POLIJEPOLIJE
Journal of Food EngineeringJournal of Food EngineeringUdang merupakan komoditas perikanan yang berpotensi diolah menjadi produk berbasis gel protein. Namun, gel protein udang diketahui cenderung rapuh sehingga diperlukan bahan aditif seperti polisakarida untuk memperbaiki struktur gel. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi lima polisakarida pangan lokal glucomannan, xyloglucan, β-glucan, iota-carrageenan, dan pectin dalam pembentukan gel protein udang secara in silico. Simulasi molecular docking dilakukan menggunakan aplikasi HEX 8.0.0 antara protein myosin homolog dari spesies udang dan masing‑masing polisakarida, kemudian dianalisis dengan Discovery Studio Client 4.1. Hasil simulasi menunjukkan bahwa jenis, jumlah, dan jarak ikatan non‑kovalen mempengaruhi kestabilan kompleks protein‑polisakarida. Kompleks myosin–ι-carrageenan menunjukkan kestabilan tertinggi (E total –483,94 kkal/mol) dengan interaksi dominan berupa elektrostatik (salt bridge dan π‑anion). Interaksi kompleks myosin–xyloglucan dan myosin–pectin masing‑masing didominasi oleh hidrofobik. Myosin dengan glucomannan dan β‑glucan menunjukkan interaksi paling lemah melalui ikatan hidrogen. Secara keseluruhan, urutan kekuatan interaksi terhadap myosin adalah ι‑carrageenan > xyloglucan > pectin > glucomannan > β‑glucan. ι‑carrageenan berpotensi menghasilkan gel protein udang yang padat dan lembut, pectin berpotensi menghasilkan gel protein udang yang padat dan rapat, sementara glucomannan dan β‑glucan berpotensi menghasilkan gel protein udang yang kurang padat.
Studi molecular docking mengungkapkan bahwa kelima polisakarida (ι‑carrageenan, xyloglucan, pectin, glucomannan, β‑glucan) memiliki interaksi non‑kovalen yang berbeda dengan myosin, dengan urutan kekuatan interaksi ι‑carrageenan > xyloglucan > pectin > glucomannan > β‑glucan.Kompleks myosin–ι‑carrageenan menunjukkan stabilitas tertinggi (E total –483,94 kcal/mol) yang didominasi oleh interaksi elektrostatik dan ikatan hidrogen, sehingga diprediksi menghasilkan gel protein udang yang padat dan lembut.xyloglucan dan pectin menghasilkan gel yang cukup kuat dengan mekanisme masing‑masing (hidrogen vs hidrofobik).Glucomannan dan β‑glucan menunjukkan interaksi terlemah, sehingga hanya berkontribusi secara fisik pada struktur gel dan menghasilkan gel yang kurang padat.
Mengingat hasil docking hanya bersifat in silico, penelitian selanjutnya dapat menguji secara eksperimental apakah interaksi yang diprediksi antara myosin dan polisakarida menghasilkan perubahan tekstur gel yang sesuai dengan energi ikatan yang dihitung; penelitian tersebut dapat dirancang dengan membandingkan variasi konsentrasi masing‑masing polisakarida (ι‑carrageenan, xyloglucan, pectin, glucomannan, β‑glucan) pada gel surimi udang dan mengukur parameter teknis seperti kekuatan gel, water holding capacity, dan mikrostruktur menggunakan mikroskop elektron; selain itu, untuk memahami mekanisme pada tingkat atomik, studi dinamika molekuler (molecular dynamics) dapat dilakukan pada kompleks myosin‑polisakarida yang paling stabil serta yang paling lemah, guna menilai stabilitas jangka panjang dan perubahan konformasi protein selama proses pemanasan; selanjutnya, karena model myosin yang digunakan merupakan homolog dari Penaeus japonicus, penelitian lanjutan dapat membangun model tiga‑dimensi myosin spesies lain, seperti Penaeus vannamei, dan membandingkan pola interaksi dengan polisakarida yang sama untuk menilai pengaruh variasi urutan asam amino terhadap kestabilan kompleks; penelitian ini dapat memperluas analisis dengan menambahkan polisakarida alami lain yang belum diuji, misalnya alginat atau guar, serta mengevaluasi apakah kombinasi dua atau lebih polisakarida dapat menghasilkan efek sinergis pada kekuatan gel; akhirnya, integrasi hasil eksperimental dan simulasi komputasi dapat dikembangkan menjadi model prediktif berbasis machine learning yang memperkirakan sifat gel dari kombinasi protein‑polisakarida tertentu, yang dapat mempercepat desain produk surimi udang di industri makanan.
