IDUIDU

MUNISI: Military Mathematics and Natural SciencesMUNISI: Military Mathematics and Natural Sciences

Kendaraan militer, seperti MV3 Garuda Limousine, beroperasi di lingkungan yang keras yang sering kali menyebabkan pertumbuhan jamur, merusak lapisan pelindung bodi. Penelitian ini mengatasi masalah tersebut dengan mengintegrasikan Dehacide 267, sebuah biosida non-oksidasi yang terdiri dari kombinasi sinergis isothiazolin dan bronopol, ke dalam lapisan berbasis akrilik. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk secara formal menyelidiki dan memvalidasi efikasi antijamur dari Dehacide 267, yang dimasukkan pada konsentrasi 2% (b/b), terhadap jamur otomotif yang umum, khususnya Aspergillus niger dan Penicillium chrysogenum, sambil juga menilai dampaknya pada daya tahan struktural lapisan dan resistensi terhadap faktor lingkungan yang keras seperti radiasi UV dan hujan. Lapisan, yang disiapkan dengan konsentrasi biosida 2% (b/b), diuji efikasi antijamurnya terhadap Aspergillus niger dan Penicillium chrysogenum. Hasilnya mengkonfirmasi bahwa penambahan Dehacide 267 secara signifikan menghambat pertumbuhan jamur. Biosida mencapai hingga 95% penghambatan setelah empat minggu, menunjukkan efektivitas tinggi dalam mencegah kolonisasi jamur. Mekanisme aksi yang diusulkan melibatkan kerusakan membran sel jamur, yang konsisten dengan sifat biosida tersebut. Selanjutnya, pengujian menunjukkan bahwa lapisan yang diperkuat dengan biosida menunjukkan resistensi yang lebih unggul terhadap sinar UV dan hujan, yang menunjukkan peningkatan daya tahan struktural. Kesimpulannya, penambahan Dehacide 267 ke dalam lapisan akrilik berhasil mencegah kolonisasi jamur dan meningkatkan resistensi lapisan terhadap faktor lingkungan. Penelitian ini menetapkan Dehacide 267 sebagai material cerdas antijamur yang efektif untuk lapisan kendaraan khusus.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penambahan Dehacide 267 pada lapisan bodi MV3 Garuda Limousine efektif menghambat pertumbuhan Aspergillus niger dan Penicillium chrysogenum.Dehacide 267 bekerja dengan cara merusak membran sel jamur, sehingga mengganggu fungsi sel dan menghambat pertumbuhannya.Dibandingkan dengan lapisan tanpa Dehacide, terjadi penurunan jumlah koloni jamur yang signifikan, yang menunjukkan potensi besar Dehacide 267 sebagai agen antijamur pada lapisan bodi kendaraan.

Penelitian selanjutnya bisa meneliti cara mengemas biosida ke dalam kantong-kantong kecil (mikrokapsul) di dalam cat, agar pelinduran biosidanya lebih lambat dan perlindungan antijamurnya bertahan lebih lama. Selain itu, perlu diuji apakah Dehacide 267 ini juga bekerja efektif pada jenis cat lain seperti epoxy atau poliuretan, dan apakah bisa melawan berbagai jenis jamur lain yang biasa ditemukan di lingkungan yang berbeda, seperti di dekat laut atau di gurun. Yang tak kalah penting adalah meneliti dampak lingkungan dari biosida yang terlepas ke tanah dan air, serta bagaimana cara memodifikasi senyawanya agar lebih mudah terurai secara alami tanpa mengurangi kemampuannya membunuh jamur. Ketiga arah penelitian ini akan membantu menciptakan pelindung kendaraan militer yang tidak hanya lebih tahan lama dan efektif di berbagai medan, tetapi juga lebih aman bagi ekosistem di sekitarnya.

  1. Isothiazolinone Biocides: Chemistry, Biological, and Toxicity Profiles | MDPI. biocides chemistry biological... doi.org/10.3390/molecules25040991Isothiazolinone Biocides Chemistry Biological and Toxicity Profiles MDPI biocides chemistry biological doi 10 3390 molecules25040991
  2. Advancing Electric Vehicle Technology for Defense and Civilian Applications | IEEE Conference Publication... doi.org/10.1109/ICEVT67191.2025.11184068Advancing Electric Vehicle Technology for Defense and Civilian Applications IEEE Conference Publication doi 10 1109 ICEVT67191 2025 11184068
  3. Fungicide Activity of Culture Extract from Kocuria palustris 19C38A1 against Fusarium oxysporum | MDPI.... doi.org/10.3390/jof8030280Fungicide Activity of Culture Extract from Kocuria palustris 19C38A1 against Fusarium oxysporum MDPI doi 10 3390 jof8030280
  4. Investigation of the Release Rate of Biocide and Corrosion Resistance of Vinyl-, Acrylic-, and Epoxy-Based... doi.org/10.3390/polym15193948Investigation of the Release Rate of Biocide and Corrosion Resistance of Vinyl Acrylic and Epoxy Based doi 10 3390 polym15193948
  1. #internet things iot#internet things iot
  2. #tni rations#tni rations
Read online
File size429.03 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1Y3
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test