STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG

Jurnal Ilmiah PamenangJurnal Ilmiah Pamenang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian senam tera dan konsumsi puding kelor terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimen dengan one group pre-test-post-test design. Populasi penelitian berjumlah 116 dengan jumlah sampel 25 responden dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner dan lembar observasi. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon Signe Rank Test untuk menguji pre-test dan post-test. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon, dengan hasil pre-test sebagian besar (64%) responden dalam kategori hipertensi tingkat 1, hasil post-test menunjukkan hampir seluruhnya (84%) responden dalam kategori pra-hipertensi. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan (P Value = 0,00) yang artinya ada pengaruh pemberian senam tera dan konsumsi puding kelor terhadap tekanan darah. Senam tera terdapat latihan fisik yang dapat meningkatkan kondisi jantung sehingga bisa menurunkan tekanan darah dan konsumsi puding kelor terdapat kandungan kalium dan potasium yang dapat menurunkan tekanan darah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami hipertensi tingkat 1 sebelum diberikan intervensi senam tera dan konsumsi puding kelor, dan hampir seluruh responden mengalami penurunan tekanan darah dengan kategori pra-hipertensi setelah intervensi.Pemberian senam tera dan konsumsi puding kelor berpengaruh terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.Kombinasi intervensi ini dapat menjadi alternatif efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dan mudah dilaksanakan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas intervensi senam tera dan konsumsi puding kelor dengan metode penanganan hipertensi lainnya. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi responden terhadap intervensi ini, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan dan keberhasilan intervensi. Ketiga, penelitian jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan dari intervensi ini terhadap kualitas hidup dan pencegahan komplikasi hipertensi pada populasi pralansia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat senam tera dan konsumsi puding kelor sebagai strategi non-farmakologis dalam pengelolaan hipertensi, serta memberikan dasar bagi pengembangan program intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Read online
File size181.23 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test