JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthLatar belakang: Remaja berada dalam masa transisi dari aseksual menjadi seksual, sehingga seringkali menghadapi masalah terkait perilaku seksual berisiko, seperti kehamilan remaja, HIV, AIDS, dan aborsi. Salah satu fungsi keluarga, terutama orang tua, adalah mengontrol perilaku remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku pacaran remaja yang hidup terpisah dari orang tua mereka. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah empat mahasiswa Sumba berusia 19-24 tahun yang tinggal di Kediri dan hidup terpisah dari orang tua mereka, dan triangulasinya adalah ibu kos dan supervisor akademik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Hasil: Hasil yang diperoleh adalah 3 dari informan pernah bergandengan tangan, berpelukan, dan berciuman tetapi tidak pernah melakukan hubungan seksual atau mengonsumsi alkohol. Sebaliknya, satu informan melakukan hubungan seksual di bawah pengaruh alkohol dan tanpa menggunakan kondom; keempat informan mengatakan orang tua mereka tidak pernah mengontrol perilaku seksual mereka. Mereka hanya mengingatkan mereka untuk berhati-hati.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa remaja yang hidup terpisah dari orang tua mereka memiliki beragam perilaku pacaran.Dua remaja ditemukan berpacaran dan bertemu di tempat ramai karena masih takut pada orang tua mereka.Kemudian, ditemukan satu mahasiswi yang menunjukkan fenomena pacaran dengan bergandengan tangan dan berpelukan.Selanjutnya, satu informan lainnya berperilaku dalam hubungan dengan melakukan hubungan seksual.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi perilaku pacaran remaja Sumba yang merantau, termasuk peran teman sebaya dan pengaruh media sosial. Selain itu, penting untuk meneliti efektivitas program pendidikan seksualitas yang disesuaikan dengan konteks budaya Sumba dalam meningkatkan kesadaran remaja tentang risiko perilaku seksual berisiko dan pentingnya penggunaan alat kontrasepsi. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi keluarga yang melibatkan orang tua dalam memberikan dukungan emosional dan bimbingan kepada remaja yang merantau, sehingga dapat memperkuat kontrol orang tua terhadap perilaku remaja tanpa menimbulkan konflik atau keterasingan.
- The Phenomenon Of Dating Behavior Of Teenagers Living Separate From Their Parents Among Sumba Students... jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/257The Phenomenon Of Dating Behavior Of Teenagers Living Separate From Their Parents Among Sumba Students jqwh index php JQWH article view 257
- Characteristics of Qualitative Descriptive Studies: A Systematic Review - Kim - 2017 - Research in Nursing... doi.org/10.1002/nur.21768Characteristics of Qualitative Descriptive Studies A Systematic Review Kim 2017 Research in Nursing doi 10 1002 nur 21768
- Relationship Between Peer Pressure and Self Esteem in Adolescents | Mutia | Jurnal Neo Konseling. relationship... doi.org/10.24036/00132kons2019Relationship Between Peer Pressure and Self Esteem in Adolescents Mutia Jurnal Neo Konseling relationship doi 10 24036 00132kons2019
| File size | 130.46 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Temuan ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan program manajemen stres ke dalam program rehabilitasi yang ada. Diperlukan penelitian lanjutan untukTemuan ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan program manajemen stres ke dalam program rehabilitasi yang ada. Diperlukan penelitian lanjutan untuk
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Usia menikah minimum saat ini adalah 19 tahun untuk kedua jenis kelamin sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Pengabdian kepada masyarakatUsia menikah minimum saat ini adalah 19 tahun untuk kedua jenis kelamin sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Pengabdian kepada masyarakat
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Kekurangan asupan nutrisi pada fase ini dapat berdampak pada terhambatnya pertumbuhan fisik serta menimbulkan gangguan perkembangan mental. Salah satuKekurangan asupan nutrisi pada fase ini dapat berdampak pada terhambatnya pertumbuhan fisik serta menimbulkan gangguan perkembangan mental. Salah satu
UnmulUnmul Pendahuluan: Masa remaja adalah periode yang terletak di antara masa kanak‑kanak dan dewasa pada rentang usia 10 hingga 19 tahun. Berdasarkan surveiPendahuluan: Masa remaja adalah periode yang terletak di antara masa kanak‑kanak dan dewasa pada rentang usia 10 hingga 19 tahun. Berdasarkan survei
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Kegiatan pengabdian masyarakat Sehat itu Keren menunjukkan bahwa siswi SMA Negeri 7 Huamual Belakang memperoleh peningkatan pengetahuan tentang keputihanKegiatan pengabdian masyarakat Sehat itu Keren menunjukkan bahwa siswi SMA Negeri 7 Huamual Belakang memperoleh peningkatan pengetahuan tentang keputihan
IMADIKLUSIMADIKLUS Tahap implementasi terdiri dari tahap interpretasi yaitu tahap pengenalan program kepada masyarakat, tahap penggorganisasian yaitu tahap pembentukan pengurusTahap implementasi terdiri dari tahap interpretasi yaitu tahap pengenalan program kepada masyarakat, tahap penggorganisasian yaitu tahap pembentukan pengurus
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Angka ini menggambarkan jumlah remaja yang terpapar informasi dan layanan yang terkait KRR, KB, HIV/AIDS dan pelayanan aborsi aman sangat minim. HasilAngka ini menggambarkan jumlah remaja yang terpapar informasi dan layanan yang terkait KRR, KB, HIV/AIDS dan pelayanan aborsi aman sangat minim. Hasil
UNIGRESUNIGRES Penelitian menunjukkan bahwa setengah orang tua menerapkan pola asuh otoriter (50%) dan kejadian penyalahgunaan narkoba remaja paling banyak pada kategoriPenelitian menunjukkan bahwa setengah orang tua menerapkan pola asuh otoriter (50%) dan kejadian penyalahgunaan narkoba remaja paling banyak pada kategori
Useful /
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Sedangkan didapatkan hasil terbalik yaitu tidak ada hubungan antara syarat teknis bangunan ruangan dengan angka kuman udara dalam ruang rawat inap di RSSedangkan didapatkan hasil terbalik yaitu tidak ada hubungan antara syarat teknis bangunan ruangan dengan angka kuman udara dalam ruang rawat inap di RS
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF The intervention was given in the form of a nursing education session facilitated by peers (peer educators) for four weeks. Data were collected throughThe intervention was given in the form of a nursing education session facilitated by peers (peer educators) for four weeks. Data were collected through
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Hasil penelitian menunjukan Terdapat Hubungan pengetahuan dan Sikap tentang kesehatan reproduksi dengan pencegahan penyakit IMS pada remaja di SMA KaderHasil penelitian menunjukan Terdapat Hubungan pengetahuan dan Sikap tentang kesehatan reproduksi dengan pencegahan penyakit IMS pada remaja di SMA Kader
JQWHJQWH Latar belakang: Distres psikologis adalah kondisi kesehatan mental negatif yang dapat memengaruhi individu secara langsung atau tidak langsung seiringLatar belakang: Distres psikologis adalah kondisi kesehatan mental negatif yang dapat memengaruhi individu secara langsung atau tidak langsung seiring