PANCABHAKTIPANCABHAKTI
International Health Conference STIKes Panca Bhakti (IHCPB)International Health Conference STIKes Panca Bhakti (IHCPB)Sumber daya manusia memainkan peran yang sangat penting dalam era globalisasi saat ini. Untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien, seseorang dituntut untuk lebih aktif dan antusias dalam bekerja. Dalam hal ini, motivasi memiliki pengaruh terhadap pencapaian tujuan. Memberikan motivasi kerja kepada karyawan akan menciptakan semangat kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Asy-Syifa Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan ukuran sampel 30 responden. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden, sedangkan analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji t. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan program SPSS, hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil regresi dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan hasil uji t dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Jadi, Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan RSIA Bunda Asy-Syifa Bandar Lampung. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat menggunakan variabel lain di luar motivasi kerja agar penelitian dapat lebih bervariasi.
Kesimpulan menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kinerja karyawan RSIA Bunda Asy-Syifa Bandar Lampung berada pada tingkat yang sangat baik, sebagaimana tercermin dari rata-rata respons yang tinggi.Hasil penelitian ini menegaskan adanya pengaruh signifikan antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, dibuktikan oleh analisis regresi dan pengujian hipotesis.Meskipun motivasi kerja berkontribusi 26% terhadap kinerja, sisa 74% dipengaruhi oleh variabel lain, sehingga direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya agar mengeksplorasi faktor-faktor independen tambahan guna memperkaya variasi temuan.
Untuk penelitian selanjutnya, sangat dianjurkan untuk memperluas cakupan variabel yang diteliti guna memahami lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini menemukan bahwa 74% kinerja karyawan dipengaruhi oleh variabel di luar motivasi kerja, mengindikasikan adanya celah besar untuk eksplorasi. Peneliti dapat mempertimbangkan untuk mengintegrasikan variabel-variabel seperti kemampuan dan keterampilan individu, pengetahuan, desain pekerjaan yang lebih inovatif, kepribadian karyawan, gaya kepemimpinan atasan, tingkat kepuasan kerja, kondisi lingkungan kerja, serta tingkat loyalitas, komitmen, dan disiplin kerja karyawan. Studi di masa depan dapat merancang penelitian komparatif dengan membandingkan pengaruh kombinasi variabel-variabel ini di berbagai jenis rumah sakit, misalnya antara rumah sakit swasta dan publik, atau rumah sakit dengan skala operasional yang berbeda, untuk melihat bagaimana konteks organisasi memoderasi hubungan tersebut. Selain itu, mengingat temuan ini berdasarkan pendekatan kuantitatif dan cross-sectional dengan sampel terbatas, akan sangat bermanfaat untuk mengadopsi metode campuran (mixed methods). Pendekatan ini dapat menggabungkan survei dengan wawancara mendalam untuk menggali persepsi dan pengalaman karyawan secara kualitatif, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih kaya mengenai mekanisme di balik pengaruh motivasi dan faktor lain terhadap kinerja. Dengan demikian, penelitian tidak hanya mengidentifikasi korelasi, tetapi juga menjelaskan mengapa dan bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dalam meningkatkan kinerja karyawan secara holistik.
| File size | 176.54 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Penelitian ini menguji pengaruh motivasi kerja dan stres kerja terhadap kinerja pengemudi bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) di Perum DAMRI Lampung Cabang.Penelitian ini menguji pengaruh motivasi kerja dan stres kerja terhadap kinerja pengemudi bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) di Perum DAMRI Lampung Cabang.
STIMAIMMISTIMAIMMI Terdapat pengaruh signifikan disiplin terhadap kinerja anggota pada Bagian SPKT KORPS POLAIRUD Baharkam Polri, yang ditunjukkan dengan nilai thitung >Terdapat pengaruh signifikan disiplin terhadap kinerja anggota pada Bagian SPKT KORPS POLAIRUD Baharkam Polri, yang ditunjukkan dengan nilai thitung >
UNIGAUNIGA Penelitian ini terdiri dari empat variabel, yaitu motivasi kerja (X1), disiplin (X2), dan kompetensi (X3) terhadap Kinerja Pegawai (Y). Metode penelitianPenelitian ini terdiri dari empat variabel, yaitu motivasi kerja (X1), disiplin (X2), dan kompetensi (X3) terhadap Kinerja Pegawai (Y). Metode penelitian
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Sampel 60 siswa kelas XI MIA SMA Negeri 2 Palembang tahun 2014/2015 dipilih secara purposif. Data dikumpul melalui pretest–posttest esai 200–250 kata,Sampel 60 siswa kelas XI MIA SMA Negeri 2 Palembang tahun 2014/2015 dipilih secara purposif. Data dikumpul melalui pretest–posttest esai 200–250 kata,
LLDIKTI13LLDIKTI13 Faktor yang berhubungan dengan kinerja adalah faktor kemampuan dan faktor motivasi. Motivasi timbul dalam diri seseorang dibedakan menjadi dua, yaitu motivasiFaktor yang berhubungan dengan kinerja adalah faktor kemampuan dan faktor motivasi. Motivasi timbul dalam diri seseorang dibedakan menjadi dua, yaitu motivasi
PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI 987) dan didukung dengan nilai ρ value < Sig. 0,05 atau (0,001< 0,05) artinya bahwa Lingkungan kerja (X2) secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap987) dan didukung dengan nilai ρ value < Sig. 0,05 atau (0,001< 0,05) artinya bahwa Lingkungan kerja (X2) secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE Secara teoretis, temuan ini sejalan dengan Teori Penentuan Diri yang menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan otonomi, kompetensi, dan keterkaitan sosialSecara teoretis, temuan ini sejalan dengan Teori Penentuan Diri yang menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan otonomi, kompetensi, dan keterkaitan sosial
UnwarUnwar Responden dalam penelitian ini adalah 120 siswa SMAK Santo Yoseph Denpasar. Analisis data dilakukan menggunakan PLS (partial least square). Hasil penelitianResponden dalam penelitian ini adalah 120 siswa SMAK Santo Yoseph Denpasar. Analisis data dilakukan menggunakan PLS (partial least square). Hasil penelitian
Useful /
IDUIDU Dibandingkan dengan lapisan tanpa Dehacide, terjadi penurunan jumlah koloni jamur yang signifikan, yang menunjukkan potensi besar Dehacide 267 sebagaiDibandingkan dengan lapisan tanpa Dehacide, terjadi penurunan jumlah koloni jamur yang signifikan, yang menunjukkan potensi besar Dehacide 267 sebagai
IDUIDU Therefore, the selection of CMC concentration must be adjusted to the application objective, whether to increase mechanical strength or accelerate biodegradation,Therefore, the selection of CMC concentration must be adjusted to the application objective, whether to increase mechanical strength or accelerate biodegradation,
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan lima soal pilihan ganda yang mengukur pemahaman mengenai keunggulan sediaan sirup, fungsiEvaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan lima soal pilihan ganda yang mengukur pemahaman mengenai keunggulan sediaan sirup, fungsi
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 2 lansia laki-laki. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 2 lansia laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan