UNHASUNHAS
Hasanuddin Law ReviewHasanuddin Law ReviewTingkat deforestasi yang tinggi dan berbagai sengketa hutan di Indonesia menunjukkan bahwa pengelolaan hutan di Indonesia belum didasarkan pada prinsip-prinsip tata kelola hutan yang baik. Hal ini juga menunjukkan bahwa masih terdapat kekurangan perhatian terhadap aspek pembangunan hutan berkelanjutan yang menekankan kondisi keberlanjutan yang seimbang antara tiga fungsi hutan (produksi, ekologi, dan sosio-ekonomi). Informasi Geospasial diharapkan menjadi solusi untuk menyediakan data dan informasi yang akurat dalam pemetaan pembangunan hutan sesuai dengan kondisi setiap wilayah hutan, sehingga ketiga fungsi tersebut dapat beroperasi secara koheren. Selain itu, dengan adanya data geospasial terintegrasi, data tersebut dapat digunakan sebagai alat dalam formulasi kebijakan, pengambilan keputusan, dan/atau penyelesaian sengketa di sektor kehutanan. Tulisan ini menerapkan penelitian yuridis empiris yang terdiri dari metode partisipatif melalui diskusi dan wawancara dengan pihak terkait. Pada praktiknya, bahan-bahan hukum dikumpulkan terlebih dahulu dengan menggunakan inventarisasi dan dokumentasi. Kemudian, dilengkapi dengan data wawancara dan Focus Group Discussion. Selain itu, penelitian ini juga menerapkan pendekatan statutori, konseptual, dan kasus. Tulisan ini menyoroti penggunaan data informasi geospasial dalam pembuatan legislasi kehutanan di Indonesia. Oleh karena itu, tulisan ini akan menyajikan informasi baru tentang model penyelesaian sengketa kehutanan berdasarkan informasi geospasial.
Hutan memainkan peran penting dalam setiap elemen kehidupan di dunia.Namun, aktivitas pemanfaatan hutan saat ini masih terpengaruh oleh berbagai masalah seperti konflik penggunaan lahan, kepemilikan yang tumpang tindih, dan masalah dalam bidang perizinan, yang disebabkan oleh kurangnya informasi tentang lokasi, pengaturan, dan posisi hutan dalam satu koordinat, sehingga menghasilkan kebijakan yang tidak harmonis dari sektor pemerintah.Oleh karena itu, Informasi Geospasial diperlukan sebagai alat dalam formulasi kebijakan, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan aktivitas terkait ruang bumi, termasuk kehutanan, agar data hutan di Indonesia dapat dipetakan dengan baik dan membantu pemerintah merencanakan kebijakan yang tepat untuk memanfaatkan hutan.Kebijakan Satu Peta merupakan inisiatif pemerintah untuk mewujudkan tata kelola hutan yang baik guna menghindari konflik tenurial hutan di Indonesia melalui integrasi data geospasial.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi informasi geospasial yang lebih canggih dapat digunakan untuk memantau perubahan hutan secara real-time, seperti mengintegrasikan data satelit dan sensor untuk mendeteksi deforestasi dini dan mengantisipasi konflik lahan. Selain itu, suatu studi dapat fokus pada peningkatan peran masyarakat setempat dalam proses pengumpulan dan validasi data geospasial hutan, guna memastikan bahwa model penyelesaian sengketa tidak hanya teknis tapi juga inklusif bagi kepentingan sosial dan budaya. Lebih lanjut, penelitian dapat mengkaji dampak jangka panjang implementasi Kebijakan Satu Peta terhadap indikator pembangunan berkelanjutan di Indonesia, misalnya apakah kebijakan ini berhasil mengurangi frekuensi sengketa hutan dan berkontribusi pada pencapaian target SDGs terkait lingkungan.
