POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3

JKEPJKEP

Masalah gizi pada anak tetap menjadi perhatian kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, seperti yang ditunjukkan oleh prevalensi stunting dan obesitas yang tinggi akibat pemenuhan gizi seimbang yang suboptimal. Motivasi orang tua memainkan peran penting dalam memastikan kualitas asupan gizi anak, meskipun seringkali dipengaruhi oleh pengetahuan yang terbatas dan dukungan yang tidak memadai. Pendidikan sebaya dianggap sebagai strategi efektif untuk meningkatkan motivasi orang tua dengan mengoptimalkan interaksi di antara orang tua untuk berbagi informasi dan pengalaman terkait penerapan praktik gizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan sebaya terhadap peningkatan motivasi orang tua untuk memenuhi gizi seimbang bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental. Populasi terdiri dari orang tua siswa sekolah dasar di Kota Palembang, dengan total 20 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Intervensi dilakukan melalui sesi pendidikan sebaya yang difasilitasi oleh orang tua. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi orang tua setelah intervensi, dengan nilai p 0,035. Orang tua didorong untuk mengoptimalkan peran mereka dalam menyediakan asupan diet seimbang bagi anak-anak mereka dengan menjaga motivasi yang kuat sebagai upaya untuk membantu mencegah masalah status gizi pada anak.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan sebaya memainkan peran penting dalam meningkatkan motivasi orang tua untuk menyediakan makanan bergizi seimbang bagi anak-anak mereka.Intervensi tersebut menyebabkan peningkatan signifikan dalam motivasi orang tua, seperti yang tercermin dalam peningkatan jumlah orang tua yang menunjukkan tingkat komitmen yang tinggi terhadap gizi anak yang tepat.Temuan ini menggarisbawahi efektivitas pendidikan sebaya sebagai pendekatan berbasis bukti untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam memastikan praktik diet yang optimal bagi anak-anak.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas program pendidikan sebaya yang disesuaikan dengan karakteristik sosio-ekonomi dan budaya yang berbeda di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan bahwa program tersebut relevan dan dapat diterima oleh berbagai kelompok masyarakat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan program pendidikan sebaya, seperti kualitas fasilitator, tingkat partisipasi orang tua, dan dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat. Dengan memahami faktor-faktor ini, program dapat dirancang dan diimplementasikan secara lebih efektif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari program pendidikan sebaya terhadap status gizi anak dan perilaku makan keluarga. Hal ini penting untuk memastikan bahwa program tersebut memberikan manfaat yang berkelanjutan dan dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pencegahan masalah gizi pada anak di Indonesia.

Read online
File size256.54 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test