KEMENDAGRIKEMENDAGRI
Jurnal Bina PrajaJurnal Bina PrajaManajemen perbatasan darat antara Republik Indonesia (RI) dan Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL) terkendala oleh fragmentasi struktural, yang menimbulkan dikotomi antara pendekatan keamanan dan kesejahteraan. Meskipun kebijakan telah beralih dari pendekatan perbatasan keras ke perbatasan lunak, pelaksanaannya masih didominasi oleh ego sektoral lembaga keamanan dan pembangunan, menghasilkan pembangunan infrastruktur megah yang sering menutupi masalah mendasar seperti kemiskinan dan kapasitas kelembagaan yang rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen kebijakan dan wawancara semi‑terstruktur di Kabupaten Belu, bertujuan mengkritisi kelemahan model tata kelola ganda yang ada serta mengusulkan solusi terintegrasi yang lebih efektif. Dengan kerangka teoretis Pemerintah, Akademisi, Pelaku Bisnis, Komunitas, dan Media, hasil menunjukkan partisipasi aktor non‑negara masih bersifat perifer dan belum terinstitusionalisasi. Sebagai kontribusi utama, artikel ini memperkenalkan Integrated Border Governance Model (IBGM) yang menolak konsep Dual Centers of Gravity dan menggantinya dengan Dewan Pemerintahan bersama yang berbasis konsensus, memberikan jalur untuk mencapai keamanan nasional melalui sinergi kedaulatan dan kesejahteraan, serta mentransformasi perbatasan menjadi jembatan kemakmuran dan keamanan bersama.
Manajemen perbatasan RI‑RDTL terhambat oleh dikotomi struktural antara keamanan dan kesejahteraan, sehingga pendekatan koordinasi sektoral terpisah tidak memadai.Kerangka Penta‑Helix menyediakan landasan teoretis yang komprehensif, dan Integrated Border Governance Model (IBGM) mengoperasionalkannya melalui satu dewan dengan partisipasi setara lima heliks.pemerintah, pelaku bisnis, komunitas, akademisi, dan media.Dengan demikian, IBGM berupaya beralih dari logika keseimbangan yang rapuh ke logika sinergi yang kuat, guna mencapai keamanan nasional melalui keamanan manusia.
Penelitian selanjutnya dapat membandingkan penerapan model Penta‑Helix di wilayah perbatasan Indonesia lainnya, seperti perbatasan dengan Malaysia di Kalimantan atau Papua New Guinea, untuk menilai adaptabilitas dan variasi konteks lokalnya; selanjutnya, dilakukan analisis kuantitatif dampak IBGM terhadap indikator kesejahteraan dan keamanan, misalnya perubahan tingkat kemiskinan, angka kejahatan lintas batas, dan indeks pembangunan manusia di kawasan RI‑RDTL dengan menggunakan desain before‑after dan wilayah kontrol; terakhir, kajian mendalam mengenai mekanisme pembangunan kepercayaan dan nilai bersama di antara beragam pemangku kepentingan dalam forum IBGM, misalnya melalui eksperimen lokakarya partisipatif yang menguji strategi komunikasi, dialog interaktif, dan prosedur pengambilan keputusan kolektif, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor kunci yang memperkuat kolaborasi lintas sektor.
- Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.1353/jod.2004.0026Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 1353 jod 2004 0026
- Synergy of Sovereignty and Society: The Penta-Helix Model for Integrated Governance on the RI-RDTL Border... doi.org/10.21787/jbp.17.2025.2686Synergy of Sovereignty and Society The Penta Helix Model for Integrated Governance on the RI RDTL Border doi 10 21787 jbp 17 2025 2686
- DOI Name 10.21787 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.21787DOI Name 10 21787 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 21787
- Validate User. validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content... academic.oup.com/jpart/article/18/4/543/1090370Validate User validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content academic oup jpart article 18 4 543 1090370
| File size | 128.35 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Indonesia memiliki prevalensi merokok yang tinggi, yang berdampak negatif pada kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan perempuan hamil. PaparanIndonesia memiliki prevalensi merokok yang tinggi, yang berdampak negatif pada kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan perempuan hamil. Paparan
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Berbagi keuntungan berbasis masyarakat yang dilaksanakan oleh Pokdarwis mencerminkan penerapan prinsip ekonomi berbagi lokal. Namun, upaya ini belum sepenuhnyaBerbagi keuntungan berbasis masyarakat yang dilaksanakan oleh Pokdarwis mencerminkan penerapan prinsip ekonomi berbagi lokal. Namun, upaya ini belum sepenuhnya
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Kesenjangan kritis meliputi tidak adanya model integratif yang menggabungkan ketiga variabel, kurangnya studi longitudinal (0%), dan penelitian kontekstualKesenjangan kritis meliputi tidak adanya model integratif yang menggabungkan ketiga variabel, kurangnya studi longitudinal (0%), dan penelitian kontekstual
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Temuan riset ini berkontribusi terhadap pemahaman akan pengaruh hukum atas perilaku pajak dan memberi rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kepatuhanTemuan riset ini berkontribusi terhadap pemahaman akan pengaruh hukum atas perilaku pajak dan memberi rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kepatuhan
UIGMUIGM perencanaan pembangunan, kolaborasi stakeholder, dan pengembangan inkubator bisnis/ICT. Model-model ini menekankan pentingnya tahapan perencanaan yangperencanaan pembangunan, kolaborasi stakeholder, dan pengembangan inkubator bisnis/ICT. Model-model ini menekankan pentingnya tahapan perencanaan yang
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Bali adalah sepuluh besar provinsi penghasil sampah terbesar di Indonesia, terutama sampah plastik yang tidak terurai dan membahayakan makhluk hidup terutamaBali adalah sepuluh besar provinsi penghasil sampah terbesar di Indonesia, terutama sampah plastik yang tidak terurai dan membahayakan makhluk hidup terutama
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Studi mengadopsi Transformative Leadership Theory (TLT) sebagai kerangka teoretis, Participatory Research (PR) sebagai desain penelitian, dan TransformativeStudi mengadopsi Transformative Leadership Theory (TLT) sebagai kerangka teoretis, Participatory Research (PR) sebagai desain penelitian, dan Transformative
UISUUISU Berdasarkan pengamatan longitudinal terhadap proses penulisan proposal tesis seorang mahasiswa pascasarjana, penelitian ini membahas sifat multifaset dariBerdasarkan pengamatan longitudinal terhadap proses penulisan proposal tesis seorang mahasiswa pascasarjana, penelitian ini membahas sifat multifaset dari
Useful /
UIGMUIGM Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam pengembangan kawasan cagar budayaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam pengembangan kawasan cagar budaya
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS The implementation of the SIAP policy by the Investment Office, One-Stop Integrated Services, and Manpower of Bulukumba Regency in improving the qualityThe implementation of the SIAP policy by the Investment Office, One-Stop Integrated Services, and Manpower of Bulukumba Regency in improving the quality
UNUSAUNUSA Konsentrasi timbal darah dianalisis menggunakan Graphite Furnace Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Skor neuropsikologis diukur dengan WHO NeurobehavioralKonsentrasi timbal darah dianalisis menggunakan Graphite Furnace Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Skor neuropsikologis diukur dengan WHO Neurobehavioral
UNUSAUNUSA salina pada konsentrasi 250 ppm, 500 ppm, dan 1000 ppm yang ditunjukkan oleh nilai LC50 0,7309 ppm. Temuan ini menegaskan keefektifan metode BSLT dalamsalina pada konsentrasi 250 ppm, 500 ppm, dan 1000 ppm yang ditunjukkan oleh nilai LC50 0,7309 ppm. Temuan ini menegaskan keefektifan metode BSLT dalam