- In the Question of Geospatial Information Data Use in the Forestry Legislation Making in Indonesia |... doi.org/10.20956/halrev.v9i1.4303In the Question of Geospatial Information Data Use in the Forestry Legislation Making in Indonesia doi 10 20956 halrev v9i1 4303
- The Policy on Illegal Oil Palm Plantation Reform in Forest Area during Jokowi’s Presidency... doi.org/10.20956/halrev.v8i2.3566The Policy on Illegal Oil Palm Plantation Reform in Forest Area during JokowiyCEs Presidency doi 10 20956 halrev v8i2 3566
| File size | 354.08 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UMELMANDIRIUMELMANDIRI Penerapan penghentian penuntutan perkara pidana berdasarkan keadilan restoratif bertujuan untuk dapat mengembalikan situasi seperti sebelum adanya tindakPenerapan penghentian penuntutan perkara pidana berdasarkan keadilan restoratif bertujuan untuk dapat mengembalikan situasi seperti sebelum adanya tindak
ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL This study demonstrates that family–institution collaboration is a crucial component in strengthening restorative justice for children in conflict withThis study demonstrates that family–institution collaboration is a crucial component in strengthening restorative justice for children in conflict with
PENACCELERATIONPENACCELERATION Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai pancasila dalam kebijkan publik melalui studi kasus pada pembangunan proyek HambalangPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai pancasila dalam kebijkan publik melalui studi kasus pada pembangunan proyek Hambalang
IRSCIRSC Tindak pidana korporasi muncul seiring perkembangan ekonomi. Tindak pidana korporasi tidak baru, tetapi sering terjadi dan berubah seiring waktu. SaatTindak pidana korporasi muncul seiring perkembangan ekonomi. Tindak pidana korporasi tidak baru, tetapi sering terjadi dan berubah seiring waktu. Saat
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini kelas tutupan lahan di kawasan hutan produksi terbatas Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi, berupa hutan primer,Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini kelas tutupan lahan di kawasan hutan produksi terbatas Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi, berupa hutan primer,
UMSUMS Hasil penelitian juga diharapkan dapat mendukung perencanaan spasial atau pengelolaan hutan dan lingkungan berkelanjutan di Pulau Mansinam. UAV berbiayaHasil penelitian juga diharapkan dapat mendukung perencanaan spasial atau pengelolaan hutan dan lingkungan berkelanjutan di Pulau Mansinam. UAV berbiaya
UNHASUNHAS Penerapan Undang-Undang Cipta Kerja memberikan harapan baru bagi penyelesaian masalah perkebunan kelapa sawit melalui mekanisme non-litiasi, yaitu sanksiPenerapan Undang-Undang Cipta Kerja memberikan harapan baru bagi penyelesaian masalah perkebunan kelapa sawit melalui mekanisme non-litiasi, yaitu sanksi
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Hasil Melaui kegiatan yang telah dilakukan nampak antuasias masyarakat tehadap informasi yang dibagikan melalui media sosial. Hal ini terlihat dari banyaknyaHasil Melaui kegiatan yang telah dilakukan nampak antuasias masyarakat tehadap informasi yang dibagikan melalui media sosial. Hal ini terlihat dari banyaknya
Useful /
UPIUPI Pengujian aktivitas katalis SCBB mengungkapkan bahwa variabel termasuk jumlah katalis, rasio massa PFAD terhadap metanol, dan suhu mempengaruhi konversiPengujian aktivitas katalis SCBB mengungkapkan bahwa variabel termasuk jumlah katalis, rasio massa PFAD terhadap metanol, dan suhu mempengaruhi konversi
MKRIMKRI Artikel menunjukkan: pertama, ada lima variasi desentralisasi dalam negara kesatuan; kedua, kondisi otonomi daerah cenderung sentralistis; ketiga, adaArtikel menunjukkan: pertama, ada lima variasi desentralisasi dalam negara kesatuan; kedua, kondisi otonomi daerah cenderung sentralistis; ketiga, ada
UMSUMS Untuk menutup kesenjangan ini dalam pengetahuan, makalah ini menganalisis secara kuantitatif arus pisang masak (matooke) dari pedesaan ke Kampala, Uganda,Untuk menutup kesenjangan ini dalam pengetahuan, makalah ini menganalisis secara kuantitatif arus pisang masak (matooke) dari pedesaan ke Kampala, Uganda,
UMSUMS Secara keseluruhan, IR-TIDES menunjukkan presisi yang memadai sambil masih kurang akurasi, sebagian memenuhi standar kualitas GLOSS. Temuan ini dapat memperkuatSecara keseluruhan, IR-TIDES menunjukkan presisi yang memadai sambil masih kurang akurasi, sebagian memenuhi standar kualitas GLOSS. Temuan ini dapat memperkuat