UIGMUIGM

Indonesian Global Journal Of Medical Research and DevelopmentIndonesian Global Journal Of Medical Research and Development

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko stunting pada balita usia 12—36 bulan di Desa Sekaran, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima responden utama yang merupakan orang tua balita, serta pengukuran antropometri menggunakan Microtoise dan Baby Scale untuk memperoleh data objektif tinggi dan berat badan anak. Data sekunder dikumpulkan dari catatan posyandu dan laporan desa terkait status gizi balita. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi, tingkat pendidikan ibu, dan pola konsumsi keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap status gizi balita. Keluarga dengan pendapatan tidak tetap cenderung mengalami kesulitan dalam menyediakan makanan bergizi secara konsisten, sedangkan tingkat pendidikan ibu yang rendah berkaitan dengan kurangnya pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang. Kebiasaan mengonsumsi makanan instan serta rendahnya partisipasi keluarga dalam kegiatan posyandu juga ditemukan sebagai faktor yang memperburuk risiko stunting. Beberapa keluarga mengandalkan makanan cepat saji karena alasan praktis, yang berdampak pada rendahnya asupan gizi harian anak. Sementara itu, keluarga dengan kebiasaan memasak makanan bergizi di rumah menunjukkan hasil pengukuran antropometri yang lebih baik. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa perlu mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat setempat, serta mengedepankan program edukasi gizi yang berkelanjutan, pendampingan pola asuh, dan peningkatan kesadaran orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang dalam mendukung pertumbuhan optimal balita.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor sosial ekonomi, tingkat pendidikan orang tua, dan perilaku konsumsi keluarga berpengaruh signifikan terhadap risiko stunting pada balita di Desa Sekaran.Keluarga dengan pendapatan rendah, pekerjaan tidak tetap, dan pengetahuan gizi yang terbatas cenderung kurang mampu menyediakan pangan bergizi secara konsisten.Data antropometri menunjukkan bahwa perbedaan tinggi dan berat badan anak berkorelasi erat dengan kondisi ekonomi, jenis pekerjaan orang tua, serta kebiasaan konsumsi pangan keluarga.Pola makan yang didominasi oleh makanan instan dan rendahnya variasi gizi turut memperburuk status gizi anak.Temuan ini menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting memerlukan pendekatan terpadu yang mencakup peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga, edukasi gizi yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat untuk menerapkan pola makan sehat dan seimbang.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi stunting pada anak batita. Pertama, penelitian kuantitatif dengan skala sampel yang lebih besar dapat dilakukan untuk menguji secara lebih akurat hubungan antara pendapatan keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan pola konsumsi dengan kejadian stunting. Hal ini akan memberikan data statistik yang lebih kuat untuk mendukung perumusan kebijakan intervensi yang tepat sasaran. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai budaya dan kepercayaan masyarakat setempat terkait praktik pemberian makan dan perawatan anak. Pemahaman ini penting untuk merancang program edukasi gizi yang sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang dianut masyarakat. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perkembangan status gizi anak batita secara berkala dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko stunting yang muncul seiring dengan pertumbuhan anak. Dengan demikian, intervensi pencegahan stunting dapat dilakukan secara dini dan berkelanjutan untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal.

Read online
File size179.78 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test