NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO
Moderasi : Journal of Islamic StudiesModerasi : Journal of Islamic StudiesEra digital telah menghadirkan perubahan besar dalam pola interaksi dan akses informasi, namun sekaligus menimbulkan tantangan serius bagi moral masyarakat, khususnya melalui fenomena dekadensi dan degradasi moral di media sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemikiran Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki dalam kitab Syaraf al-Ummah al-Muḥammadiyyah sebagai paradigma pendidikan profetik yang relevan untuk menjawab krisis moral di era digital. Isu pokok penelitian mencakup kemerosotan nilai akibat perilaku ekstrem di ruang digital serta pergeseran standar etika yang tampak dalam praktik cyberbullying dan budaya partisipasi toksik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis isi terhadap sumber primer berupa karya Abuya al-Maliki dan sumber sekunder berupa literatur pendukung tentang pendidikan spiritual dan tasawuf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekadensi dan degradasi moral bukan sekadar masalah individu, melainkan konsekuensi dari sistem algoritmik dan budaya populer yang memberi penghargaan pada perilaku ekstrem. Paradigma pendidikan profetik Abuya menekankan iman, amar maruf, dan nahi munkar sebagai fondasi pembentukan karakter kolektif umat, serta menawarkan solusi rekonstruksi pendidikan spiritual-moral untuk membentuk generasi berintegritas, beriman, dan peduli sosial. Dengan demikian, pemikiran Abuya relevan sebagai kerangka konseptual dalam merumuskan strategi pendidikan Islam kontemporer guna menghadapi tantangan moral di era digital.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan menurut Abuya bukan hanya transfer ilmu, melainkan juga pembinaan akhlak dan spiritualitas.Degradasi moral merupakan masalah kompleks yang memerlukan solusi komprehensif, termasuk penguatan pendidikan karakter dan revitalisasi nilai agama.Penerapan konsep pendidikan Abuya menjadi solusi penting untuk mengatasi krisis moral dan membentuk generasi berintegritas.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris untuk menguji efektivitas implementasi konsep pendidikan Abuya dalam kurikulum pendidikan Islam kontemporer. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi konkret dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan moral dalam platform media sosial dan teknologi digital. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan pendidikan Abuya dengan model-model pendidikan karakter lainnya, baik dari perspektif Islam maupun non-Islam, guna mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pendidikan Islam yang relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan moral di era digital, serta menghasilkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan peduli terhadap perbaikan sosial. Dengan demikian, pemikiran Abuya dapat terus dihidupkan dan diimplementasikan secara luas untuk mewujudkan masyarakat yang lebih baik.
- Nadwa. antisipasi degradasi moral era global nadwa jurnal pendidikan islam main navigation content sidebar... journal.walisongo.ac.id/index.php/Nadwa/article/view/565Nadwa antisipasi degradasi moral era global nadwa jurnal pendidikan islam main navigation content sidebar journal walisongo ac index php Nadwa article view 565
- PERAN GURU SEBAGAI OPINION LEADER DALAM MENGATASI DEGRADASI MORAL SISWA SD NEGERI PARUNGGALIH DI ERA... doi.org/10.54144/jsp.v3i1.46PERAN GURU SEBAGAI OPINION LEADER DALAM MENGATASI DEGRADASI MORAL SISWA SD NEGERI PARUNGGALIH DI ERA doi 10 54144 jsp v3i1 46
- Kenakalan Remaja | Bobyanti | Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary. kenakalan... rayyanjurnal.com/index.php/jerumi/article/view/1402Kenakalan Remaja Bobyanti Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary kenakalan rayyanjurnal index php jerumi article view 1402
| File size | 504.05 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Serta mengetahui keberanian dan komitmen Kartika dalam menegakkan kebenaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualitatif deskriptif.Serta mengetahui keberanian dan komitmen Kartika dalam menegakkan kebenaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualitatif deskriptif.
STTPBSTTPB Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis konseptual-hermeneutis, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana sembilan manifestasi karpos tou pneumatos—kasih,Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis konseptual-hermeneutis, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana sembilan manifestasi karpos tou pneumatos—kasih,
UnsilUnsil Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai karakter moral peserta didik pasca penerapan pendekatan Intentionally Structuring dalam pembelajaran PJOKPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai karakter moral peserta didik pasca penerapan pendekatan Intentionally Structuring dalam pembelajaran PJOK
UnsilUnsil Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, penelitian ini melibatkan 22 guru PJOK dari Kabupaten Sumedang yang mengikutiMetode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, penelitian ini melibatkan 22 guru PJOK dari Kabupaten Sumedang yang mengikuti
UNISAPUNISAP Hasil temuan ini diharapkan menjadi rujukan praktis bagi guru, sekolah, dan orang tua dalam menanamkan nilai kedisiplinan secara berkelanjutan. PenelitianHasil temuan ini diharapkan menjadi rujukan praktis bagi guru, sekolah, dan orang tua dalam menanamkan nilai kedisiplinan secara berkelanjutan. Penelitian
STIPASSTIPAS Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemahaman paham kebangsaan dan nilai Batang Garing pada pembelajaran Pendidikan Agama KatolikTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemahaman paham kebangsaan dan nilai Batang Garing pada pembelajaran Pendidikan Agama Katolik
UMPRUMPR Implementasi media dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa secara signifikan. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat,Implementasi media dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa secara signifikan. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat,
UNISKA BJMUNISKA BJM Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Subjek penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan beberapa siswa yang terlibatData yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Subjek penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan beberapa siswa yang terlibat
Useful /
UNISAPUNISAP Metode pembelajaran merupakan komponen penting dalam menentukan kualitas proses belajar mengajar, khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkatMetode pembelajaran merupakan komponen penting dalam menentukan kualitas proses belajar mengajar, khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat
UnsilUnsil Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi sumber melalui wawancara mendalam terhadap guru PJOK, kepala satuanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi sumber melalui wawancara mendalam terhadap guru PJOK, kepala satuan
UnsilUnsil Metode yang digunakan Quasi-eksperimen desain pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal secara rutin.Metode yang digunakan Quasi-eksperimen desain pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal secara rutin.
IAISUMBARIAISUMBAR Ia menekankan bahwa larangan khamar bersifat bertahap dan tidak mutlak secara hukum melainkan terkait dengan kondisi sosial-moral masyarakat. PenafsiranIa menekankan bahwa larangan khamar bersifat bertahap dan tidak mutlak secara hukum melainkan terkait dengan kondisi sosial-moral masyarakat. Penafsiran