UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Markaz sebagai respons terhadap permasalahan pengelolaan limbah organik dan kebutuhan alternatif pakan ternak yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil analisis situasi, diketahui bahwa lingkungan pesantren menghasilkan limbah organik dari sisa dapur dan pertanian yang belum dikelola secara optimal, sementara kebutuhan akan pakan ternak terus meningkat. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman dan keterampilan santri dalam mengelola limbah organik secara produktif. Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan praktik langsung budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai agen pengurai limbah organik dan sumber pakan bernutrisi tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta, khususnya para santri dan pengurus pesantren, mampu memahami konsep dasar ekosistem magot, teknik budidaya, serta pemanfaatan hasil magot sebagai pakan alternatif. Pembelajaran berbasis lingkungan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga membangun kesadaran ekologis dan jiwa kewirausahaan di kalangan santri. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi pendidikan lingkungan dengan praktik budidaya magot dapat menjadi solusi nyata dalam pengelolaan limbah dan penyediaan pakan ternak di lingkungan pesantren secara berkelanjutan.

Kegiatan pengabdian masyarakat telah berhasil dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi sasaran program.Seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang, mulai dari tahap perencanaan, pendampingan, pelatihan, hingga terlaksana sesuai dengan jadwal dan tujuan yang ditetapkan.Partisipasi santri menunjukkan antusiasme dan kepedulian terhadap peningkatan kapasitas dan pengetahuan di bidang yang disasar, seperti pengelolaan lingkungan, ekonomi, maupun peningkatan kualitas pendidikan.Secara keseluruhan, pengabdian ini tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga membuka peluang berkelanjutan untuk pengembangan potensi lokal yang lebih optimal.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, mengkaji lebih dalam tentang potensi ekonomi sirkular yang dapat diciptakan melalui budidaya maggot BSF di lingkungan pesantren. Penelitian ini dapat mengeksplorasi model bisnis yang berkelanjutan dan menguntungkan, serta dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya. Kedua, meneliti efektivitas dan keberlanjutan program pembelajaran berbasis lingkungan melalui budidaya maggot dalam meningkatkan kesadaran ekologis dan kewirausahaan di kalangan santri. Penelitian ini dapat mengukur dampak jangka panjang program terhadap perilaku dan sikap santri terhadap lingkungan. Ketiga, mengembangkan model pembelajaran yang terintegrasi dengan kurikulum formal pesantren, sehingga budidaya maggot dapat menjadi bagian dari pendidikan lingkungan dan kewirausahaan yang berkelanjutan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan metode terbaik untuk mengimplementasikan model pembelajaran tersebut.

Read online
File size337.2 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test