UKWMUKWM

Journal of Entrepreneurial StudiesJournal of Entrepreneurial Studies

Penelitian ini meninjau peran manajemen risiko dalam meningkatkan efektivitas operasional pada UKM (Usaha Kecil dan Menengah) melalui Systematic Literature Review (SLR) atas studi-studi antara tahun 2006 hingga 2024. Dengan menggunakan basis data Scopus, 29 artikel terpilih dianalisis untuk mengeksplorasi tema utama, temuan, dan kesenjangan dalam literatur terkait manajemen risiko di tingkat UKM. Hasilnya menunjukkan bahwa praktik manajemen risiko yang baik berperan signifikan dalam memperkuat ketahanan UKM terhadap ketidakpastian serta meningkatkan efisiensi operasional. Dengan kerangka kerja manajemen risiko yang terstruktur, UKM dapat mengidentifikasi, menilai, dan mengurangi risiko potensial. Adopsi teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) juga terbukti mendukung kelincahan rantai pasokan dan efektivitas operasional. Di sisi lain, penelitian ini mengidentifikasi hambatan seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya kesadaran, yang menghalangi penerapan luas praktik manajemen risiko di UKM. Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi UKM untuk meningkatkan kemampuan manajemen risiko mereka dan mendukung inovasi yang menghasilkan keunggulan kompetitif. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan sistematis dalam manajemen risiko untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan ketahanan UKM di tengah tantangan bisnis.

Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen risiko yang terstruktur dan proaktif memungkinkan UKM untuk menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi dan kreativitas, menghasilkan produk dan layanan yang berdaya saing tinggi.Secara teoritis, temuan ini memperkuat Resource-Based View (RBV) mengenai kapabilitas internal sebagai keunggulan kompetitif, sekaligus membuka jalan bagi pengembangan teori hibrida yang mengintegrasikan inovasi dan manajemen risiko.Implikasi praktisnya meliputi pengembangan budaya organisasi yang mendukung risiko terukur, penguatan jaringan, dan adopsi teknologi baru, yang juga menjadi landasan bagi penelitian masa depan terkait model integratif dan intervensi efektif.

Untuk memperkaya pemahaman kita tentang manajemen risiko di UKM, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi dengan fokus pada pengembangan praktis dan konteks spesifik UKM. Pertama, penting untuk menguji dan memvalidasi model kematangan manajemen risiko yang dirancang khusus untuk UKM. Penelitian dapat menjawab bagaimana model semacam ini dapat dikembangkan secara komprehensif, mengidentifikasi tahapan implementasi manajemen risiko, dan sejauh mana pencapaian tingkat kematangan tertentu dapat secara empiris dihubungkan dengan peningkatan signifikan dalam kapabilitas inovasi dan efektivitas operasional UKM. Ini akan memberikan panduan yang lebih terukur bagi UKM untuk mengukur dan meningkatkan praktik manajemen risiko mereka. Kedua, mengingat hambatan seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya kesadaran yang sering dihadapi UKM, penelitian perlu mendalami peran kepemimpinan dan budaya organisasi. Pertanyaan kunci adalah bagaimana gaya kepemimpinan tertentu dapat membentuk dan menumbuhkan budaya organisasi yang mendukung adopsi manajemen risiko, serta bagaimana elemen budaya ini dapat secara efektif mengatasi kendala sumber daya untuk memastikan implementasi yang berkelanjutan. Terakhir, karena UKM memiliki karakteristik yang berbeda dari perusahaan besar, menarik untuk menyelidiki transferabilitas praktik terbaik manajemen risiko. Studi dapat menganalisis sejauh mana strategi manajemen risiko yang berhasil diterapkan di perusahaan besar dapat disesuaikan dan diimplementasikan secara efektif di lingkungan UKM, dengan penekanan pada identifikasi modifikasi esensial yang diperlukan agar sesuai dengan skala dan sumber daya UKM yang lebih terbatas. Ketiga arah ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik manajemen risiko di UKM.

Read online
File size980.19 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test