ISKIISKI
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi IndonesiaJurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi IndonesiaOne of the main challenges facing spokespersons in the digital era is the intensity of media and public spotlight and scrutiny in which any statement will be analyzed and criticized openly. The other equally important challenges are keeping message consistency in various digital platforms and ensuring harmony with the core values of the organization. Answering journalists is nothing more than a technical affair but requires tranquility, a holistic mind, and deep knowledge about the context of the surrounding situation. In transparency pressure, spokespersons are not easy because they must be able to keep a balance between information transparency and policy in maintaining the integrity of sensitive data. Digital platform transformation has decentralized information flow, strengthened public scepticism, and increased the risk of social conflict as a result of controversial speech or video. Additionally, it has brought about a serious implication on speech etiquette. In this context, the application of strategic communication becomes a crucial strategy in the digital age, requiring approaches that are not merely reactive but also systematically designed, adaptive to the emerging dynamics, measurable to achieve it, and constantly based on strong communication ethics. Moreover, strategic communication plays a significant role in strengthening institutional legitimacy and building enduring public trust in the long run. These research findings underscore the need to develop a collaborative, cross-functional, and cross-sectoral strategic communication ecosystem in order to improve the effectiveness of message delivery and the credibility of the institution in responding to communication challenges that demand speed, real-time, transparency, and social sensitivity.
The digital age has transformed the role of spokespersons, presenting both challenges and opportunities.Spokespersons face increased scrutiny, the need for consistent messaging across platforms, and the risk of misinformation.However, digital platforms also offer opportunities for direct engagement with audiences and global reach.To succeed, spokespersons must prioritize transparency, adaptability, and ethical digital literacy, balancing authenticity with institutional responsibility and leveraging data-driven insights to build and maintain credibility.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji bagaimana pelatihan etika digital dapat meningkatkan kemampuan juru bicara dalam menghadapi disinformasi dan menjaga integritas komunikasi. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana organisasi dapat menciptakan pedoman yang jelas mengenai batasan antara kehidupan pribadi dan profesional juru bicara, sambil tetap memungkinkan mereka untuk membangun koneksi yang otentik dengan publik. Studi komparatif mengenai efektivitas strategi komunikasi proaktif versus reaktif dalam manajemen krisis di era digital juga akan memberikan wawasan berharga. Terakhir, penelitian tentang bagaimana analisis data dan pemantauan sentimen publik dapat digunakan untuk menyesuaikan pesan secara dinamis dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap juru bicara dan institusi yang mereka wakili perlu dieksplorasi lebih lanjut. Penelitian-penelitian ini akan membantu mengembangkan praktik komunikasi strategis yang lebih efektif dan bertanggung jawab di era digital, serta memperkuat peran juru bicara sebagai pembangun kepercayaan dan kredibilitas institusi.
- "Leader influence: Research review of power dynamics" by Mary Kovach. leader influence research... scholar.valpo.edu/jvbl/vol13/iss2/15Leader influence Research review of power dynamics by Mary Kovach leader influence research scholar valpo edu jvbl vol13 iss2 15
- Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.1353/lib.2015.0014Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 1353 lib 2015 0014
- From Controversy to Credibility: The Crucial Role of Spokespersons in the Digital Age | Jurnal Komunikasi... doi.org/10.25008/jkiski.v10i2.1315From Controversy to Credibility The Crucial Role of Spokespersons in the Digital Age Jurnal Komunikasi doi 10 25008 jkiski v10i2 1315
