ZAMRONEDUZAMRONEDU
JOELI: Journal of Educational and Learning InnovationJOELI: Journal of Educational and Learning InnovationIndonesian for Foreign Speakers (BIPA) memainkan peran strategis di era globalisasi; namun, keterbatasan terkait jarak dan waktu menuntut inovasi pedagogis yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan platform digital YouTube, TikTok, dan Duolingo sebagai media pendukung pembelajaran BIPA, menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan bahasa, serta memetakan tantangan dan solusi dalam implementasinya. Metode tinjauan pustaka digunakan dengan menganalisis 15 artikel ilmiah terpercaya yang diterbitkan antara tahun 2019 dan 2024 menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa integrasi platform digital merupakan strategi krusial dalam transformasi pembelajaran BIPA, karena efektif meningkatkan keterlibatan, fleksibilitas, dan motivasi pembelajar melalui materi instruksional yang interaktif dan adaptif. Meski menghadapi tantangan terkait infrastruktur teknis, literasi digital, dan interaksi langsung terbatas, efektivitas pembelajaran BIPA berbasis digital dapat dioptimalkan melalui kompetensi pedagogis yang kuat dan desain instruksional yang relevan secara budaya. Hasil ini menegaskan bahwa akuisisi bahasa bagi pembelajar asing tidak hanya bergantung pada transfer pengetahuan linier, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan stimulasi audiovisual digital dan teknologi dalam mengurangi hambatan psikologis. Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pelatihan literasi digital ke dalam program pengembangan guru BIPA di institusi pendidikan tinggi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi platform digital seperti YouTube, TikTok, dan Duolingo merupakan strategi krusial dalam transformasi pembelajaran BIPA di era global.Penggunaan fitur digital terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan, fleksibilitas, dan motivasi pembelajar melalui penyajian materi interaktif dan adaptif.Meski menghadapi tantangan terkait infrastruktur teknis, literasi digital, dan interaksi langsung terbatas, efektivitas platform digital dapat dioptimalkan melalui sinergi antara kompetensi mengajar yang memadai dan desain instruksional yang relevan secara budaya.Secara teoritis, penelitian ini memperkuat paradigma pedagogi digital dalam akuisisi bahasa kedua.Temuan menegaskan bahwa akuisisi bahasa bagi pembelajar asing tidak hanya bergantung pada transfer pengetahuan linier, tetapi juga dipengaruhi oleh stimulasi audiovisual dan pengurangan hambatan psikologis (kecemasan bahasa) yang dimungkinkan oleh teknologi digital.Penelitian ini juga menyediakan dasar konseptual untuk ekosistem pembelajaran BIPA multi-perspektif, di mana platform hiburan (YouTube dan TikTok) dapat dikonversi menjadi media pendidikan formal yang efektif.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kuantitatif atau eksperimen lapangan yang secara khusus mengukur efektivitas platform tertentu dalam meningkatkan keterampilan bahasa tertentu (misalnya, dampak TikTok pada keterampilan berbicara). Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan Virtual Reality (VR) dalam menciptakan simulasi percakapan yang lebih realistis untuk pembelajar BIPA. Terakhir, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang penggunaan aplikasi gamifikasi (seperti Duolingo) terhadap tingkat retensi kosa kata pembelajar asing setelah program pembelajaran berakhir. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang peran teknologi digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing.
