PPSDPPPSDP

PPSDP International Journal of EducationPPSDP International Journal of Education

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat terhadap perilaku keagamaan dan sosial siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain perbandingan kausal, dilakukan survei pada 248 responden yang dipilih secara stratified proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa ketiga variabel lingkungan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keagamaan dan sosial siswa. Lingkungan keluarga menjelaskan 14,5% dan 13,7% variasi perilaku keagamaan dan sosial, sedangkan lingkungan sekolah menjelaskan 17,6% dan 19,2%, sementara lingkungan masyarakat menjelaskan 20,8% dan 20% masing‑masing. Secara simultan, ketiga lingkungan menjelaskan 24,7% dan 28,2% variasi perilaku keagamaan dan sosial siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk pengembangan karakter holistik siswa sesuai prinsip pendidikan Islam.

Penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat secara bersama‑sama memengaruhi perilaku keagamaan dan sosial siswa MAN.Lingkungan keluarga menyediakan dasar nilai dan contoh perilaku, sekolah menegakkan disiplin dan nilai keagamaan melalui kurikulum, dan masyarakat memperkuat aplikasi nilai melalui interaksi sosial.Ketiga lingkungan ini saling mendukung sehingga menghasilkan kontribusi bersama sebesar 24,7% dan 28,2% terhadap perilaku keagamaan dan sosial siswa.Oleh karena itu, strategi pendidikan harus memfokuskan pada sinergi antar tiga sistem untuk memajukan karakter holistik siswa.

Penelitian lanjutan bisa memfokuskan pada (1) bagaimana mekanisme komunikasi antar pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat dipertingkatkan melalui platform digital kolaboratif, (2) dampak partisipasi siswa dalam kegiatan kebudayaan komunitas terhadap perkembangan akhlak, dan (3) perbandingan efektivitas program penguatan karakter di sekolah formal versus madrasah yang melibatkan kegiatan kebudayaan lokal. Penelitian ini dapat menggali strategi pelibatan orang tua yang berbasis teknologi, mengevaluasi kualitas interaksi sosial melalui program keagamaan komunitas, serta menganalisa model kolaborasi lintas lembaga untuk membangun karakter siswa secara berkelanjutan.

Read online
File size231.37 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test