ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA

Jurnal Apresiasi EkonomiJurnal Apresiasi Ekonomi

Jumlah kontribusi usaha off-fishing terhadap total pendapatan rumah tangga nelayan skala kecil bervariasi, tergantung pada pendapatan nelayan dari menangkap ikan di laut (fishing). Semakin besar pendapatan nelayan dari fishing, maka kontribusi off-fishing menjadi semakin rendah. Kontribusi off-fishing untuk rumah tangga buruh nelayan lebih besar daripada pemilik, dari uji statistik ternyata kontribusi usaha off-fishing pada rumah tangga buruh nelayan sangat berbeda dari pemilik pada tingkat kepercayaan 99%. Ketika digunakan data rumah tangga fishing, rata-rata jam kerja pada efektivitas rumah tangga nelayan skala kecil untuk usaha ekonomi adalah 286,78 jam per bulan (59,74%) dan potensi waktu luang yang tersisa adalah 193,22 jam per bulan (40,26%). Jika potensi waktu yang tersisa digunakan untuk pengembangan off-fishing, ada harapan untuk meningkatkan produksi sebesar 40,26/59,74 (67,39%) dari produksi yang telah dilakukan dan ketika ditambahkan dengan waktu luang nelayan di luar melaut, prediksi tersebut bisa lebih besar lagi, bahkan bisa dua kali lebih besar dari pendapatan nelayan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan waktu luang rumah tangga nelayan skala kecil melalui pengembangan usaha off-fishing merupakan alternatif untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga.Peningkatan teknologi usaha off-fishing akan terwujud dengan pemberian pelatihan teknologi yang disertai dengan bantuan sarana yang diperlukan serta pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan.Upaya peningkatan ekonomi rumah tangga nelayan skala kecil diharapkan berhasil dengan pemanfaatan waktu luang rumah tangga di luar penangkapan ikan apabila adanya tekad yang sama antara pelaku usaha dan instansi pembina.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai model pengembangan usaha off-fishing yang sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat pesisir, dengan mempertimbangkan dukungan dari berbagai stakeholders terkait. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai jenis bantuan modal usaha terhadap peningkatan kapasitas dan mutu produk off-fishing, serta dampaknya terhadap kesejahteraan rumah tangga nelayan. Ketiga, penting untuk mengkaji lebih dalam mengenai peran kelembagaan, seperti kelompok wanita nelayan atau KUB, dalam memfasilitasi akses terhadap pelatihan, pendampingan, dan pasar bagi pelaku usaha off-fishing. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan ekonomi rumah tangga nelayan skala kecil di Kota Padang dan wilayah pesisir lainnya, dengan memanfaatkan potensi waktu luang dan sumber daya lokal secara optimal. Penelitian lanjutan ini perlu dilakukan dengan pendekatan yang partisipatif dan melibatkan langsung pelaku usaha off-fishing, sehingga hasil penelitian dapat benar-benar relevan dan bermanfaat bagi mereka.

Read online
File size341.42 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test