- ПРЕССЕКРЕТАР У ЦИФРОВУ ЕПОХУ: ТРАНСФОРМАЦІЯ, ВИКЛИКИ ТА... intcom.kubg.edu.ua/index.php/journal/article/view/348iioia oe iu ayuaI eoouooo a intcom kubg edu ua index php journal article view 348
| File size | 529.84 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Darraz membuktikan bahwa moralitas Islam berbeda dengan moralitas Barat yang berbasis empirisme dan nilai positivistik, melalui kritik konstruktif terhadapDarraz membuktikan bahwa moralitas Islam berbeda dengan moralitas Barat yang berbasis empirisme dan nilai positivistik, melalui kritik konstruktif terhadap
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Data kuantitatif dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas, regresi linier, serta uji t, menghasilkan efek positif signifikan dengan koefisienData kuantitatif dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas, regresi linier, serta uji t, menghasilkan efek positif signifikan dengan koefisien
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Namun, modernisasi yang berlebihan, terutama yang dipicu oleh sektor swasta, mulai mengikis keberadaan bangunan warisan dan nilai lokal, yang menjadi tantanganNamun, modernisasi yang berlebihan, terutama yang dipicu oleh sektor swasta, mulai mengikis keberadaan bangunan warisan dan nilai lokal, yang menjadi tantangan
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Faktor budaya, sumber daya terbatas, dan koordinasi yang lemah menjadi tantangan signifikan. Namun, prevalensi stunting menurun dari 25,7% pada 2021 menjadiFaktor budaya, sumber daya terbatas, dan koordinasi yang lemah menjadi tantangan signifikan. Namun, prevalensi stunting menurun dari 25,7% pada 2021 menjadi
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Sebagai kontribusi utama, artikel ini memperkenalkan Integrated Border Governance Model (IBGM) yang menolak konsep Dual Centers of Gravity dan menggantinyaSebagai kontribusi utama, artikel ini memperkenalkan Integrated Border Governance Model (IBGM) yang menolak konsep Dual Centers of Gravity dan menggantinya
UNEJUNEJ Artikel menunjukkan adanya inkonsistensi dan kurangnya spesifikasi dalam hukum Vietnam bila dibandingkan dengan Konvensi Organisasi Buruh InternasionalArtikel menunjukkan adanya inkonsistensi dan kurangnya spesifikasi dalam hukum Vietnam bila dibandingkan dengan Konvensi Organisasi Buruh Internasional
UMMUMM terakhir, studi lebih dalam bisa membandingkan bagaimana para sarjana Muslim dan non-Muslim memahami konsep hak asasi manusia dalam konteks Al-Quran, apakahterakhir, studi lebih dalam bisa membandingkan bagaimana para sarjana Muslim dan non-Muslim memahami konsep hak asasi manusia dalam konteks Al-Quran, apakah
UMMUMM Artikel ini membahas rasio decidendi putusan Mahkamah Konstitusi terkait kewenangan pembatalan Peraturan Daerah serta implikasi putusan tersebut terhadapArtikel ini membahas rasio decidendi putusan Mahkamah Konstitusi terkait kewenangan pembatalan Peraturan Daerah serta implikasi putusan tersebut terhadap
Useful /
LLDIKTI12LLDIKTI12 Lagu terbukti membantu siswa memahami makna kata, meningkatkan pelafalan, serta memperkuat ingatan melalui pengulangan dan melodi, sekaligus menciptakanLagu terbukti membantu siswa memahami makna kata, meningkatkan pelafalan, serta memperkuat ingatan melalui pengulangan dan melodi, sekaligus menciptakan
LLDIKTI12LLDIKTI12 Penelitian ini memperkaya wacana historiografi pendidikan Indonesia dengan mengintegrasikan nilai-nilai lokal Maluku Utara ke dalam kurikulum karakterPenelitian ini memperkaya wacana historiografi pendidikan Indonesia dengan mengintegrasikan nilai-nilai lokal Maluku Utara ke dalam kurikulum karakter
UMMUMM Penerapan keadilan restoratif di Indonesia dihadapkan pada berbagai hambatan seperti kurangnya pengetahuan, infrastruktur yang tidak memadai, serta penentanganPenerapan keadilan restoratif di Indonesia dihadapkan pada berbagai hambatan seperti kurangnya pengetahuan, infrastruktur yang tidak memadai, serta penentangan
UMMUMM Kajian ini lebih lanjut menekankan relevansi antara hak paten dan hak asasi manusia. Dampak ketersediaan dan aksesibilitas obat-obat esensial yang diperlukanKajian ini lebih lanjut menekankan relevansi antara hak paten dan hak asasi manusia. Dampak ketersediaan dan aksesibilitas obat-obat esensial yang diperlukan