HUSADAGEMILANGHUSADAGEMILANG

Jurnal Kesehatan Husada GemilangJurnal Kesehatan Husada Gemilang

Kadar zat besi yang tinggi dapat ditemukan pada olahan daun kelor dengan manfaat yang baik sebagai pencegah anemia, namun tidak semua masyarakat mengetahui manfaat daun kelor tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Mencegah Anemia pada Ibu Hamil. Metode penelitian merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas II Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat pada bulan Februari – April Tahun 2025 dengan jumlah populasi 56 orang ibu hamil dan teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian didapatkan 89,3% berumur antara 20 – 35 tahun, 50% berpendidikan menengah dan 51,2% merupakan primigravida. Responden memiliki pengetahuan baik sebesar 83,9%. Responden yang memiliki pengetahuan baik 87,2% berumur 20 – 35 tahun, 38,3% berpendidikan tinggi dan 51,1% merupakan primigravida. Bidan diharapkan terus memberikan informasi terkait pemanfaatan daun kelor untuk mencegah anemia pada ibu hamil, sehingga dapat menurunkan angka anemia pada ibu hamil khususnya di provinsi Bali.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang pemanfaatan daun kelor sebagai pencegahan anemia sebagian besar baik.Ibu hamil yang berumur 20-35 tahun, memiliki pendidikan tinggi, dan merupakan primigravida cenderung memiliki pengetahuan yang lebih baik.Penelitian ini bersifat deskriptif, sehingga belum diketahui faktor-faktor yang secara spesifik mempengaruhi pengetahuan ibu hamil mengenai daun kelor.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang secara signifikan mempengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang manfaat daun kelor, seperti peran media sosial, dukungan keluarga, atau akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian intervensi perlu dilakukan untuk menguji efektivitas pemberian edukasi mengenai daun kelor terhadap peningkatan konsumsi dan pemahaman ibu hamil, serta dampaknya terhadap kadar hemoglobin. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas daun kelor dengan suplemen zat besi konvensional dalam mencegah dan mengatasi anemia pada ibu hamil, dengan mempertimbangkan aspek biaya, ketersediaan, dan preferensi ibu hamil. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk mendukung pemanfaatan daun kelor sebagai solusi alternatif dan komplementer dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia.

  1. EKSTRAK DAUN KELOR DAN EFEKNYA PADA KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI | JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang).... jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/JPP/article/view/1176EKSTRAK DAUN KELOR DAN EFEKNYA PADA KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang jurnal poltekkespalembang ac index php JPP article view 1176
  2. Anemia Ibu Hamil dan Efeknya pada Bayi | Muhammadiyah Journal of Midwifery. anemia hamil efeknya bayi... doi.org/10.24853/myjm.2.1.27-33Anemia Ibu Hamil dan Efeknya pada Bayi Muhammadiyah Journal of Midwifery anemia hamil efeknya bayi doi 10 24853 myjm 2 1 27 33
  3. Hubungan Lingkar Lengan Atas Dan Indeks Masa Tubuh Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester I... ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JIK/article/view/2209Hubungan Lingkar Lengan Atas Dan Indeks Masa Tubuh Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester I ejournal poltekkes denpasar ac index php JIK article view 2209
Read online
File size276.13 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test