untuk mengatasi masalah keperawatan penurunan kapasitas adaptif intracranial. Studi ini menerapkan teknik deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yang berarti berfokus secara intens pada satu objek yang unik. Setelah dilalukan implementasi head up 30° position selama 4 hari didapatkan perubahan pada nilai saturasi oksigen dari 93% menjadi 98% dan nilai GCS dari 6 menjadi 9. Terdapat pengaruh dari head up 30° position terhadap Tn. R dengan stroke hemoragik yaitu peningkatan pada nilai saturasi oksigen dan nilai GCS. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi sumber informasi bagi perawat untuk mengatasi penurunan kapasitas adaptif intrakranial dengan head up 30° position.
Setelah dilakukan implementasi Head Up 30° Position berdasarkan 3 jurnal penelitian terdahulu selama 4 hari dan ada perubahan pada nilai saturasi oksigen dan nilai gcs, yaitu nilai saturasi oksigen sebelum diberikan implementasi Head Up 30° Position 93% menjadi 98%.Sedangkan nilai GCS sebelum implementasi Head Up 30° Position adalah 6 (E2V2M2) menjadi 9 (E3V2M4).Dapat disimpulkan jika Head Up 30° Position berpengaruh untuk mengatasi stroke hemoragik.
Mengingat studi ini merupakan studi kasus tunggal, penelitian lanjutan sangat penting untuk menguji efektivitas posisi head up 30° pada kelompok pasien stroke hemoragik yang lebih besar. Perlu dipertimbangkan apakah pengaruh positif yang ditemukan pada Tn. R, seperti peningkatan saturasi oksigen dan nilai GCS, juga akan terlihat pada lebih banyak individu dengan kondisi serupa, termasuk perbedaan demografi, tingkat keparahan stroke awal, dan riwayat kesehatan penyerta. Pertanyaan kunci untuk penelitian ini adalah, Bagaimana efektivitas posisi head up 30° secara statistik terhadap berbagai parameter neurologis dan fisiologis (seperti tekanan intrakranial, tekanan perfusi serebral, dan luaran fungsional jangka pendek) pada kohort pasien stroke hemoragik yang lebih heterogen, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mendapatkan perawatan standar tanpa intervensi posisi ini? Hal ini akan memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat mengenai kebermanfaatan intervensi ini secara umum dan potensinya untuk diterapkan lebih luas. Selain itu, karena penelitian ini hanya dilakukan selama empat hari, belum jelas bagaimana dampak posisi ini dalam jangka waktu yang lebih panjang terhadap pemulihan fungsi saraf atau pencegahan komplikasi. Oleh karena itu, studi bisa mengeksplorasi Bagaimana durasi dan konsistensi optimal penerapan posisi head up 30° memengaruhi luaran jangka panjang, seperti kualitas hidup, mobilitas, dan kemandirian pasien pasca stroke hemoragik, serta apakah ada titik waktu spesifik di mana intervensi ini paling efektif atau justru harus dihentikan? Penelitian ini penting untuk mengembangkan protokol perawatan yang berkelanjutan dan meminimalkan risiko potensi. Terakhir, penelitian lebih lanjut juga dapat menginvestigasi faktor-faktor spesifik yang mungkin memengaruhi respons pasien terhadap intervensi posisi ini. Misalnya, Apakah ada karakteristik pasien tertentu (seperti usia lanjut, jenis kelamin, adanya vasospasme, atau respons terhadap obat-obatan tertentu) yang membuat mereka lebih responsif atau justru berisiko terhadap penerapan posisi head up 30°? Dan bagaimana perbandingan efek antara posisi head up 30° dengan elevasi kepala sedikit berbeda (misalnya 25° atau 35°) terhadap tekanan intrakranial dan perfusi serebral, dengan mempertimbangkan potensi risiko penurunan tekanan perfusi yang disebutkan dalam literatur? Menyelidiki pertanyaan ini secara mendalam dapat membantu mengoptimalkan pedoman klinis yang lebih personal dan tepat sasaran.
