JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN
Jurnal Inovasi Pendidikan MH ThamrinJurnal Inovasi Pendidikan MH ThamrinPendidikan merupakan aspek penting yang memerlukan pengelolaan yang baik agar tujuan pendidikan tercapai. Dalam upaya membentuk karakter peserta didik, peran orang tua sangat penting, namun perlu didukung oleh pendidikan formal di sekolah. Manajemen kesiswaan menjadi bagian penting dalam pengelolaan sekolah untuk menciptakan proses belajar yang tertib, teratur, dan nyaman. Untuk mencapai tujuan pendidikan sekolah, manajemen kesiswaan mencakup empat kegiatan: penerimaan siswa baru, kegiatan kemajuan belajar, bimbingan dan pembinaan disiplin, dan observasi. Manajemen kesiswaan secara umum berfungsi sebagai tempat bagi siswa untuk berkembang semaksimal mungkin dalam hal sosial, individualitas, aspirasi, kebutuhan, dan potensi lainnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh manajemen kesiswaan terhadap hasil belajar peserta didik.
Penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan memainkan peran krusial dalam membentuk sistem pengelolaan siswa yang menyeluruh meliputi penerimaan, orientasi, pembinaan, evaluasi, dan kelulusan sehingga menciptakan kerangka yang mendukung efektivitas pembelajaran.Kepemimpinan yang visioner dari kepala sekolah menjadi faktor penentu agar program seperti penerimaan siswa baru, bimbingan, dan pembinaan disiplin dapat dilaksanakan secara ideal.Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang dan terintegrasi dengan baik mampu mengembangkan potensi akademik dan non-akademik siswa, memperkuat karakter serta kompetensi mereka.Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, strategi seperti orientasi intensif, penandatanganan surat komitmen, pengawasan rutin oleh master dan tim kesiswaan, serta mekanisme sanksi berbasis skor efektif meningkatkan kesadaran dan kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah.Beberapa kajian kuantitatif juga menyatakan bahwa manajemen kesiswaan secara keseluruhan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan prestasi akademik dan kedisiplinan, dengan peningkatan hasil belajar berkisar antara 25% hingga 50%.Namun, semua studi menegaskan bahwa keberhasilan ini sangat bergantung pada dukungan dan keterlibatan aktif orang tua, serta kolaborasi antara elemen sekolah dan lingkungan sekitar.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, bagaimana peran orang tua dalam mendukung manajemen kesiswaan dan bagaimana cara meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pendidikan anak? Kedua, bagaimana strategi manajemen kesiswaan yang efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, khususnya dalam hal pengembangan potensi akademik dan non-akademik? Ketiga, apakah ada pengaruh signifikan antara manajemen kesiswaan dan peningkatan kedisiplinan siswa, dan bagaimana strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kedisiplinan tersebut?.
| File size | 168.52 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-3ds |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
STITUSASTITUSA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses pembelajaran siswa kelas II MI Maarif Al Falah Joyokusumo (2) Hasil belajar afektif siswa kelas IIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses pembelajaran siswa kelas II MI Maarif Al Falah Joyokusumo (2) Hasil belajar afektif siswa kelas II
UM MetroUM Metro Aspek perkembangan moral dan nilai-nilai sosial juga berperan penting dalam pembentukan sikap siswa dalam mengerjakan tugas, dimana responden cenderungAspek perkembangan moral dan nilai-nilai sosial juga berperan penting dalam pembentukan sikap siswa dalam mengerjakan tugas, dimana responden cenderung
UNESPADANGUNESPADANG Pada siklus I, minat belajar siswa secara klasikal hanya 62. Pada siklus II terjadi peningkatan terhadap minat belajar siswa. Pada siklus II, minat belajarPada siklus I, minat belajar siswa secara klasikal hanya 62. Pada siklus II terjadi peningkatan terhadap minat belajar siswa. Pada siklus II, minat belajar
UNESPADANGUNESPADANG Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX 8 MTsN 5 Kota Padang yang berjumlah 32 orang. Data penelitian diperoleh melaui observasi dan tes hasil belajar.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX 8 MTsN 5 Kota Padang yang berjumlah 32 orang. Data penelitian diperoleh melaui observasi dan tes hasil belajar.
UNESPADANGUNESPADANG Penggunaan metode Card Sort secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada siklus II dibandingkan dengan siklus I. Persentase siswa yang mencapaiPenggunaan metode Card Sort secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada siklus II dibandingkan dengan siklus I. Persentase siswa yang mencapai
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Kedisiplinan belajar dan prestasi belajar merupakan dua aspek yang saling mempengaruhi. Tindak lanjut yang diambil oleh layanan bimbingan dan konselingKedisiplinan belajar dan prestasi belajar merupakan dua aspek yang saling mempengaruhi. Tindak lanjut yang diambil oleh layanan bimbingan dan konseling
UMUSUMUS 1) Pemberian semangat dan motivasi belajar bagi siswa di tengah pandemi saat ini, 2) Pemberian penjelasan dan pemahaman terkait materi yang telah guru1) Pemberian semangat dan motivasi belajar bagi siswa di tengah pandemi saat ini, 2) Pemberian penjelasan dan pemahaman terkait materi yang telah guru
UMUSUMUS Siswa merasa terbantu dalam memahami materi, tugas dapat terselesaikan dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat serta meningkatnyaSiswa merasa terbantu dalam memahami materi, tugas dapat terselesaikan dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat serta meningkatnya
Useful /
UNESPADANGUNESPADANG Dalam pembelajaran di dalam kelas, ada beberapa kumpulan metode pembelajaran yang umum digunakan, di antaranya adalah diskusi umum (diskusi kelas), curahDalam pembelajaran di dalam kelas, ada beberapa kumpulan metode pembelajaran yang umum digunakan, di antaranya adalah diskusi umum (diskusi kelas), curah
UNESPADANGUNESPADANG Aktivitas belajar siswa dianalisis dengan cara menentukan persentase setiap aktivitas, sedangkan untuk mengukur penilaian hasil belajar dari tes kecilAktivitas belajar siswa dianalisis dengan cara menentukan persentase setiap aktivitas, sedangkan untuk mengukur penilaian hasil belajar dari tes kecil
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual mampu meningkatkan keterampilan menulis kreatif puisi pada peserta didikBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual mampu meningkatkan keterampilan menulis kreatif puisi pada peserta didik
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan belajar peserta didik kelas VIIB melalui pemanfaatan media ecoprint dengan penerapan model ProjectTujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan belajar peserta didik kelas VIIB melalui pemanfaatan media ecoprint dengan penerapan model Project