IIMSIIMS
Jurnal Al Mujaddid HumanioraJurnal Al Mujaddid HumanioraPendidikan karakter anak sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan kehidupan di Indonesia yang beradab, sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945. Pendidikan anak merupakan upaya bangsa untuk mencegah terkikisnya etika anak zaman sekarang yang cenderung tidak bertanggung jawab dalam melakukan kesalahan. Anak adalah harapan bangsa yang sedang berkembang, namun usia remaja sangat rentan terhadap perbuatan menyimpang. Rasa ingin tahu yang tinggi seringkali membuat anak terjerumus dalam narkoba dan kejahatan lainnya. Oleh karena itu, pendidikan karakter perlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan nasional. Anak adalah amanat kita sebagai pendidik, orang tua, atau orang dewasa, dan dengan pendidikan karakter, kita dapat meminimalisir keterjerumusan anak.
Pendidikan karakter merupakan pusat pengembangan kualitas manusia Indonesia, sejalan dengan cita-cita pembangunan karakter yang tertuang dalam dasar negara dan UUD 1945.Pembangunan karakter anak diharapkan dapat menjadi filter dari segala bentuk keburukan, termasuk budaya asing yang merugikan bangsa.Pendidikan karakter juga diharapkan dapat melahirkan generasi yang berkarakter dan bermartabat, siap membela bangsa dan negara.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas metode pendidikan karakter yang berbeda dalam konteks keluarga dan sekolah, dengan mempertimbangkan karakteristik unik setiap anak. Selain itu, studi komparatif mengenai implementasi pendidikan karakter di berbagai negara dengan sistem pendidikan yang berbeda dapat memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter di Indonesia. Terakhir, penelitian mengenai peran teknologi dan media sosial dalam membentuk karakter anak, serta strategi untuk memanfaatkan teknologi secara positif dalam pendidikan karakter, juga sangat relevan untuk dilakukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif dan praktis bagi pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam upaya membangun karakter generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
| File size | 722.86 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-398 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Fenomena ini muncul sebagai upaya untuk mencapai kesetaraan gender dalam konteks ibadah, termasuk shalat. Kritik terhadap bias gender dalam teks Al-QuranFenomena ini muncul sebagai upaya untuk mencapai kesetaraan gender dalam konteks ibadah, termasuk shalat. Kritik terhadap bias gender dalam teks Al-Quran
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Hasil penulisan ini menegaskan bahwa penting dan efektifnya program khidmah di era milenial seperti saat ini dalam rangka menanamkan nilai-nilai moderasiHasil penulisan ini menegaskan bahwa penting dan efektifnya program khidmah di era milenial seperti saat ini dalam rangka menanamkan nilai-nilai moderasi
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Indonesia memiliki prevalensi pernikahan dini yang lebih tinggi dibandingkan Malaysia, terutama karena faktor sosioekonomi seperti tingkat kemiskinan yangIndonesia memiliki prevalensi pernikahan dini yang lebih tinggi dibandingkan Malaysia, terutama karena faktor sosioekonomi seperti tingkat kemiskinan yang
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Status hukum cryptocurency masih dibahas, dengan perdebatan mengenai legalitasnya sebagai media transaksi atau investasi. Walaupun memudahkan aktivitasStatus hukum cryptocurency masih dibahas, dengan perdebatan mengenai legalitasnya sebagai media transaksi atau investasi. Walaupun memudahkan aktivitas
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Seiring dengan masuknya dunia ke era masyarakat 5. 0, pesantren perlu menyadari tantangan yang dihadapinya untuk menjaga keberadaannya sebagai institusiSeiring dengan masuknya dunia ke era masyarakat 5. 0, pesantren perlu menyadari tantangan yang dihadapinya untuk menjaga keberadaannya sebagai institusi
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Analisis data dalam penelitian ini berupa teknis analisis deskriptif kualitatif berdasarkan teori yang terulas pada kajian pustaka. Nilai multikulturalismeAnalisis data dalam penelitian ini berupa teknis analisis deskriptif kualitatif berdasarkan teori yang terulas pada kajian pustaka. Nilai multikulturalisme
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Penelitian menggunakan metode normatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Pendekatan ini digunakan untuk dapat mengkaji serta menganalisa data berdasarkanPenelitian menggunakan metode normatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Pendekatan ini digunakan untuk dapat mengkaji serta menganalisa data berdasarkan
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Studi ini mengeksplorasi bagaimana catur pusat pendidikan mampu memfasilitasi civitas akademika untuk dapat hidup berdampingan secara harmonis di bawahStudi ini mengeksplorasi bagaimana catur pusat pendidikan mampu memfasilitasi civitas akademika untuk dapat hidup berdampingan secara harmonis di bawah
Useful /
IIMSIIMS Wanita dapat bekerja jika memenuhi kondisi tertentu yang memungkinkan kerja di luar rumah, sehingga wanita karier harus memenuhi syarat tertentu. WanitaWanita dapat bekerja jika memenuhi kondisi tertentu yang memungkinkan kerja di luar rumah, sehingga wanita karier harus memenuhi syarat tertentu. Wanita
INABJINABJ Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki efek genotip kombinasi rs1042044 dan rs6458093 sebagai faktor risiko genetik untuk osteoporosisOleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki efek genotip kombinasi rs1042044 dan rs6458093 sebagai faktor risiko genetik untuk osteoporosis
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Penelitian ini mengeksplorasi peran penting metode pembelajaran dalam menjaga relevansi dan kualitas pendidikan di pondok pesantren, secara deskriptif,Penelitian ini mengeksplorasi peran penting metode pembelajaran dalam menjaga relevansi dan kualitas pendidikan di pondok pesantren, secara deskriptif,
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Kemajuan ilmu tidak selalu diiringi dengan kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi. Masyarakat di negera maju cenderung bersifat materialistis,Kemajuan ilmu tidak selalu diiringi dengan kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi. Masyarakat di negera maju cenderung bersifat materialistis,