STIKESEUBSTIKESEUB
Jurnal Cakrawala KeperawatanJurnal Cakrawala KeperawatanLatar belakang: Jajanan anak sekolah masih menjadi masalah penting. Kurangnya pengetahuan menjadi salah satu penyebab anak tetap mengonsumsi jajanan tidak sehat, yang mengandung zat aditif bersifat karsiogenik. Hasil pengawasan Badan POM menunjukkan bahwa jajanan anak sekolah yang tidak memenuhi syarat berkisar antara 40%-44%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media sound slide terhadap pengetahuan dan tindakan dalam memilih jajanan pada anak usia sekolah dasar di SDN Garangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan tindakan dalam memilih jajanan (p=0.000). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media sound slide terhadap pengetahuan dan tindakan dalam memilih jajanan untuk anak usia sekolah dasar di SDN Garangan pada tahun 2024.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan dengan media sound slide terhadap pengetahuan dan tindakan dalam memilih jajanan pada anak usia sekolah dasar di SDN Garangan.Oleh karena itu, penting bagi guru dan petugas kesehatan sekolah untuk berperan aktif dalam melaksanakan pendidikan kesehatan dengan berbagai media dan metode yang dapat meningkatkan perilaku jajan sehat pada anak usia sekolah.Pendidikan kesehatan yang efektif dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anak tentang pentingnya memilih jajanan yang sehat dan bergizi, sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:. . Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas media pendidikan kesehatan yang berbeda, seperti video animasi atau permainan interaktif, dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku jajan sehat pada anak usia sekolah dasar. Hal ini penting untuk mengetahui media mana yang paling menarik dan efektif dalam menyampaikan informasi tentang gizi dan keamanan pangan kepada anak-anak. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor sosial dan lingkungan yang mempengaruhi pilihan jajanan anak usia sekolah, seperti pengaruh teman sebaya, iklan, dan ketersediaan jajanan sehat di sekitar sekolah. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat dirancang untuk mengatasi hambatan dan menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku jajan sehat. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pendidikan kesehatan terhadap perilaku jajan sehat dan status gizi anak usia sekolah dasar. Hal ini akan memberikan bukti yang lebih kuat tentang efektivitas intervensi dan membantu dalam merancang program pencegahan masalah gizi yang berkelanjutan.
- The Influence Of Health Education On The Selection Of Healthy Snacks For School | Jurnal Keperawatan.... ejournal.umm.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/6372The Influence Of Health Education On The Selection Of Healthy Snacks For School Jurnal Keperawatan ejournal umm ac index php keperawatan article view 6372
- DOI Name 10.35872 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref email support... doi.org/10.35872DOI Name 10 35872 Values doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref email support doi 10 35872
| File size | 772.96 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Temuan ini menggarisbawahi efektivitas pendidikan sebaya sebagai pendekatan berbasis bukti untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam memastikan praktikTemuan ini menggarisbawahi efektivitas pendidikan sebaya sebagai pendekatan berbasis bukti untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam memastikan praktik
UIGMUIGM Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor sosial ekonomi, tingkat pendidikan orang tua, dan perilaku konsumsi keluarga berpengaruh signifikanBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor sosial ekonomi, tingkat pendidikan orang tua, dan perilaku konsumsi keluarga berpengaruh signifikan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak pada gangguan pertumbuhan dan peningkatan risiko penyakit degeneratif di masa depan. Upaya pencegahanStunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak pada gangguan pertumbuhan dan peningkatan risiko penyakit degeneratif di masa depan. Upaya pencegahan
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Hasil perhitungan status gizi berdasarkan IMT kepada 5 anak yang diteliti, dengan mengukur BB/TB atau BB/PB maka didapat sebanyak 100% anak memiliki IMTHasil perhitungan status gizi berdasarkan IMT kepada 5 anak yang diteliti, dengan mengukur BB/TB atau BB/PB maka didapat sebanyak 100% anak memiliki IMT
UNTADUNTAD Secara global pada tahun 2022, diperkirakan 149 juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting (terlalu pendek untuk usia), 45 juta mengalami wastingSecara global pada tahun 2022, diperkirakan 149 juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting (terlalu pendek untuk usia), 45 juta mengalami wasting
UNTADUNTAD Sampel penelitian ini adalah seluruh anak berusia 6-24 bulan di puskesmas pada Kecamatan Mantikulore, serta orang tuanya yang bertempat tinggal di lokasiSampel penelitian ini adalah seluruh anak berusia 6-24 bulan di puskesmas pada Kecamatan Mantikulore, serta orang tuanya yang bertempat tinggal di lokasi
4141 Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadapAntusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap
JQWHJQWH Stunting merupakan permasalahan kesehatan karena berhubungan dengan risiko terjadinya kesakitan dan kematian, perkembangan otak suboptimal, sehingga perkembanganStunting merupakan permasalahan kesehatan karena berhubungan dengan risiko terjadinya kesakitan dan kematian, perkembangan otak suboptimal, sehingga perkembangan
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan sampel sebanyak 44 responden yang menjalani prosedur kateterisasi dari bulan Mei hinggaDesain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan sampel sebanyak 44 responden yang menjalani prosedur kateterisasi dari bulan Mei hingga
IDID Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman tajwid santri di Madrasah Diniyah al‑Hidayah Gedoro Ngawi, dimanaKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman tajwid santri di Madrasah Diniyah al‑Hidayah Gedoro Ngawi, dimana
UIGMUIGM Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 0,2 mg/kg berat badan memberikan penurunan kadar glukosa darah paling signifikan dibandingkan kelompok kontrolHasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 0,2 mg/kg berat badan memberikan penurunan kadar glukosa darah paling signifikan dibandingkan kelompok kontrol
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Artikel ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi langsungArtikel ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi langsung