IPBIPB
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Hutan perkotaan merupakan infrastruktur hijau penting yang menyediakan berbagai layanan lanskap, termasuk pengikatan karbon, pengaturan mikroiklimat, dan dukungan biodiversitas, sehingga berkontribusi pada adaptasi iklim global dan keberlanjutan perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Hutan Perkotaan Patriot Bina Bangsa (PBB) dalam penyediaan kenyamanan melalui penyimpanan karbon dan pengikatan menggunakan model i-Tree Eco, pemantauan mikroiklimat, dan mengevaluasi kontribusinya terhadap layanan lanskap. Data dikumpulkan dari 12 plot sampel menggunakan inventarisasi tegakan yang mengacu pada protokol pengumpulan data i-Tree Eco. Diperkirakan 750 pohon, didominasi oleh Nauclea orientalis dan Swietenia macrophylla, dengan indeks keragaman spesies sedang (H = 1.7). Hutan perkotaan menyimpan 241 ton karbon dan mengikat 17,85 ton per tahun, bernilai sekitar 151 juta rupiah. Nilai Indeks Suhu Kelembaban (THI) menunjukkan kenyamanan termal sedang, terutama selama jam puncak. Penilaian layanan lanskap multifungsi menunjukkan tinggi untuk fungsi regulasi dan disservis lanskap, serta sedang untuk habitat, informasi, dan produksi. Temuan ini menyoroti pentingnya hutan perkotaan dan keragaman pohon dalam memelihara layanan lanskap. Indikator yang diuraikan dalam penelitian ini menyediakan metode dasar untuk menilai layanan yang diberikan oleh lanskap hutan perkotaan. Hal ini dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan pengelolaan sistem hutan perkotaan dan memantau dampak kebijakan penghijauan perkotaan terhadap kesejahteraan manusia di lanskap perkotaan.
Hutan Perkotaan PBB memberikan kontribusi signifikan terhadap layanan lanskap di Kota Bekasi melalui penyimpanan karbon sebesar 241 ton dan pengikatan tahunan sebesar 17 ton, meskipun kondisi mikroiklimat berada pada tingkat ketidaknyamanan dengan nilai THI antara 25,68 hingga 27,94.Hutan ini berperingkat tinggi dalam fungsi regulasi dan disservis lanskap, tetapi hanya sedang dalam habitat, informasi, dan produksi.Oleh karena itu, penelitian masa depan perlu memperluas cakupan temporal dan spasial serta mengintegrasikan persepsi masyarakat untuk menyempurnakan pemahaman tentang manfaat multifungsi hutan perkotaan di area urbanisasi cepat seperti Indonesia.
Untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang peran hutan perkotaan di kota-kota Indonesia, pertimbangkan studi longitudinal yang membandingkan perubahan layanan lanskap seperti penyimpanan karbon dan pengaturan mikroiklimat di beberapa lokasi selama beberapa tahun, dengan mempertimbangkan variasi musim hujan dan kemarau untuk mengidentifikasi pola ketahanan hutan terhadap perubahan lingkungan lokal. Selain itu, penelitian baru dapat fokus pada eksplorasi pandangan masyarakat lokal melalui survei dan wawancara mendalam untuk memahami bagaimana persepsi tentang kenyamanan termal dan manfaat rekreasi mempengaruhi pengelolaan hutan, sehingga dapat diintegrasikan kebijakan penghijauan yang lebih inklusif. Akhirnya, arah studi lain yang menarik adalah pengembangan model simulasi berbasis i-Tree Eco yang menggabungkan data biodiversitas asli dan spesies introduksi, untuk merancang komposisi pohon optimal yang meningkatkan fungsi habitat dan mengurangi risiko disservis seperti kerusakan infrastruktur, sehingga mendukung perencanaan kota yang lebih berkelanjutan dan tahan iklim.
