LLDIKTI12LLDIKTI12
KAMBOTI: Jurnal Sosial dan HumanioraKAMBOTI: Jurnal Sosial dan HumanioraPenelitian ini menyoroti urgensi historiografi pahlawan lokal sebagai sarana memperkuat identitas kolektif dan menumbuhkan karakter generasi muda, khususnya Gen-Z di Maluku Utara. Haji Salahuddin Talabuddin, yang secara resmi diakui sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2022, diposisikan sebagai representasi perlawanan lokal yang relevan untuk diintegrasikan ke dalam pendidikan sejarah. Tujuan penelitian ini adalah merekonstruksi narasi kepahlawanan Salahuddin Talabuddin dan menjajaki potensi integrasinya ke dalam bahan ajar sejarah sebagai media pengembangan karakter Gen-Z. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif dengan meneliti sumber-sumber primer dan sekunder, termasuk arsip resmi, publikasi akademik, dan berita online yang kredibel. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa historiografi Salahuddin Talabuddin mencerminkan perpaduan religiositas dan politik dalam perlawanan antikolonial sambil menyampaikan nilai-nilai keberanian, integritas, dan solidaritas yang selaras dengan kebutuhan pendidikan karakter Gen-Z. Integrasi narasi kepahlawanannya ke dalam bahan ajar terbukti meningkatkan literasi kritis, empati historis, dan kebanggaan nasional. Didukung oleh media digital dan pendekatan kontekstual, historiografi lokal bertransformasi dari catatan sejarah menjadi instrumen pedagogis yang beradaptasi dengan tantangan kontemporer. Penelitian ini memperkaya wacana historiografi pendidikan Indonesia dengan mengintegrasikan nilai-nilai lokal Maluku Utara ke dalam kurikulum karakter untuk Generasi Z.
Kajian historiografi kepahlawanan Haji Salahuddin Talabuddin menegaskan pentingnya mengangkat tokoh lokal sebagai bagian integral dari narasi sejarah nasional.Kisahnya menjadi teladan tentang keberanian, integritas, dan pengorbanan yang meninggalkan jejak mendalam bagi identitas kolektif masyarakat Maluku Utara.Integrasi kisah ini ke dalam bahan ajar sejarah dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus instrumen pedagogis untuk menumbuhkan empati historis, literasi kritis, dan kebanggaan kebangsaan bagi generasi muda.Dengan penyusunan bahan ajar yang sistematis dan berbasis sumber sah, narasi lokal dapat dihidupkan secara menarik dan kontekstual.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai metode pembelajaran sejarah berbasis lokal dalam meningkatkan karakter Gen-Z, termasuk penggunaan media digital, simulasi sejarah, dan kunjungan lapangan ke situs-situs bersejarah. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model kurikulum sejarah yang lebih inklusif dan kontekstual, yang mengakomodasi narasi lokal dan perspektif beragam dari berbagai kelompok masyarakat. Ketiga, penting untuk melakukan studi komparatif mengenai historiografi kepahlawanan di berbagai daerah di Indonesia, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam proses pembentukan identitas nasional dan lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan sejarah yang lebih relevan, bermakna, dan berdaya guna dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan memiliki kesadaran sejarah yang tinggi. Dengan demikian, kisah kepahlawanan seperti Haji Salahuddin Talabuddin tidak hanya menjadi catatan masa lalu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan membangun bangsa yang lebih baik.
| File size | 318.63 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Tetapi pada saat dewasa, ia tumbuh menjadi sosok yang berani dan memiliki visi yang jelas yaitu menegakkan keadilan dan mengungkap kebenaran yang selamaTetapi pada saat dewasa, ia tumbuh menjadi sosok yang berani dan memiliki visi yang jelas yaitu menegakkan keadilan dan mengungkap kebenaran yang selama
STTPBSTTPB Artikel ini menawarkan model pedagogis berbasis habitus pneumatis yang mengintegrasikan dimensi teologis, psikologis, dan pedagogis dalam pembentukan kompetensiArtikel ini menawarkan model pedagogis berbasis habitus pneumatis yang mengintegrasikan dimensi teologis, psikologis, dan pedagogis dalam pembentukan kompetensi
ADAIKEPRIADAIKEPRI Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, PMR, Rohis, dan Pecinta Alam secara efektif berkontribusi dalamHasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, PMR, Rohis, dan Pecinta Alam secara efektif berkontribusi dalam
UnsilUnsil Implementasi pendekatan Intentionally Structuring dalam pembelajaran PJOK pada Kurikulum Merdeka terbukti efektif mengembangkan karakter moral pesertaImplementasi pendekatan Intentionally Structuring dalam pembelajaran PJOK pada Kurikulum Merdeka terbukti efektif mengembangkan karakter moral peserta
APTISIAPTISI Penelitian ini menekankan pentingnya kepemimpinan sekolah yang proaktif, keterlibatan guru, dan kolaborasi komunitas dalam pendidikan karakter yang sukses.Penelitian ini menekankan pentingnya kepemimpinan sekolah yang proaktif, keterlibatan guru, dan kolaborasi komunitas dalam pendidikan karakter yang sukses.
UNISAPUNISAP Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disiplin belajar sejak dini dan menganalisis peran guru kelas dalam menumbuhkan disiplin belajar sejak diniPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis disiplin belajar sejak dini dan menganalisis peran guru kelas dalam menumbuhkan disiplin belajar sejak dini
STIPASSTIPAS Instrumen Penelitian menggunakan angket paham kebangsaan dan nilai Batang Garing dengan koefisien reliabilitas dihitung menggunakan Alpha Cronbach pahamInstrumen Penelitian menggunakan angket paham kebangsaan dan nilai Batang Garing dengan koefisien reliabilitas dihitung menggunakan Alpha Cronbach paham
UNISKA BJMUNISKA BJM Selain itu, pengelolaan dan penataan lingkungan fisik sekolah juga berkontribusi pada pembentukan karakter positif siswa. Dengan demikian, transformasiSelain itu, pengelolaan dan penataan lingkungan fisik sekolah juga berkontribusi pada pembentukan karakter positif siswa. Dengan demikian, transformasi
Useful /
UnsilUnsil Penelitian ini menganalisis pengaruh pendidikan jasmani, kesehatan, dan kebugaran terhadap pembentukan generasi unggul dengan mengacu pada SDG 3: GoodPenelitian ini menganalisis pengaruh pendidikan jasmani, kesehatan, dan kebugaran terhadap pembentukan generasi unggul dengan mengacu pada SDG 3: Good
UnsilUnsil Implementasi pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU) yang diintegrasikan dengan problem‑based learning dan pembelajaran kooperatif terbuktiImplementasi pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU) yang diintegrasikan dengan problem‑based learning dan pembelajaran kooperatif terbukti
UnsilUnsil Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, penelitian ini melibatkan 22 guru PJOK dari Kabupaten Sumedang yang mengikutiMetode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, penelitian ini melibatkan 22 guru PJOK dari Kabupaten Sumedang yang mengikuti
UNISAPUNISAP Pendidikan Kewarganegaraan menjadi salah satu aspek penting dalam penanaman nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar karena dapatPendidikan Kewarganegaraan menjadi salah satu aspek penting dalam penanaman nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar karena dapat