IDID

JAMSIJAMSI

Masalah gizi pada balita, khususnya stunting, masih menjadi tantangan di Desa Mandikapau Barat, Kabupaten Banjar, yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam menerapkan prinsip gizi seimbang berbasis pangan lokal. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi memasak, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 35 ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dari 77,42 menjadi 86,57 serta peningkatan sikap dari 40,68 menjadi 44,00. Selain itu, terjadi perubahan perilaku positif, di mana ibu mulai menerapkan prinsip gizi seimbang dan memanfaatkan bahan pangan lokal dalam menu harian keluarga. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan literasi gizi, pembentukan sikap positif, serta praktik pemberian makan yang lebih sehat. Dengan demikian, kegiatan ini efektif sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pencegahan stunting di tingkat komunitas.

Kegiatan penyuluhan dan demonstrasi memasak berbasis bahan pangan lokal di Desa Mandikapau Barat efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita.Peningkatan ini ditunjukkan oleh skor pengetahuan dan sikap yang meningkat, serta mayoritas peserta mampu menerapkan prinsip gizi seimbang dalam menu harian keluarga.Hal ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukasi partisipatif berbasis praktik efektif mendorong penerapan gizi seimbang di tingkat rumah tangga.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap status gizi balita di Desa Mandikapau Barat. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan media digital dan teknologi informasi dalam penyampaian edukasi gizi kepada ibu balita, terutama dalam menjangkau wilayah yang sulit diakses. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas intervensi berbasis pangan lokal dengan intervensi yang menggunakan sumber daya pangan yang lebih beragam, guna mengidentifikasi strategi yang paling optimal dalam mengatasi masalah stunting di berbagai konteks geografis dan sosial ekonomi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat dan pencegahan stunting secara berkelanjutan.

  1. Gambaran Gizi pada Balita di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2007-2018 | JOURNAL OF SAFETY AND HEALTH.... ojs.ukb.ac.id/index.php/josh/article/view/504Gambaran Gizi pada Balita di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2007 2018 JOURNAL OF SAFETY AND HEALTH ojs ukb ac index php josh article view 504
  2. Upaya Pencegahan Risiko Gizi Buruk pada Balita: Literature Review | Lestari | Jurnal Ilmiah Universitas... ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/1828Upaya Pencegahan Risiko Gizi Buruk pada Balita Literature Review Lestari Jurnal Ilmiah Universitas ji unbari ac index php ilmiah article view 1828
  3. Pelatihan Pembuatan Bubur dan Pudding dengan Daun Kelor sebagai Menu Sehat bagi Balita Stunting | Jurnal... ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/2378Pelatihan Pembuatan Bubur dan Pudding dengan Daun Kelor sebagai Menu Sehat bagi Balita Stunting Jurnal ejournal sisfokomtek index php jpkm article view 2378
Read online
File size487.88 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test