| File size | 829.24 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Intervensi meliputi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dukungan psikososial bagi anak, pelatihan pembuatan sabun berbahan eco-enzyme, sertaIntervensi meliputi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dukungan psikososial bagi anak, pelatihan pembuatan sabun berbahan eco-enzyme, serta
IDID Hasil kegiatan berupa peta profil Desa Medono skala 1:10.000 yang memuat informasi kontur, jaringan jalan, sungai, batas administrasi, sebaran permukiman,Hasil kegiatan berupa peta profil Desa Medono skala 1:10.000 yang memuat informasi kontur, jaringan jalan, sungai, batas administrasi, sebaran permukiman,
UNDIPUNDIP This article provides an understanding of the relationship between circular economy, personality traits, and big five personality traits within the frameworkThis article provides an understanding of the relationship between circular economy, personality traits, and big five personality traits within the framework
UMYUMY Tingkat pendapatan dan luas lahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemenuhan gizi keluarga. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor-faktorTingkat pendapatan dan luas lahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemenuhan gizi keluarga. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor
UKSWUKSW Oleh karena itu, dilakukan pengkajian untuk mengetahui solusi yang sesuai sebagai bentuk pencegahan hipertensi. Kegiatan pengkajian ini dilakukan melaluiOleh karena itu, dilakukan pengkajian untuk mengetahui solusi yang sesuai sebagai bentuk pencegahan hipertensi. Kegiatan pengkajian ini dilakukan melalui
UNPASUNPAS Tujuan penelitian ini adalah memahami dampak strategi pemasaran pada minat beli konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan ujiTujuan penelitian ini adalah memahami dampak strategi pemasaran pada minat beli konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan uji
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Populasi penelitian yaitu konsumen Scarlett yang totalnya tidak diketahui secara pasti. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperolehPopulasi penelitian yaitu konsumen Scarlett yang totalnya tidak diketahui secara pasti. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh
UNPERUNPER Rancangan analisis data yang digunakan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa variabelRancangan analisis data yang digunakan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa variabel
Useful /
IDID MTQ sebagai sarana strategis dapat mensyiarkan nilai‑nilai Qurani secara kreatif dan inspiratif. Melalui pendampingan yang optimal, MTQ dapat menjadiMTQ sebagai sarana strategis dapat mensyiarkan nilai‑nilai Qurani secara kreatif dan inspiratif. Melalui pendampingan yang optimal, MTQ dapat menjadi
STIK SAMSTIK SAM Penyakit Jantung Iskemik salah satu kondisi yang utamanya muncul adanya penyempitan arteri koroner akibat proses aterosklerosis, spasme, atau kombinasiPenyakit Jantung Iskemik salah satu kondisi yang utamanya muncul adanya penyempitan arteri koroner akibat proses aterosklerosis, spasme, atau kombinasi
UNPASUNPAS Penelitian ini menggunakan purposive sampling dan data sekunder. Selain itu, data dianalisis menggunakan SPPS Versi 26, statistik deskriptif, regresi linierPenelitian ini menggunakan purposive sampling dan data sekunder. Selain itu, data dianalisis menggunakan SPPS Versi 26, statistik deskriptif, regresi linier
IDID Selain itu, dengan edukasi pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman organik dapat membantu masyarakat dalam menyediakan bahan makanan yang baik untukSelain itu, dengan edukasi pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman organik dapat membantu masyarakat dalam menyediakan bahan makanan yang baik untuk