STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG

Jurnal Ilmiah PamenangJurnal Ilmiah Pamenang

Cerebrovascular Accident Bleeding (CVA Bleeding) menyumbang Disability-Adjusted Life Years sebesar 49,6% dari stroke secara keseluruhan. CVA Bleeding terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah kemudian menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial (PTIK) sehingga terjadi penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Tindakan yang perlu dilakukan adalah manajemen PTIK. Tujuan studi kasus ini untuk mendiskripsikan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien CVA Bleeding dengan masalah keperawatan penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Metode yang digunakan adalah deskriptif karena mampu menggambarkan kondisi perkembangan pasien secara rinci. Tindakan diberikan kepada dua pasien di Ruang HCU Mahakam RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur. Hasil pengkajian didapatkan dua pasien CVA Bleeding mengalami Triad Cushing, kesadaran menurun, pupil anisokor, agitasi ringan, dan terdapat reflek Babinski. Masalah keperawatan yang muncul yaitu penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Tindakan yang dilakukan berupa memonitor tanda dan gejala PTIK, meminimalisir stimulus lingkungan, memposisikan head up 30°, dan memberikan terapi farmakologis. Evaluasi hari terakhir menunjukkan perbaikan kondisi pada kedua pasien dimana Triad Cushing membaik dan kesadaran meningkat sehingga masalah keperawatan teratasi sebagian. Manajemen PTIK dengan pengaturan posisi head up 30° dapat meningkatkan aliran balik vena serebral sehingga oksigenasi serebral tercukupi dan mencegah herniasi yang pada akhirnya tanda-tanda PTIK berkurang. Tindakan manajemen PTIK dengan pengaturan posisi head up 30° mampu mengurangi PTIK sehingga penurunan kapasitas adaptif intrakranial dapat dikendalikan.

Tindakan manajemen tekanan intrakranial dengan pemberian posisi head up 30° dan terapi farmakologis terbukti menurunkan tekanan intrakranial dan memperbaiki status neurologis pasien secara sebagian.Kedua pasien menunjukkan peningkatan kesadaran dan perbaikan parameter sirkulasi serta pola napas.Perbedaan respon antar pasien diduga dipengaruhi oleh volume perdarahan dan kondisi klinis masing-masing.

Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengukur secara langsung nilai tekanan intrakranial selama pemberian posisi head up 30° untuk mengevaluasi efektivitas posisi tersebut sebagai bagian dari manajemen PTIK secara objektif. Kedua, diperlukan studi dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk mengeksplorasi pengaruh volume perdarahan terhadap respons terhadap intervensi keperawatan, sehingga dapat dikembangkan protokol penanganan berbasis risiko. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut kombinasi optimal antara terapi farmakologis dan tindakan nonfarmakologis seperti posisi tubuh dan modifikasi lingkungan dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk menilai dampaknya terhadap pemulihan neurologis jangka panjang pasien CVA bleeding.

  1. The Analysis of Stroke Risk Factors and Stroke Types | Faletehan Health Journal. analysis stroke risk... journal.lppm-stikesfa.ac.id/index.php/FHJ/article/view/410The Analysis of Stroke Risk Factors and Stroke Types Faletehan Health Journal analysis stroke risk journal lppm stikesfa ac index php FHJ article view 410
  2. Penanganan Pasien Perdarahan Intraserebral di Ruang Rawat Intensif | e-CliniC. penanganan pasien perdarahan... doi.org/10.35790/ecl.v9i1.31705Penanganan Pasien Perdarahan Intraserebral di Ruang Rawat Intensif e CliniC penanganan pasien perdarahan doi 10 35790 ecl v9i1 31705
  3. Lama Hari Rawat Pasien Stroke | Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan. rawat pasien stroke interest jurnal... doi.org/10.37341/interest.v9i2.196Lama Hari Rawat Pasien Stroke Interest Jurnal Ilmu Kesehatan rawat pasien stroke interest jurnal doi 10 37341 interest v9i2 196
Read online
File size407.63 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test