- Bad nature: Newspaper representations of ecosystem disservices - ScienceDirect. nature newspaper ecosystem... sciencedirect.com/science/article/pii/S1618866714000533?via=ihubBad nature Newspaper representations of ecosystem disservices ScienceDirect nature newspaper ecosystem sciencedirect science article pii S1618866714000533 via ihub
- Quantifying Regulating Ecosystem Services of Urban Trees: A Case Study of a Green Space at Chungnam National... mdpi.com/1999-4907/15/8/1446Quantifying Regulating Ecosystem Services of Urban Trees A Case Study of a Green Space at Chungnam National mdpi 1999 4907 15 8 1446
- The Role of Urban Forest in Providing Landscape Services: A Case Study from Bekasi City, West Java, Indonesia... journal.ipb.ac.id/jpsl/article/view/60083The Role of Urban Forest in Providing Landscape Services A Case Study from Bekasi City West Java Indonesia journal ipb ac jpsl article view 60083
| File size | 756.53 KB |
| Pages | 14 |
| Short Link | https://juris.id/p-bS |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UPIUPI Alat analisis keuangan standar, termasuk nilai bersih sekarang kumulatif (CNPV) dan perhitungan pengembalian investasi, diterapkan untuk menilai kelayakanAlat analisis keuangan standar, termasuk nilai bersih sekarang kumulatif (CNPV) dan perhitungan pengembalian investasi, diterapkan untuk menilai kelayakan
UPIUPI Kemudian, penelitian ini berkonsentrasi pada metode aktivasi kimia dan pentingnya dalam membuat AC berguna sebagai elektroda yang efisien. Akhirnya, dalamKemudian, penelitian ini berkonsentrasi pada metode aktivasi kimia dan pentingnya dalam membuat AC berguna sebagai elektroda yang efisien. Akhirnya, dalam
UPIUPI Model distribusi energi aktivasi multi (multi-DAEM) adalah pendekatan paling efektif untuk menggambarkan model kinetika pirolisis biomassa. Tujuan dariModel distribusi energi aktivasi multi (multi-DAEM) adalah pendekatan paling efektif untuk menggambarkan model kinetika pirolisis biomassa. Tujuan dari
UNSUNS Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengumpulkan data dari sumber hukum primer, seperti undang-undang, peraturan, dan putusanDengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengumpulkan data dari sumber hukum primer, seperti undang-undang, peraturan, dan putusan
UNDIPUNDIP Analisis statistik meliputi uji t, Mann‑Whitney, Wilcoxon Signed‑Ranks, McNemar, dan Fisher exact. Hasil: Setelah sepuluh minggu, kelompok intervensiAnalisis statistik meliputi uji t, Mann‑Whitney, Wilcoxon Signed‑Ranks, McNemar, dan Fisher exact. Hasil: Setelah sepuluh minggu, kelompok intervensi
UNILAUNILA Salah satu solusi untuk menurunkan kandungan CO2 di atmosfer adalah melalui pembangunan atau perbaikan vegetasi hutan. Hutan mangrove dianggap dapat menyerapSalah satu solusi untuk menurunkan kandungan CO2 di atmosfer adalah melalui pembangunan atau perbaikan vegetasi hutan. Hutan mangrove dianggap dapat menyerap
UNILAUNILA Akibatnya, pohon tumbang dan kerusakan pohon sering terjadi dan dapat membahayakan penduduk sekitar kota. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesehatanAkibatnya, pohon tumbang dan kerusakan pohon sering terjadi dan dapat membahayakan penduduk sekitar kota. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesehatan
UNILAUNILA Sifat mekanik kayu dipengaruhi terutama oleh komponen mayornya (selulosa, hemiselulosa, dan lignin), sedangkan keawetan alami dipengaruhi oleh komponenSifat mekanik kayu dipengaruhi terutama oleh komponen mayornya (selulosa, hemiselulosa, dan lignin), sedangkan keawetan alami dipengaruhi oleh komponen
Useful /
UNDIPUNDIP Perawat terpuji dengan sifat pekerjaan (M=18,95) namun tidak puas dengan tunjangan tambahan (M=12,69) dan kondisi operasional (M=12,18). Niat tinggal lebihPerawat terpuji dengan sifat pekerjaan (M=18,95) namun tidak puas dengan tunjangan tambahan (M=12,69) dan kondisi operasional (M=12,18). Niat tinggal lebih
UNDIPUNDIP penilaian risiko, perawatan kulit, penyesuaian posisi, nutrisi, edukasi, permukaan dukungan, dan perawatan alat medis, namun bukti ilmiahnya masih terbataspenilaian risiko, perawatan kulit, penyesuaian posisi, nutrisi, edukasi, permukaan dukungan, dan perawatan alat medis, namun bukti ilmiahnya masih terbatas
UNILAUNILA Pengelolaan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kurang efektif mengingat luasnya kawasan hutan yang dikelola dan banyaknya permasalahan gangguan terhadapPengelolaan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kurang efektif mengingat luasnya kawasan hutan yang dikelola dan banyaknya permasalahan gangguan terhadap
UNILAUNILA Faktor lain yang mempengaruhi adalah intensitas pemupukan sehingga tanaman lebih produktif. Program Perhutanan Sosial tidak mengubah perilaku petani, denganFaktor lain yang mempengaruhi adalah intensitas pemupukan sehingga tanaman lebih produktif. Program Perhutanan Sosial tidak mengubah perilaku petani, dengan