- The Effect of Unsaponifiable Fraction from Palm Fatty Acid Distillate on Lipid Profile of Hypercholesterolaemia... pubs.sciepub.com/jfnr/2/12/26/index.htmlThe Effect of Unsaponifiable Fraction from Palm Fatty Acid Distillate on Lipid Profile of Hypercholesterolaemia pubs sciepub jfnr 2 12 26 index html
- Case fatality rate and its determinants among admitted stroke patients in public referral hospitals,... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0273947Case fatality rate and its determinants among admitted stroke patients in public referral hospitals journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0273947
| File size | 357.22 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Kondisi ini akan mengakibatkan kerusakan sel otak sehingga mengakibatkan seorang penderita mengalami kelemahan/penurunan kekuatan otot (hemiparase), hinggaKondisi ini akan mengakibatkan kerusakan sel otak sehingga mengakibatkan seorang penderita mengalami kelemahan/penurunan kekuatan otot (hemiparase), hingga
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Pada demografi pendidikan, mayoritas responden yang berada pada pada tingkat stress ringan dan sedang adalah pendidikan dasar dengan masing-masing secaraPada demografi pendidikan, mayoritas responden yang berada pada pada tingkat stress ringan dan sedang adalah pendidikan dasar dengan masing-masing secara
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Terapi madu kaliandra efektif dalam pengurangan jumlah eksudat pada luka diabetes melitus. Madu Kaliandra efektif mengurangi eksudat dan mempercepat penyembuhanTerapi madu kaliandra efektif dalam pengurangan jumlah eksudat pada luka diabetes melitus. Madu Kaliandra efektif mengurangi eksudat dan mempercepat penyembuhan
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Instrumen yang digunakan t‑test dengan spyghnanometer. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p‑value 0,000, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruhInstrumen yang digunakan t‑test dengan spyghnanometer. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p‑value 0,000, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh
STIKMKSSTIKMKS (2) Self efficacy pada pasien stroke sebagian besar berada pada kategori tinggi. (3) Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan self efficacy pada(2) Self efficacy pada pasien stroke sebagian besar berada pada kategori tinggi. (3) Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan self efficacy pada
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Desain studi kasus digunakan, dengan intervensi dilakukan selama lima hari berturut-turut. Terapi terdiri dari latihan adaptasi, gerakan dasar, variasi,Desain studi kasus digunakan, dengan intervensi dilakukan selama lima hari berturut-turut. Terapi terdiri dari latihan adaptasi, gerakan dasar, variasi,
STIKES BETHESDASTIKES BETHESDA Siriraj Stroke Score mempunyai nilai akurasi yang tinggi, yang dapat untuk membedakan jenis stroke yang terjadi pada pasien dengan hemoragik maupun iskemik.Siriraj Stroke Score mempunyai nilai akurasi yang tinggi, yang dapat untuk membedakan jenis stroke yang terjadi pada pasien dengan hemoragik maupun iskemik.
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Denpasar dengan responden kelas X, XI, dan XII dengan rentang umur 16-18 tahun. Sampel diambil terpisah dengan teknikPenelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Denpasar dengan responden kelas X, XI, dan XII dengan rentang umur 16-18 tahun. Sampel diambil terpisah dengan teknik
Useful /
STTPBSTTPB Pernikahan, dalam kerangka ini, bukan tujuan yang dicapai melainkan perjalanan yang dijalani—perjalanan liminal menuju kepenuhan koinonia dalam KerajaanPernikahan, dalam kerangka ini, bukan tujuan yang dicapai melainkan perjalanan yang dijalani—perjalanan liminal menuju kepenuhan koinonia dalam Kerajaan
BTPBTP Limbah maritim yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi ekonomi tinggi jika diproses menggunakan teknik yang tepat. ImplementasiLimbah maritim yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi ekonomi tinggi jika diproses menggunakan teknik yang tepat. Implementasi
BKUBKU Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami hipertensi sebanyakPenelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami hipertensi sebanyak
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan bahwa terapi ini dapat dipertimbangkan sebagai intervensi non-farmakologis. PerawatPerbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan bahwa terapi ini dapat dipertimbangkan sebagai intervensi non-farmakologis. Perawat