USIUSI
Bilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisBilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan cerita rakyat melalui media audio dalam meningkatkan keterampilan mendengarkan siswa kelas delapan MTs Mesra Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain metode eksperimen murni. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas delapan yang terdiri dari 307 siswa dari 10 kelas, dan sampelnya terdiri dari kelas VIII-I dan kelas VIII-II, yang dipilih menggunakan lotre melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data adalah pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 27.0. Hasil pengujian hipotesis kelas kontrol post-test dan kelas eksperimen post-test menunjukkan bahwa nilai t-hitung = 3,231 > t-tabel = 1,695. Dengan demikian, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini berarti bahwa penggunaan cerita rakyat melalui media audio secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan mendengarkan siswa. Peningkatan ini terjadi karena peneliti memberikan pembelajaran yang melibatkan penggunaan media audio yang menampilkan cerita rakyat Batu Gantung, disertai kegiatan pra-mendengarkan. Kegiatan ini meliputi pengenalan cerita, penjelasan kata-kata sulit, pertanyaan prediksi, dan panduan bagi siswa untuk fokus pada elemen cerita saat mendengarkan. Setelah mendengarkan, siswa menyelesaikan lembar kerja, berpartisipasi dalam diskusi kelompok kecil, dan menulis ringkasan cerita dengan kata-kata mereka sendiri. Perlakuan ini mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memahami isi cerita, yang berdampak positif pada keterampilan mendengarkan mereka.
Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa penggunaan cerita rakyat melalui media audio secara signifikan meningkatkan keterampilan mendengarkan siswa kelas delapan MTs Mesra Pematangsiantar.Peningkatan ini didukung oleh perbandingan skor post-test kelas eksperimen (rata-rata 75,38) yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (rata-rata 71,38), serta hasil uji hipotesis.Hasil uji statistik menunjukkan bahwa t-hitung (3,231) lebih besar dari t-tabel (1,695), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, mengkonfirmasi efektivitas metode ini.
Melihat hasil positif dari penelitian ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, mengingat adanya tantangan seperti konsentrasi siswa yang rendah tanpa bantuan visual, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbandingan efektivitas penggunaan cerita rakyat melalui media audio-visual versus media audio murni. Pertanyaan penelitian dapat difokuskan pada bagaimana elemen visual mempengaruhi tingkat konsentrasi, pemahaman, dan retensi informasi siswa, terutama bagi mereka dengan tingkat kemahiran bahasa Inggris yang berbeda. Kedua, akan sangat bermanfaat untuk mengeksplorasi dampak penggunaan berbagai jenis cerita rakyat lokal dari berbagai daerah di Indonesia, bukan hanya satu cerita, yang disampaikan melalui media audio kepada siswa dari jenjang pendidikan yang berbeda, seperti sekolah dasar atau menengah atas. Studi ini dapat mengkaji bagaimana relevansi budaya dan kompleksitas narasi mempengaruhi keterlibatan siswa dan hasil belajar mendengarkan mereka. Ketiga, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengalaman belajar siswa, penelitian lanjutan dapat menggunakan pendekatan kualitatif atau campuran. Fokusnya bisa pada menggali persepsi, motivasi, dan tantangan yang dihadapi siswa secara langsung melalui wawancara mendalam atau diskusi kelompok terarah, terutama untuk memahami bagaimana metode ini mengatasi perbedaan tingkat kemahiran bahasa dan kurangnya motivasi yang disebutkan sebelumnya. Selain itu, investigasi terhadap dampak jangka panjang penggunaan cerita rakyat audio pada keterampilan mendengarkan dan pemahaman budaya siswa setelah periode intervensi juga akan memberikan wawasan penting. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini tidak hanya akan memperkuat temuan yang ada tetapi juga membuka jalan bagi strategi pengajaran bahasa yang lebih inovatif dan relevan secara budaya.
| File size | 298.9 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIMSIARIMSI Observasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan dari kurang aktifnya siswa dalam kelompok pada siklus I menjadi siswa aktif dan antusias dalam pembelajaranObservasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan dari kurang aktifnya siswa dalam kelompok pada siklus I menjadi siswa aktif dan antusias dalam pembelajaran
UTMUTM Dengan memahami berbagai perspektif ini, para guru dapat membuat keputusan yang tepat tentang strategi instruksional dan menciptakan lingkungan belajarDengan memahami berbagai perspektif ini, para guru dapat membuat keputusan yang tepat tentang strategi instruksional dan menciptakan lingkungan belajar
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Dalam konteks etnopedagogi, humor menjadi bentuk kearifan lokal yang memperkaya praktik pembelajaran Islam dan memperkuat kedekatan budaya siswa. NamunDalam konteks etnopedagogi, humor menjadi bentuk kearifan lokal yang memperkaya praktik pembelajaran Islam dan memperkuat kedekatan budaya siswa. Namun
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Penelitian ini mengeksplorasi persepsi guru sekolah dasar tentang kemungkinan mengintegrasikan konten lokal dalam pengajaran bahasa Inggris di Indonesia.Penelitian ini mengeksplorasi persepsi guru sekolah dasar tentang kemungkinan mengintegrasikan konten lokal dalam pengajaran bahasa Inggris di Indonesia.
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini bertujuan menentukan efektivitas media monopoli budaya Indonesia (MOBUSAN) terhadap kemampuan memahami konsep budaya siswa kelas IV SD 5Penelitian ini bertujuan menentukan efektivitas media monopoli budaya Indonesia (MOBUSAN) terhadap kemampuan memahami konsep budaya siswa kelas IV SD 5
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa
USUUSU Selain itu, metodologi ideal harus menggabungkan observasi etnografi dan respons yang dihasilkan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentangSelain itu, metodologi ideal harus menggabungkan observasi etnografi dan respons yang dihasilkan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang
UBTUBT Implementasinya di sekolah dan siswa Konseling karier model KIPAS hakikatnya merupakan suatu kerangka kerja yang dirancang dan disusun agar dapat beradaptasiImplementasinya di sekolah dan siswa Konseling karier model KIPAS hakikatnya merupakan suatu kerangka kerja yang dirancang dan disusun agar dapat beradaptasi
Useful /
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Data dikumpulkan melalui kajian pustaka dan penelitian lapangan. Data lapangan dikumpulkan dengan cara melakukan observasi partisipan dan wawancara secaraData dikumpulkan melalui kajian pustaka dan penelitian lapangan. Data lapangan dikumpulkan dengan cara melakukan observasi partisipan dan wawancara secara
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien diabetes melitus tipe 2 di ruang poliklinik RS Sentra Medika Cisalak mengalamiBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien diabetes melitus tipe 2 di ruang poliklinik RS Sentra Medika Cisalak mengalami
MKRIMKRI Oleh sebab itu, tulisan ini hendak menjawab pertanyaan penelitian tentang; 1) bentuk-bentuk tindakan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi, 2) implikasinya,Oleh sebab itu, tulisan ini hendak menjawab pertanyaan penelitian tentang; 1) bentuk-bentuk tindakan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi, 2) implikasinya,
UNPARUNPAR Bahasa yang digunakan perempuan berbeda dengan laki-laki, namun sama-sama bertujuan untuk menyampaikan penolakan terhadap dampak negatif perusahaan tambang.Bahasa yang digunakan perempuan berbeda dengan laki-laki, namun sama-sama bertujuan untuk menyampaikan penolakan terhadap dampak negatif perusahaan tambang.