PUTRAGALUHPUTRAGALUH
Journal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and AssesmentJournal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and AssesmentPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II SDN 3 Cintanagara melalui penerapan metode Guided writing. Penelitian ini menggunakan model PTK Kurt Lewin (1990) yang dilakukan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas II SDN 3 Cintanagara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Guided writing dapat meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung siswa kelas II SDN 3 Cintanagara. Peningkatan tersebut terlihat dari peningkatan nilai rata-rata kelas, persentase ketuntasan belajar, dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas adalah 68,00 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 60%. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 80,00 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 84%. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan, di mana siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam menulis tegak bersambung.
Berdasarkan hasil penelitian, metode Guided Writing terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung siswa kelas II SDN 3 Cintanagara.Peningkatan ini ditunjukkan melalui kenaikan nilai rata-rata kelas, persentase ketuntasan belajar, dan peningkatan aktivitas siswa selama proses pembelajaran.Penerapan metode ini memberikan bimbingan yang terstruktur dan dukungan yang memadai bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan menulis mereka.Dengan demikian, metode Guided Writing dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran menulis tegak bersambung di sekolah dasar.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode Guided Writing dengan metode pembelajaran menulis lainnya, seperti metode demonstrasi atau metode bermain peran, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi ajar Guided Writing yang lebih menarik dan relevan dengan minat serta kebutuhan siswa, misalnya dengan mengintegrasikan cerita-cerita populer atau tema-tema yang sedang hangat dibicarakan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan guru-guru lain sebagai kolaborator untuk menguji penerapan metode Guided Writing dalam skala yang lebih luas dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis di sekolah dasar dan membantu siswa mengembangkan keterampilan menulis yang esensial untuk keberhasilan akademik dan kehidupan mereka di masa depan.
- One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.56910/gemilang.v3i1.314One moment please one moment please wait request verified doi 10 56910 gemilang v3i1 314
- Metode Permainan Bahasa dalam Keterampilan Menulis Tegak Bersambung | Jurnal Basicedu. metode permainan... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/3008Metode Permainan Bahasa dalam Keterampilan Menulis Tegak Bersambung Jurnal Basicedu metode permainan jbasic index php basicedu article view 3008
| File size | 182.66 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini bertujuan menentukan efektivitas media monopoli budaya Indonesia (MOBUSAN) terhadap kemampuan memahami konsep budaya siswa kelas IV SD 5Penelitian ini bertujuan menentukan efektivitas media monopoli budaya Indonesia (MOBUSAN) terhadap kemampuan memahami konsep budaya siswa kelas IV SD 5
OJSOJS Peningkatan tersebut dapat dilihat dari nilai hasill pre-test dan post-test kelas eksperimen dan kontrol. Dimana nilai pre-test kelas eksperimen yaituPeningkatan tersebut dapat dilihat dari nilai hasill pre-test dan post-test kelas eksperimen dan kontrol. Dimana nilai pre-test kelas eksperimen yaitu
OJSOJS Akibatnya, pemahaman materi oleh siswa dapat terpengaruh karena kurangnya fasilitas dan dukungan yang memadai untuk mendukung pembelajaran yang efektifAkibatnya, pemahaman materi oleh siswa dapat terpengaruh karena kurangnya fasilitas dan dukungan yang memadai untuk mendukung pembelajaran yang efektif
OJSOJS Ada batasan dalam metode pengajaran yang fokus pada hafalan rumus dan prosedur, sehingga siswa memiliki pemahaman aljabar dan operasi matematika dasarAda batasan dalam metode pengajaran yang fokus pada hafalan rumus dan prosedur, sehingga siswa memiliki pemahaman aljabar dan operasi matematika dasar
OJSOJS Berdasarkan hasil tersebut dapat direkomendasikan: (1) penambahan koleksi buku bacaan sebagai sarana prasarana penunjang literasi di kelas, (2) pembimbinganBerdasarkan hasil tersebut dapat direkomendasikan: (1) penambahan koleksi buku bacaan sebagai sarana prasarana penunjang literasi di kelas, (2) pembimbingan
UNISLAUNISLA Sampel penelitian ini terdiri dari 24 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswaSampel penelitian ini terdiri dari 24 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Untuk nilai rata-rata, satu siklus memiliki nilai rata-rata 65,4 dengan ketuntasan klasik 90,5%. Pada siklus kedua, nilai rata-rata kembali naik menjadiUntuk nilai rata-rata, satu siklus memiliki nilai rata-rata 65,4 dengan ketuntasan klasik 90,5%. Pada siklus kedua, nilai rata-rata kembali naik menjadi
MAHADEWAMAHADEWA Hasil ketuntasan belajaran siswa juga meningkat dengan persentase 67,47% pada siklus I dan 82,46% siklus II. Penggunaan media Daun Kelor pada mata pelajaranHasil ketuntasan belajaran siswa juga meningkat dengan persentase 67,47% pada siklus I dan 82,46% siklus II. Penggunaan media Daun Kelor pada mata pelajaran
Useful /
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 30 Agustus 2025, di Kota Malang bekerja sama dengan komunitas Tiket Pendakian. Sebanyak 45 pesertaMetode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 30 Agustus 2025, di Kota Malang bekerja sama dengan komunitas Tiket Pendakian. Sebanyak 45 peserta
UIN SUKAUIN SUKA Kajian ini menegaskan peran intelektual aktif para kiai pesantren dalam merumuskan hermeneutika al-Quran yang kontekstual dan berakar pada realitas lokal.Kajian ini menegaskan peran intelektual aktif para kiai pesantren dalam merumuskan hermeneutika al-Quran yang kontekstual dan berakar pada realitas lokal.
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Namun, REM memiliki sifat fisik dan kimia yang hampir sama, sehingga sulit dipisahkan. Oleh karena itu, pemisahan REM menarik untuk dipelajari dengan berbagaiNamun, REM memiliki sifat fisik dan kimia yang hampir sama, sehingga sulit dipisahkan. Oleh karena itu, pemisahan REM menarik untuk dipelajari dengan berbagai
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Sampel yang diimpregnasi selama 24 jam kemudian dipanaskan pada suhu 250 ℃—dan kemudian dikalsinasi pada suhu 350 ℃ dan 450 ℃. Hasil karakterisasiSampel yang diimpregnasi selama 24 jam kemudian dipanaskan pada suhu 250 ℃—dan kemudian dikalsinasi pada suhu 350 ℃ dan 450 ℃. Hasil karakterisasi