- Mengoptimalkan Pembelajaran Maharah Al–Kalam Mahasiswa Dengan Aplikasi Duolingo: Solusi Efektif... ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/966Mengoptimalkan Pembelajaran Maharah AlAeKalam Mahasiswa Dengan Aplikasi Duolingo Solusi Efektif ejournal yayasanpendidikandzurriyatulquran index php ihsan article view 966
- Penggunaan Video Youtube Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Asing | Syntax Literate ; Jurnal... jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/60762Penggunaan Video Youtube Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Asing Syntax Literate Jurnal jurnal syntaxliterate index php syntax literate article view 60762
- Workshop Literasi Digital sebagai Sumber Referensi Ilmiah dan Mengajar bagi Guru Bahasa Indonesia Tingkat... jurnal.unitri.ac.id/index.php/japi/article/view/2907Workshop Literasi Digital sebagai Sumber Referensi Ilmiah dan Mengajar bagi Guru Bahasa Indonesia Tingkat jurnal unitri ac index php japi article view 2907
- Pemanfaatan Youtube Sebagai Bahan Ajar Berbicara Bagi Pembelajar BIPA | Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa... doi.org/10.33603/dj.v8i1.4420Pemanfaatan Youtube Sebagai Bahan Ajar Berbicara Bagi Pembelajar BIPA Deiksis Jurnal Pendidikan Bahasa doi 10 33603 dj v8i1 4420
| File size | 272 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Peserta penelitian adalah 25 siswa kelas 8 dari sebuah sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Cirebon, Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi,Peserta penelitian adalah 25 siswa kelas 8 dari sebuah sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Cirebon, Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi,
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tren utama penelitian PBL, penulis dan dokumen paling berpengaruh, jaringan kolaborasi global, serta kontribusiPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi tren utama penelitian PBL, penulis dan dokumen paling berpengaruh, jaringan kolaborasi global, serta kontribusi
STIKKENDALSTIKKENDAL Penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan mutu belajar mengajar di SMK Darussalam Subah, yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan kurikulumPenelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan mutu belajar mengajar di SMK Darussalam Subah, yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan kurikulum
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Analisis menggunakan metode 5W 1H membantu memetakan kebutuhan serta merumuskan strategi desain yang tepat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa permainanAnalisis menggunakan metode 5W 1H membantu memetakan kebutuhan serta merumuskan strategi desain yang tepat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa permainan
UMJ PremiumUMJ Premium Prolindo Cipta Nusantara (PCNS) site in coal mining operations. However, due to several factors, this unit has experienced an engine low power issue, impactingProlindo Cipta Nusantara (PCNS) site in coal mining operations. However, due to several factors, this unit has experienced an engine low power issue, impacting
UMJ PremiumUMJ Premium Through user feedback and usability testing, the research findings reveal that these gamification strategies significantly enhance user satisfaction andThrough user feedback and usability testing, the research findings reveal that these gamification strategies significantly enhance user satisfaction and
UMJ PremiumUMJ Premium Metode yang digunakan meliputi Servqual, diikuti dengan penentuan variabel perbaikan menggunakan IPA (Importance-Performance Analysis), dan pencarian solusiMetode yang digunakan meliputi Servqual, diikuti dengan penentuan variabel perbaikan menggunakan IPA (Importance-Performance Analysis), dan pencarian solusi
UMJ PremiumUMJ Premium Waste oil can be converted to fuel through complex processes due to its high impurity level and significant oxygen content. This research explores theWaste oil can be converted to fuel through complex processes due to its high impurity level and significant oxygen content. This research explores the
Useful /
STIKKENDALSTIKKENDAL Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti kurangnya motivasi internal, dukungan keluarga, serta penggunaan teknologi yang tidak tepat, sehinggaNamun, implementasinya menghadapi tantangan seperti kurangnya motivasi internal, dukungan keluarga, serta penggunaan teknologi yang tidak tepat, sehingga
STIKKENDALSTIKKENDAL Perkembangan era digital telah mengubah cara masyarakat memahami, mengakses, dan menyebarkan informasi keagamaan. Kondisi ini menghadirkan peluang bagiPerkembangan era digital telah mengubah cara masyarakat memahami, mengakses, dan menyebarkan informasi keagamaan. Kondisi ini menghadirkan peluang bagi
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat 12 faktor kekuatan, 12 faktor kelemahan, 12 faktor peluang, dan 12 faktor ancaman yangBerdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat 12 faktor kekuatan, 12 faktor kelemahan, 12 faktor peluang, dan 12 faktor ancaman yang
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Populasi yang digunakan adalah 80 perusahaan. Sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria yang telahPopulasi yang digunakan adalah 80 perusahaan. Sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria yang telah