LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING

International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM)International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM)

Penelitian ini menguji pengaruh motivasi kerja dan stres kerja terhadap kinerja pengemudi bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) di Perum DAMRI Lampung Cabang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, penelitian ini melibatkan populasi sebanyak 112 pengemudi, dengan sampel purposif sebanyak 53 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengemudi (β = 0,613; Sig. = 0,000), yang mengindikasikan bahwa motivasi yang lebih tinggi meningkatkan kinerja. Sebaliknya, stres kerja memiliki dampak negatif dan signifikan (β = -0,551; Sig. = 0,000), yang berarti peningkatan stres menurunkan kinerja. Secara bersamaan, motivasi kerja dan stres kerja secara signifikan mempengaruhi kinerja pengemudi (F = 77,167; Sig. = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa meningkatkan motivasi kerja dan mengelola stres kerja secara efektif merupakan strategi kunci untuk meningkatkan kinerja pengemudi bus AKAP. Namun, penelitian ini terbatas pada pengemudi di Perum DAMRI Lampung Cabang, dan hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasikan ke konteks lain. Penelitian ini memberikan bukti empiris yang menekankan bahwa motivasi dan manajemen stres merupakan penentu kritis kinerja pengemudi dalam organisasi transportasi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa meningkatkan motivasi kerja dan mengelola stres kerja secara efektif merupakan strategi kunci untuk meningkatkan kinerja pengemudi bus AKAP.Penelitian ini memberikan bukti empiris yang menekankan bahwa motivasi dan manajemen stres merupakan penentu kritis kinerja pengemudi dalam organisasi transportasi.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya bagi Perum DAMRI Lampung untuk mengembangkan program yang mendukung kesejahteraan psikologis pengemudi, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan keselamatan operasional.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan pengemudi dari berbagai perusahaan transportasi di wilayah Lampung, sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasikan lebih luas. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kinerja pengemudi, seperti kualitas kepemimpinan, budaya organisasi, atau dukungan sosial dari rekan kerja. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi pengemudi terkait motivasi kerja dan stres kerja, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia yang efektif di sektor transportasi.

  1. PENGARUH STRES KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI... journal.stiemb.ac.id/index.php/mea/article/view/4382PENGARUH STRES KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI journal stiemb ac index php mea article view 4382
  2. PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN | Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang. pengaruh motivasi... doi.org/10.52624/manajerial.v7i1.2430PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang pengaruh motivasi doi 10 52624 manajerial v7i1 2430
  1. #pengaruh motivasi komitmen#pengaruh motivasi komitmen
  2. #program manajemen stres#program manajemen stres
Read online
File size361.09 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-3hl
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test