JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Latar belakang: Tingginya laju pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas populasi masih menjadi perhatian, termasuk dalam program keluarga berencana. Namun, angka pertumbuhan penduduk di Indonesia masih tinggi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif untuk menggambarkan situasi secara objektif. Populasi terdiri dari seluruh penerima alat kontrasepsi implant. Setelah dilakukan perhitungan, jumlah sampel adalah 14 responden. Hasil: Karakteristik usia responden sebagian besar >30 tahun, yaitu 4 responden (57%), hampir semua responden bekerja sebagai ibu rumah tangga, yaitu 12 responden (86%). Dari segi pendidikan, hampir semua berpendidikan SD-SMA, yaitu 12 responden (86%), sedangkan berdasarkan jumlah anak yang dilahirkan, sebagian besar memiliki 2 anak (86%). Lama penggunaan alat kontrasepsi sebagian besar mencapai 5 tahun, yaitu 9 responden (64%). Usia anak termuda separuhnya berusia 2 tahun dan >2 tahun, masing-masing 7 responden (50%). Simpulan: Hasil penelitian ini sejalan dengan teori bahwa hipermenore berkelanjutan dapat menyebabkan kecemasan ibu dan jika berlanjut dapat menyebabkan anemia. Pendidikan yang rendah sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan.

Kacang uwi memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, termasuk energi, protein, lemak, karbohidrat, serat, mineral (kalium, fosfor, sulfur, kalsium, magnesium, natrium, besi, mangan, seng, dan tembaga), serta vitamin (A, tiamin, riboflavin, piridoksin, niasin, asam folat, asam askorbat, tokoferol).Kacang uwi juga mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, polifenol, steroid, dan terpenoid.Hormon yang berperan dalam produksi air susu ibu adalah prolaktin dan oksitosin.Senyawa aktif dalam kacang uwi diduga dapat meningkatkan produksi ASI karena memiliki kemiripan dengan daun katuk yang telah terbukti meningkatkan produksi ASI.

Pertama, perlu dilakukan penelitian eksperimental untuk menguji efek ekstrak kacang uwi terhadap kadar hormon prolaktin dan oksitosin pada wanita menyusui, dengan membandingkan kelompok yang mengonsumsi ekstrak kacang uwi secara terstandar dengan kelompok kontrol yang tidak mengonsumsinya. Kedua, diperlukan studi klinis terkontrol untuk mengevaluasi seberapa besar peningkatan produksi ASI setelah konsumsi olahan kacang uwi dalam bentuk makanan sehari-hari, serta durasi dan dosis optimalnya agar efektif digunakan sebagai galaktagog alami. Ketiga, sebaiknya dilakukan analisis lebih mendalam terhadap senyawa aktif dalam kacang uwi, terutama flavonoid, polifenol, dan saponin, untuk mengidentifikasi mekanisme biologis spesifik yang memengaruhi kelenjar susu, sehingga dapat dikembangkan menjadi suplemen alami berbasis lokal yang aman dan teruji klinis bagi ibu menyusui.

  1. NUTRITION CONTENT IN WINGED BEANS THAT CAN INCREASE BREAST MILK PRODUCTION | Journal for Quality in Women's... doi.org/10.30994/jqwh.v6i1.174NUTRITION CONTENT IN WINGED BEANS THAT CAN INCREASE BREAST MILK PRODUCTION Journal for Quality in Womens doi 10 30994 jqwh v6i1 174
  2. Children Growth Analysis Reviewed From Nutrition Status Of Children Age 0-5 Years | Open Access Health... oahsj.org/index.php/oahsj/article/view/35Children Growth Analysis Reviewed From Nutrition Status Of Children Age 0 5 Years Open Access Health oahsj index php oahsj article view 35
Read online
File size380.87 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test