ILININSTITUTEILININSTITUTE
CARADDECARADDERendahnya literasi penggunaan obat secara rasional pada remaja masih menjadi permasalahan penting yang berdampak pada ketidaktepatan dosis dan waktu minum obat, sehingga dapat menurunkan efektivitas risiko efek terapi serta meningkatkan samping. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi penggunaan obat secara rasional pada siswa/i OSIS SMP Negeri 129 Jakarta Utara.
Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi penggunaan obat secara rasional pada remaja.Secara ilmiah, hasil ini memperkuat relevansi pendekatan berbasis sekolah sebagai model intervensi edukatif dalam peningkatan literasi farmasi remaja dan dapat dijadikan dasar bagi penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas.
Kegiatan edukasi serupa sebaiknya direplikasi di sekolah-sekolah lain untuk memperluas jangkauan literasi penggunaan obat yang rasional di kalangan pelajar. Kolaborasi antara institusi pendidikan dan tenaga kesehatan dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam menyosialisasikan prinsip penggunaan obat yang aman dan tepat guna sejak usia dini. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan remaja dan mendorong perilaku penggunaan obat yang rasional dan bertanggung jawab.
- IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) KATEGORI PEMILIHAN OBAT DAN DOSIS PADA PASIEN PREEKLAMPSIA... doi.org/10.23917/ujp.v1i1.4IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS DRPs KATEGORI PEMILIHAN OBAT DAN DOSIS PADA PASIEN PREEKLAMPSIA doi 10 23917 ujp v1i1 4
- Hubungan Kepatuhan Terapi Obat Anti-Tuberkulosis Kombinasi Dosis Tetap (OAT-KDT) dengan Kesembuhan Pasien... doi.org/10.29313/jiks.v4i1.9334Hubungan Kepatuhan Terapi Obat Anti Tuberkulosis Kombinasi Dosis Tetap OAT KDT dengan Kesembuhan Pasien doi 10 29313 jiks v4i1 9334
| File size | 404.2 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Dari analisis multivariat didapatkan bahwa faktor dengan hubungan paling besar terhadap kesehatan mental adalah perilaku bullying dengan OR=5,776. SelanjutnyaDari analisis multivariat didapatkan bahwa faktor dengan hubungan paling besar terhadap kesehatan mental adalah perilaku bullying dengan OR=5,776. Selanjutnya
FKIP UWGMFKIP UWGM Kolaborasi keduanya menciptakan lingkungan belajar kondusif; teknologi digital seperti game edukasi dapat dimanfaatkan asal didampingi orang tua untukKolaborasi keduanya menciptakan lingkungan belajar kondusif; teknologi digital seperti game edukasi dapat dimanfaatkan asal didampingi orang tua untuk
FKIP UWGMFKIP UWGM Tujuan penelitian ini untuk mengetahui. Metode yang digunakan kuantitatif, jenis korelasional, dan desain cross sectional. Instrumen untuk mengukur kemampuanTujuan penelitian ini untuk mengetahui. Metode yang digunakan kuantitatif, jenis korelasional, dan desain cross sectional. Instrumen untuk mengukur kemampuan
YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM Namun, tantangan yang dihadapi dalam komunikasi kesehatan bahasa Arab meliputi perbedaan dialek, hambatan budaya, dan rendahnya literasi kesehatan di beberapaNamun, tantangan yang dihadapi dalam komunikasi kesehatan bahasa Arab meliputi perbedaan dialek, hambatan budaya, dan rendahnya literasi kesehatan di beberapa
UMLAUMLA Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan batuk efektif pada pasien tuberkulosis. Metode yang digunakan adalah analisis studi kasus. Dua respondenTujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan batuk efektif pada pasien tuberkulosis. Metode yang digunakan adalah analisis studi kasus. Dua responden
GOMITGOMIT Sebanyak 80% warga memperoleh informasi mengenai pencegahan dan penanganan hipertensi, dan pengetahuan mereka meningkat setelah mengikuti penyuluhan. DisarankanSebanyak 80% warga memperoleh informasi mengenai pencegahan dan penanganan hipertensi, dan pengetahuan mereka meningkat setelah mengikuti penyuluhan. Disarankan
UnmulUnmul Analisis menggunakan uji Wilcoxon. Nilai statistik pengetahuan sebelum dan setelah diberikan intervensi adalah -5,977, p-value 0,00 (< 0. 05), sedangkanAnalisis menggunakan uji Wilcoxon. Nilai statistik pengetahuan sebelum dan setelah diberikan intervensi adalah -5,977, p-value 0,00 (< 0. 05), sedangkan
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional yang dilakukan dengan metode deskriptif dan menggunakan data retrospektif. Hasil penelitianJenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional yang dilakukan dengan metode deskriptif dan menggunakan data retrospektif. Hasil penelitian
Useful /
ILININSTITUTEILININSTITUTE Peralatan pendukung seperti pengukur suhu, pH, dan kelembapan digunakan untuk memastikan kondisi fermentasi berada pada kisaran optimal. Monitoring rutinPeralatan pendukung seperti pengukur suhu, pH, dan kelembapan digunakan untuk memastikan kondisi fermentasi berada pada kisaran optimal. Monitoring rutin
GOMITGOMIT Metode yang digunakan meliputi konseling serta tanya‑jawab untuk mengukur pengetahuan remaja tentang anemia. Setelah pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkanMetode yang digunakan meliputi konseling serta tanya‑jawab untuk mengukur pengetahuan remaja tentang anemia. Setelah pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkan
GOMITGOMIT Dari total 43 peserta, 21 orang (49%) berhasil memperoleh kacamata baca, sedangkan 22 orang (51%) tidak dapat diberikan karena katarak matang yang menghambatDari total 43 peserta, 21 orang (49%) berhasil memperoleh kacamata baca, sedangkan 22 orang (51%) tidak dapat diberikan karena katarak matang yang menghambat
GOMITGOMIT This community through a planning, implementation and evaluation process. With direct implementation in the field in the form of knowledge improvementThis community through a planning, implementation and evaluation process. With direct implementation in the field in the form of knowledge improvement