WIRARAJAWIRARAJA
Journal of Food Technology and AgroindustryJournal of Food Technology and AgroindustryPerlakuan yang sering digunakan petani dan pengumpul buah kesemek untuk konsumsi lokal di Indonesia adalah dengan perendaman dalam kapur (kapur bangunan) sehingga menghasilkan buah kesemek berbedak yang menutupi warna buah kesemek matang yang biasanya kuning cerah sampai jingga. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perlakuan terbaik untuk menghasilkan buah kesemek sesuai persyaratan mutu yang dikehendaki konsumen melalui perlakuan pengolesan KOH untuk memperoleh warna yang cerah dan menarik, Hot Water Treatment (HWT) untuk menghilangkan rasa sepat dan disinfestasi hama, dan perendaman dalam larutan kapur untuk mempertahankan tekstur buah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Factorial Randomized Group Design dengan 2 faktor, yaitu lama perendaman air panas 46 0C (HWT) dan aplikasi KOH. Faktor pertama memiliki tiga taraf perlakuan, yaitu tanpa HWT (A1), 5 menit (A2), dan 10 menit (A3). Faktor kedua memiliki dua taraf, yaitu tanpa aplikasi (B1) dan aplikasi KOH (B2). Pengamatan mutu meliputi pengukuran berat hilang, warna, kekerasan, dan total dissolved solids. Perlakuan HWT 5 menit dan aplikasi KOH memberikan efek signifikan pada beberapa parameter, yaitu berat hilang, kekerasan, dan total dissolved solids tetapi tidak mampu memperpanjang umur simpan kesemek.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan Hot Water Treatment (HWT) dan KOH memberikan pengaruh nyata terhadap beberapa parameter kualitas kesemek, seperti susut bobot, kekerasan, dan total padatan terlarut.Namun, perlakuan tersebut tidak mampu memperpanjang umur simpan buah kesemek.Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan kombinasi perlakuan yang optimal guna meningkatkan kualitas dan memperpanjang umur simpan kesemek.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai konsentrasi KOH terhadap kualitas dan umur simpan kesemek, dengan mempertimbangkan aspek keamanan pangan. Kedua, studi lebih mendalam mengenai mekanisme HWT dalam menghilangkan rasa sepat pada kesemek, termasuk pengaruh suhu dan durasi perendaman terhadap perubahan komposisi kimia dan aktivitas enzim yang terlibat. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas kombinasi perlakuan HWT, KOH, dan metode pengemasan tertentu dalam memperpanjang umur simpan kesemek serta mempertahankan kualitas sensoriknya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai optimalisasi proses pascapanen kesemek, sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk dan kesejahteraan petani.
| File size | 375.49 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
4141 00 log cfu/g dan nilai kadar air, Aw dan TPC pada kemasan tanpa vakum masing-masing 32.30±0. 00 log cfu/g. Pada bulan ke 3, nilai kadar air, Aw dan TPC00 log cfu/g dan nilai kadar air, Aw dan TPC pada kemasan tanpa vakum masing-masing 32.30±0. 00 log cfu/g. Pada bulan ke 3, nilai kadar air, Aw dan TPC
MAYADANIMAYADANI Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui observasi, pengembangan alat oven telur asin, forum grup discussion, dan sosialisasi alat. Sosialiasi dilaksanakanMetode pelaksanaan yang dilakukan melalui observasi, pengembangan alat oven telur asin, forum grup discussion, dan sosialisasi alat. Sosialiasi dilaksanakan
UGPUGP 7 Pasal 6 tahun 2019, di Perairan Laut Jawa bagian tengah. Metode pengumpulan data dengan observasi langsung di KM. Sinar Mandiri menggunakan kapal purse7 Pasal 6 tahun 2019, di Perairan Laut Jawa bagian tengah. Metode pengumpulan data dengan observasi langsung di KM. Sinar Mandiri menggunakan kapal purse
USN LAMPUNGUSN LAMPUNG Salah satu pupuk yang banyak digunakan adalah pupuk kimia NPK, yang mengandung unsur nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) dalam satu formula, sehinggaSalah satu pupuk yang banyak digunakan adalah pupuk kimia NPK, yang mengandung unsur nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) dalam satu formula, sehingga
PUBMEDIAPUBMEDIA Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik Fruit Classic Enzyme dalam menjaga kesegaran buah melalui minuman fermentasi organik serta mengeksplorasiPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik Fruit Classic Enzyme dalam menjaga kesegaran buah melalui minuman fermentasi organik serta mengeksplorasi
4141 Isolat protein ikan pepetek menunjukkan beberapa karakteristik fisik terkait sifat fungsionalnya, termasuk densitas Kamba 1. 15 g/mL, pembentukan gel 2.Isolat protein ikan pepetek menunjukkan beberapa karakteristik fisik terkait sifat fungsionalnya, termasuk densitas Kamba 1. 15 g/mL, pembentukan gel 2.
ABDIMASABDIMAS Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi pengemasan memiliki peran krusial dalam meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan lokal. PenggunaanPenelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi pengemasan memiliki peran krusial dalam meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan lokal. Penggunaan
UNPAMUNPAM Buah Buni (Antidesma bunius (L) Spreng) mengandung vitamin, antosianin, flavonoid dan asam fenolat. Antosianin merupakan kelompok pigmen yang berwarnaBuah Buni (Antidesma bunius (L) Spreng) mengandung vitamin, antosianin, flavonoid dan asam fenolat. Antosianin merupakan kelompok pigmen yang berwarna
Useful /
4141 Faktor-faktor produksi mempengaruhi 83% terhadap produksi purse seine dengan koefisien korelasi yang kuat (0. Variabel bebas dapat menjelaskan variabelFaktor-faktor produksi mempengaruhi 83% terhadap produksi purse seine dengan koefisien korelasi yang kuat (0. Variabel bebas dapat menjelaskan variabel
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER 6% respectively to the baseline PID controller by the AFLC. The suggested Adaptive Fuzzy Logic Control (AFLC) strategy is effective in managing the nonlinearities6% respectively to the baseline PID controller by the AFLC. The suggested Adaptive Fuzzy Logic Control (AFLC) strategy is effective in managing the nonlinearities
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Implementasi keperawatan utama yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah bersihan jalan napas maupun pola napas pada anak akibat pneumonia yaitu manajemenImplementasi keperawatan utama yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah bersihan jalan napas maupun pola napas pada anak akibat pneumonia yaitu manajemen
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah penderita diabetes mellitus di wilayah Puskesmas Kusuma Bangsa Kota PekalonganMetode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah penderita diabetes mellitus di wilayah Puskesmas Kusuma Bangsa Kota Pekalongan