JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY

Jurnal Empathy Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat

Latar belakang: Praktik swamedikasi untuk diare masih sering dilakukan secara tidak rasional oleh masyarakat, termasuk siswa. Kurangnya pendidikan kesehatan di sekolah berkontribusi pada kurangnya pengetahuan siswa tentang swamedikasi diare. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang swamedikasi diare melalui pendekatan edukasi interaktif. Metode: Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode observasional deskriptif, menggabungkan pendekatan pretest dan posttest. Intervensi dilakukan melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, mendorong partisipasi aktif siswa. Hasil: Sebelum intervensi, hanya tiga siswa yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar mengenai swamedikasi untuk diare. Setelah edukasi interaktif, tingkat pemahaman meningkat secara signifikan menjadi 80%. Kesimpulan: Edukasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang swamedikasi untuk diare. Pendekatan ini memiliki potensi untuk implementasi berkelanjutan dalam program pendidikan kesehatan sekolah, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa.

Edukasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang swamedikasi untuk diare.Pendekatan ini memiliki potensi untuk implementasi berkelanjutan dalam program pendidikan kesehatan sekolah, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas edukasi interaktif dalam jangka panjang terhadap perilaku swamedikasi diare pada siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan studi longitudinal yang memantau perubahan pengetahuan dan perilaku siswa selama periode waktu tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi interaktif yang lebih komprehensif dan disesuaikan dengan karakteristik siswa dari berbagai tingkatan usia dan latar belakang pendidikan. Modul ini dapat mencakup materi tentang pencegahan diare, penggunaan obat yang tepat, dan pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas edukasi interaktif, seperti gaya belajar siswa, motivasi, dan dukungan dari orang tua dan guru. Dengan memahami faktor-faktor ini, program edukasi dapat dirancang secara lebih efektif untuk mencapai hasil yang optimal.

Read online
File size222.73 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test